Paella Nikmat di Tower Bridge

Naik tube pertama kali

Siapa sangka, pertama kali kami makan paella, makanan kebanggan Spanyol, malah bukan di Spanyol. Tapi di Inggris. Di London. Tepatnya, di pinggir Tower Bridge. Itu pun juga mendadak, karena kami semua keburu lapar, dan Janis lagi senang nasi. Untung, ada bazar makanan di sekitar Tower Bridge waktu itu, dan pilihan jatuh ke paella, antara makanan Thailand dan Korea yang juga ada nasinya.

Makan siang paella di Tower Bridge

Ternyata, Janis pun suka. Syukurlah.

London, buat kami, bukan destinasi kuliner. Walau ternyata kami salah, karena seperti ibukota negara lain yang dinamis, banyak imigran di sini yang pada akhirnya membawa banyak pengaruh budaya, salah satunya makanan.
Tower Bridge adalah atraksi turis pertama yang kami kunjungi, karena dekat dengan hotel. Sebenarnya tidak dekat juga sih, sekitar lima atau enam stop bis kota.

Hari itu juga kami pertama kali naik bis double decker merah yang terkenal itu. Sayangnya, bukan versi routemaster. Namun, jauh lebih modern, dan agak berbeda dari versi bis tingkat Singapura yang kami biasa naiki: penumpang bisa naik dan turun dari tiga pintu, di depan, di tengah dan di belakang. Di Singapura, kami hanya bisa naik dari pintu depan dan turun dari pintu tengah atau depan. Ternyata, stroller bayi juga bisa masuk tanpa harus dilipat.

Kami menghabiskan banyak waktu di Tower Bridge, hanya melihat-lihat keramaian yang ada, sembari menunggu check-in di hotel yang baru bisa pukul dua siang. Kami juga sempat eksplorasi beberapa sudut kota sambil menuju British Museum.

Salah satu fasad kafe di Bloomsbury

Beberapa sudut kota London yang menarik hati kami

Beberapa sudut kota London yang menarik hati kami


Beberapa sudut kota London yang menarik hati kami

Perjalanan kami hari itu sebenarnya dimulai di hotel dekat bandara. Begitu datang, kami memang pesan hotel dekat bandara sehingga bisa cepat istirahat. Pengalaman kami di Melbourne tahun lalu, satu hingga dua hari pertama dihabiskan di tempat tidur karena jetlag. Karena kami membawa anak kecil, maka kami tak ambil resiko. Daripada linglung dan keletihan mencari alamat penginapan di pusat kota London, mungkin ada baiknya kami langsung istirahat saja.



Benar, kami tertidur pulas delapan jam setelah itu. Janis lebih lama lagi, mungkin sekitar 12 jam.

Bandara Heathrow terletak 23 km di sebelah barat kota London, dan hitungannya mungkin lebih ke “countryside“. Lingkungan sekitarnya cukup rileks dan sepi. Kami berpikir, lucu juga ya, kalau lain kali kita berlibur menghindari kota besar dan hanya mampir di sebuah desa.

Untuk ke kota London dari bandara, ada banyak opsi. Opsi paling sering digunakan adalah Heathrow Express (tanpa berhenti, sekitar 15 menit, paling mahal) dan Heathrow Connect (berhenti di beberapa stasiun, sekitar 30-45 menit) tube (paling lama, sekitar 1 jam 15 menit), bis (1 jam lebih) dan taksi (1 jam lebih). Saran kami, jika banyak bawaan dan ada anak kecil, naik taksi atau Uber saja. Biayanya memang agak mahal, sekitar Rp1.000.000-an, tapi langsung ke penginapan tanpa basa-basi. Pengalaman kami waktu itu, naik kereta Heathrow Express sampai ke Paddington (karena memang akhirnya di situ), masih harus disambung beberapa line underground yang ternyata tidak ramah stroller dan koper. Alhasil, kami kesulitan menggotong koper dan membawa Janis di gendongan dan stroller. Opsi lain yang murah adalah menyewa penginapan di Paddington atau sepanjang underground jalur biru, Picadilly line.

Tapi, tak apa. Dari sini belajar. Begitulah gunanya traveling, ya kan?
UPDATE: Tonton vlog kami tentang hari ini di sini:

11 Comments

  1. Marina Srikandi Fast Boat

    lucu banget anaknya mbak.
    http://marinasrikandi.com

    • Ransel Kecil

      Terima kasih Marina πŸ™‚

  2. diaztomo

    London salah satu kota di dunia yang ingin saya kunjungi, semoga ada rejeki yang bsa membawa saya ke sana. Amiinnn πŸ˜€

    • Ransel Kecil

      Amiiin. πŸ™‚

  3. Seoul Wanderer

    Janis kecil-kecil sudah ke London ajaaa πŸ˜€

    • Ransel Kecil

      Haha, iya… kami waktu kecil masih main di tetangga. πŸ˜€

  4. Pitunk Kasarunk

    duh jadi pengen ke london
    http://www.kasarunk.com

  5. Tauf Outplayd

    Wah, berarti bikin nyaman traveler dong yah, apalagi yang dari Asia. Gaperlu bingung buat pilah-pilah makanan lagi. Kalo kakak lagi nyari tempat liburan atau surfing, kunjungi g-land.asia sekarang!

  6. Raditya Prawita Jati

    mungkin paella nya biasa aja ya mbak, yang bikin enak tempat makannya hahaha…
    semoga sehat terus mbak sekeluargaa…
    http://www.cikasur.com/

    • Ransel Kecil

      Haha betul. Terima kasih ya, sehat juga buat mas.

© 2021 Ransel Kecil

Ikuti kami di Twitter