Artikel

Menu

Transportasi

Sistem Kereta Api di China

dalam kategori Transportasi ditulis oleh

Jaringan kereta api di China daratan
Sumber: Wikipedia

Jika Anda pernah menyaksikan seri dokumenter di NHK World yang berjudul “Tomohiro’s Grand Railway Tour of China“, maka Anda dapat membayangkan betapa luasnya sistem kereta api di Republik Rakyat China. Dalam artikel ini kita akan mencoba melihat sistem tersebut secara lebih jelas.

Sistem kereta api di China sangat ekstensif, jika melihat peta koneksinya maka hampir 80% daratan China dihubungkan oleh rel, yang tidak hanya sambung-menyambung, tapi juga saling memotong seperti sebuah sarang laba-laba. Sejarahnya dimulai dari Dinasti Qing pada abad ke-18. Moda transportasi ini sangat penting di China, ditandai dengan adanya Kementerian Perkeretaapian (Ministry of Railways)! Fungsi kementerian ini adalah mengatur secara regulasi atas pembangunan dan pemeliharaan moda transportasi kereta api. Pelaksananya adalah perusahaan milik pemerintah yang dinamai China Railways.

Fakta dan Angka

Seperti dikutip Wikipedia, sampai tahun 2008, China Railways mengoperasikan hampir 600 ribu gerbong barang, hampir 45 ribu gerbong penumpang, lebih dari 18 ribu lokomotif dan mengoperasikan lebih dari 36 ribu perjalanan kereta api setiap hari. Seluruh provinsi di China dihubungkan oleh sistem ini kecuali Makau.

Volume trafik kereta api di China adalah salah satu yang terbesar di dunia. Panjang rel di China adalah 6% dari seluruh panjang rel di dunia, sedangkan muatannya sampai 25% dari muatan perkeretaapian global. Sungguh dapat dibayangkan betapa masifnya!

Total jarak yang dihubungkan oleh perkeretaapian di China adalah 86.000 km pada tahun 2009. 1,4 milyar perjalanan kereta api ditempuh oleh penduduk dan non-penduduk di China sepanjang tahun 2008 saja. Seperti juga musim mudik di Indonesia, musim-musim tertentu, seperti Tahun Baru Imlek adalah musim terpadat. Jika ditotal jarak yang ditempuh penumpang kereta api di China sepanjang tahun 2008, jumlahnya mencengangkan: hampir 800 milyar kilometer!

Chunyun

Chunyun disebut sebagai “migrasi terbesar umat manusia di China”, bahkan di dunia. Sama seperti, ibaratnya, ibadah haji, yang mengumpulkan jutaan umat Islam ke suatu tempat. Selama 40 hari, sekitar bulan Januari sampai Maret setiap tahun, masyarakat China melakukan mudik untuk bertemu keluarganya di daerah. Ritual ini adalah bagian dari perayaan Tahun Baru Imlek, sekaligus menikmati datangnya musim semi. Sudah dapat diduga, mayoritas rakyat di China memilih kereta api karena tarifnya relatif lebih murah daripada tarif pesawat. Pada masa-masa chunyun tahun 2008, jumlah penumpang kereta api dapat mencapai dua kali lipat penduduknya, sekitar 2,2 milyar penumpang. Angka ini termasuk penumpang yang sama yang ikut dalam lebih dari satu perjalanan kereta api. Ada masa-masa liburan lain yang meningkatkan trafik penumpang kereta api, yakni pada masa “Golden Week“, sekitar bulan Mei dan Oktober.

Rute Internasional

Tidak hanya melayani rute domestik, rute kereta api di China juga merambah negara tetangga, seperti Rusia, Mongolia, Vietnam, India, Korea Utara dan Kazakhstan.

Barangkali rute internasional yang paling terkenal adalah rute ke Rusia, yang berlanjut ke Moskow, dan melewati ranah Siberia. Jalur ini beken disebut jalur Trans-Siberia, dan merupakan rute kereta api yang terpanjang di dunia. Ada beberapa pintu masuk ke Rusia, antara lain lewat Mongolia, atau lewat Manchuria di sisi timur laut China. Anda juga dapat melanjutkan perjalanan ke kota Vladivostok, sebuah pelabuhan utama di timur Russia. Jika nekat, Anda juga dapat melanjutkan ke Pyongyang!

Kereta Api Berkecepatan Tinggi

Anda bisa memasuki Hong Kong dan sebaliknya dengan kereta api berkecepatan tinggi, yaitu kelompok yang lajunya di atas 200 km/jam. Ujungnya ada di Kowloon, tersambung dengan tiga kota utama: Shanghai, Beijing dan Guangzhou. Hong Kong dan Guangzhou dapat ditempuh dalam waktu 1 – 2 jam saja dengan kereta modern berkecepatan tinggi.

Selain itu, jaringan kereta api berkecepatan tinggi antar provinsi juga telah menyebar secara ekstensif di seluruh China, menghubungkan kota-kota seperti:

  • Beijing – Shenyang, Changchun, Harbin
  • Beijing – Jinan, Qingdao, Shanghai
  • Beijing – Zhengzhou, Wuhan
  • Shanghai – Zhengzhou, Qingdao, Shenyang
  • Shanghai – Nanchang
  • Wuhan – Changsha – Guangzhou

Tidak berhenti di situ, beberapa kota di China antara lain seperti Beijing, Tianjin, Shanghai, Nanjing, Guangzhou dan Wuhan memiliki kereta api berkecepatan tinggi yang muatannya lebih kecil, menghubungkan satu sama lain yang jaraknya lebih dekat, dalam satu provinsi.

Beberapa rencana pengembangan juga telah dicanangkan, dengan terminal yang mewah dan megah.

Kelas Penumpang dan Fasilitas

Ada beberapa kelas penumpang yang ditawarkan sistem perkeretaapian di China:

  • Soft sleeper/kasur empuk: Nyaman dan paling direkomendasikan untuk perjalanan jangka panjang, walau tetap tidak semahal tiket pesawat! Kompartemen biasanya memiliki empat kasur yang bertingkat, yang bisa dijadikan tempat duduk ketika tidak digunakan. Biasanya ada meja, dan fasilitas seperti teko air panas, bahkan layar kecil untuk menonton program televisi dan soket listrik.
  • Hard sleeper/kasur biasa: Masih bisa tiduran, tetapi tidak senyaman kelas sebelumnya. Harganya lebih murah, tapi satu kompartemen bisa diisi enam orang! Beberapa gerbong memiliki fasilitas soket listrik juga.
  • Soft & hard seat/tempat duduk kelas 1 dan kelas 2: Ibaratnya seperti kelas eksekutif versus kelas bisnis kalau di Indonesia.
  • Deluxe soft sleeper/kasur empuk kelas utama: Beberapa rute penting seperti Beijing – Hong Kong, Beijing – Shanghai dan Beijing – Xian memiliki kelas super-mewah, di mana hanya ada dua tempat tidur dalam satu kompartemen, beberapa bahkan memiliki toilet pribadi. Biasanya sedikit sulit untuk memesan kompartemen ini, karena sudah diprioritaskan untuk dinas pegawai negeri.

Dari semua itu, tidak semua kereta api di China memiliki tiga atau empat kelas di atas sekaligus, ada yang hanya soft sleeper, misalnya rute Beijing – Shanghai.

Fasilitas lain yang tidak termasuk dalam kompartemen termasuk gerbong/kereta makan, toilet bersama (duduk atau jongkok).

Mari lihat berbagai foto-foto menarik yang menampilkan suasana gerbong di China.

Tips

  • Bagaimana membeli tiket kereta api di China? Jika Anda berada di luar China, maka bantuan agen (China Trip Advisor, China Train Tickets atau China-Train-Ticket.com), teman atau hotel adalah yang terbaik. Jika Anda berada di dalam China, memesan tiket langsung di stasiun adalah cara yang paling murah. Pemesanan ideal adalah 2 – 3 hari sebelumnya. Perlu diingat bahwa tidak ada sistem reservasi sentral, baik itu di sebuah situs internet atau melalui telefon. Anda harus memesan di stasiun, dan setiap stasiun biasanya hanya menjual tiket kereta api yang melayani stasiun tersebut. Misalnya, Anda tidak bisa memesan tiket Beijing – Tianjin ketika berada di Shanghai. Di beberapa stasiun, ada loket-loket tertentu yang dikhususkan pada warga negara asing.
  • Ada beberapa jenis kereta api yang direpresentasikan dengan kode huruf: C & D untuk kereta api berkecepatan tinggi, Z untuk kereta api konvensional yang paling nyaman, T untuk kereta api konvensional ternyaman kedua, dan K untuk kereta api konvensional sisanya.
  • Tarif sangat bervariasi. Sebagai contoh, tarif dari Beijing ke Lhasa, Tibet, bisa mencapai USD 200 – 300 satu kali jalan jika melalui agen online, atau USD 100 – 200 jika dibeli sendiri di stasiun. Kedua tarif untuk kelas soft-sleeper dan hard-sleeper.
  • Jadwal kereta api dapat dilihat di beberapa sumber seperti di sebuah halaman di RailwaysofChina.com dan buku jadwal Thomas Cook yang terkenal itu.

Apakah Anda tertarik untuk mulai merencanakan perjalanan besar Anda di China? Sekian pengelana telah berusaha melaksanakannya dan berbagi cerita. Ayo ceritakan pengalaman Anda!

Sigit Adinugroho Sigit Adinugroho. Bekerja sebagai desainer grafis. Senang mengamati desain, branding, fotografi dan desain interaksi. Mimpinya adalah naik kereta api lintas Siberia.

MEDIA SOSIAL

LANGGANAN