Artikel-artikel dari kategori Tips (halaman ke-2 dari 4)

Etika Naik Transportasi Umum

Kita semua tahu dan pernah mencoba berbagai jenis transportasi umum: bis, kereta api, kereta listrik, kapal feri… atau ada yang lebih canggih lagi?

Pergi ke negara yang transportasi umumnya baik, terutama negara maju, menuntut kita untuk punya sedikit etika dalam berbagi tempat dan jalan umum.

Di Indonesia, etika naik transportasi umum ini masih samar, dan cenderung menyesuaikan keadaan dan situasi. Jika kita naik atau menyetir kendaraan pribadi, kita diatur oleh peraturan lalu lintas. Namun, naik transportasi umum juga ada etikanya. Sistem transportasi massal akan mengumpulkan ribuan bahkan ratusan ribu orang dalam sehari. Sebagai contoh ekstrim, di stasiun kereta api Shinjuku di Tokyo, sehari ada lebih dari tiga juta penumpang berlalu-lalang di sana.

Tentu, setiap skala jaringan transportasi umum punya tuntutan yang berbeda-beda. Saya hanya punya referensi beberapa kota. Tentu, pengalaman saya tidak se-ekstensif mereka yang tinggal di kota-kota tersebut. Tapi, paling tidak ada beberapa hal yang bisa saya intisarikan dari masing-masing kondisi transportasi umum yang saya jumpai.

Jalan di sebelah kiri

Setiap melalui jalan yang berpapasan dengan arus pejalan kaki dari arah berlawanan, selalu jalan di sebelah kiri, apalagi jika kita berjalan lambat. Jika ingin mendahului, pastikan antrian di depan tidak panjang atau ada resiko kita akan mengganggu arus pejalan kaki dari arah berlawanan. Tentu, ada beberapa negara yang mengatur untuk tetap berjalan kaki
di sisi kanan.

Usahakan selalu dahulukan mereka yang turun dari kendaraan

Memang ini tidak selalu mungkin dalam kondisi padat, tetapi sebisa mungkin, berilah jalan untuk mereka yang akan turun dahulu dari kendaraan umum.

Masuklah ke bagian paling dalam kendaraan umum yang penuh

Usahakan masuk ke bagian paling dalam jika kendaraan tersebut penuh, sebisa anda, kecuali jika anda ingin keluar lebih cepat, misalnya di halte atau stasiun berikutnya.

Beri tempat duduk pada yang membutuhkan

Memang tidak semudah prakteknya, tapi usahakan untuk memberi tempat duduk pada wanita, kelompok lanjut usia, mereka yang membawa bayi atau anak kecil, dan yang membutuhkan lainnya, misalnya yang sakit.

Tidak membawa banyak barang atau barang makan tempat

Satu tas cukup, itu pun jangan terlalu besar hingga menghalangi orang lain. Kalau banyak bawa barang, naik taksi saja.

Antri dengan baik

Antri harus di tempat yang tepat, yaitu di belakang antrian yang sudah ada, atau yang sudah ditentukan. Jangan membuat antrian baru kecuali diinstruksikan.

Siapkan uang

Lebih baik uang pas dan sudah disiapkan, jadi tidak menunda perjalanan orang lain di belakang anda. Jangan habiskan waktu di depan loket tiket.

Taruh tas di lantai

Jika membawa tas atau bawaan lain, usahakan selalu menaruhnya di lantai, bukan di tempat duduk. Tempat duduk yang anda isi tas itu sebenarnya bisa dipakai orang lain.

Semoga bermanfaat!


Dari A-Z: Tips Melancong ke India

A: Ambil peta, kenali negara yang kamu ingin tuju. Mulai menelusuri apa yang terkenal dari India dan wilayah mana yang ingin dijelajahi. Hal ini mungkin berhubungan dengan apa yang menjadi minat anda. Sebagai contoh ada yang berminat dengan wisata alam, sedangkan yang lain mungkin lebih ke wisata sejarah. Untuk sejarah, India memiliki 36 Warisan Dunia UNESCO yang daftarnya bisa ditelusuri lewat internet. Buat itinerary selengkap mungkin. Pastikan semua hal yang popular di wilayah tersebut sudah termasuk di dalamnya. Setiap daerah di India punya keunikan masing-masing. Sebagai tambahan, biaya masuk monumen sekitar 250 rupee bagi turis mancanegara.

B: Bollywood hardcore fans? You would love being here. Film Bollywood India terbaru biasanya akan turun di hari Jumat minimal empat film. Umumnya tidak menggunakan terjemahan Inggris, namun alur ceritanya masih dapat ditebak dan dimengerti. Menonton film India di India adalah keharusan. Kapan lagi nonton film Bollywood di negaranya? Bioskop di India tergolong sangat nyaman, dengan biaya 200-300 rupee per film.

C: Camkan baik-baik, India bukanlah Eropa. Jadi, pastikan kamu mengatur segala hal sebelum berangkat sedetil mungkin untuk memastikan perjalanan kamu aman dan nyaman.

D: Dolar (Amerika Serikat) bukan mata uang India, namun akan lebih baik kamu menyisihkan dolar untuk dibawa saat mengunjungi India, karena harga tukar rupee biasanya akan lebih tinggi. Harga beli rupee di luar India biasanya lebih mahal dan lebih sulit. Alternatif lain, bisa membawa kartu ATM bank manapun di Indonesia yang berlogo Visa atau Mastercard. Kartu ini bisa digunakan untuk mengambil uang kontan di ATM, dengan tarif ekstra sekitar Rp20.000 per transaksi, dengan maksimal 10 juta rupiah sehari atau bisa juga dipakai sebagai kartu debit saat belanja.

E: Email orang-orang atau teman-teman yang mungkin sudah pernah berkunjung ke India untuk mencari tahu bagaimana pengalaman mereka.

F: Finding the good deal for ticket is the most important issue. Biasanya harga tiket akan melonjak di saat akhir tahun hingga sekitar Februari. Tiket bergantung pada maskapai penerbangan yang dipilih. Berbagai pilihan untuk kelas budget di antaranya adalah Indigo dan Jet air yang transit di Singapura, namun bila memesan jauh-jauh hari, bahkan tiket Malaysia Airlines, Thai Airways dan Singapore Airlines pun bisa diperoleh dengan harga miring. Jangan membawa barang terlalu banyak, karena kuota bagasi biasanya hanya sekitar 25-30 kg.

G: Go now! Tidak perlu menunggu lama-lama, segera urus cuti. Pastikan kamu bisa meyakinkan manajer untuk membawa cinderamata sepulang dari India bila cuti berhasil diperoleh.

H: Hotel selama di India bisa diurus online. Sebagai permulaan bisa browsing di situs, cari ulasan hotel yang pas dengan budget anda. Hotel di kota-kota besar di India terkenal mahal dan sering tidak sesuai antara harga dengan fasilitas yang ada. Menurut pengalaman, setidaknya harus memesan hotel bintang tiga. Di India jarang ada istilah hotel murah dan meriah, kalo murah biasanya tidak meriah (baca: jelek). Rata-rata hotel yang cukup bersih bertarif minimal Rp600.000 per malam.

J: India bisa dimasuki dengan menggunakan visa yang diurus di kedutaan di negara asal. Untuk wilayah Jakarta, kedutaan India berada di Jl. H. R. Rasuna Said, Kuningan, bersebelahan dengan Erasmus Huis. Sebelumnya kita dapat membuka situs aplikasi visa India. Isi formulir dan kemudian dicetak. Beberapa dokumen lain yang diperlukan adalah: rekening koran 3 bulan terakhir, bukti pemesanan tiket (juga bisa memakai bukti telah melakukan pemesanan tiket saja yang biasanya diberikan agen perjalanan), bukti pemesanan hotel, pasfoto 5x5cm dengan latar belakang putih dua buah, paspor tentunya, dan itinerary. Pembayaran visa harus tunai, visa turis sekitar Rp492.000, sedangkan visa jenis lain bervariasi harganya.

K: Kalau tidak sempat mengurus visa, maka dapat menggunakan jasa agen untuk kepengurusan visa. Lama pembuatan visa berkisar satu atau dua hari. Untuk visa yang sifatnya darurat dapat jadi di hari yang sama saat mendaftar, namun dikenakan biaya ekstra. Biasa digunakan untuk berobat atau pengiriman jenazah. Biasanya visa diambil keesokan harinya di sore hari.

L: Lho, bukannya bisa Visa on Arrival (VOA)? Ya, India sudah memberlakukan VOA yang bisa diperoleh dengan harga kurang lebih USD60, namun baru berlaku untuk masuk lewat bandara Delhi, Mumbai, Chennai dan Kolkata. Namun, terus terang saya tidak terlalu menganjurkan. Toh, kepengurusan visa India tidak rumit. Akan lebih rumit kalo proses VOA di India berlangsung lama dan menyebabkan waktu liburan terbuang sia-sia.

M: Memasuki India tentu saja harus mengenai tata krama yang ada. Cukup sulit karena tiap wilayah India memiliki kebudayaan yang berbeda. Mengerti bahasa Hindi merupakan suatu keuntungan, namun beberapa masyarakat India dapat berkomunikasi dengan bahasa Inggris, dan bahasa tubuh tentunya. Setiap wilayah India memang memiliki bahasa lokal masing-masing dan mereka bangga karenanya.

N: Norma di India agak berbeda memang. Sebagai contoh, jangan pernah merokok atau menawari rokok kaum Sikh (yang biasanya memakai turban di kepalanya) karena rokok dilarang agama ini. Bagi para wanita, harus dipahami tidak semua mesjid mengizinkan wanita untuk beribadah di dalamnya.

O: Orang asing yang memasuki India diharapkan tidak terlalu mengekspos tubuh, jadi usahakan tetap menggunakan celana midi atau panjang dan kaos berlengan bagi para wanita. Beberapa kuil di India juga memiliki norma masing-masing, misalnya hanya boleh memakai salwar kameez atau memakai celana dan kaos berlengan panjang saat memasukinya atau wanita yang sedang berhalangan dan non-Hindu dilarang masuk.

P: Perjalanan domestik antar kota di India bisa dipesan online jauh-jauh hari. Bila dipesan jauh hari, tiket sekali jalan bisa berkisar Rp100.000 – Rp300.000 saja dengan bagasi 20kg. Tiket ini juga bisa dipesan di agen perjalanan sesampai di India. Untuk domestic, dianjurkan menggunakan pesawat, karena harganya terjangkau dan menghemat waktu.

Q: Queue! Saya rasa budaya antri ada di mana saja dan harus diterapkan di manapun anda berada.

R: Reserved taxi dari bandara dianjurkan. Namun satu hal, berdasarkan pengalaman, taksi hitam atau bahkan taksi bandara yang sudah dipesan ini tetap sama-sama bisa berusaha mengecoh para turis. Biasanya mereka meminta biaya tambahan di luar biaya yang sudah dibayar dengan alasan yang dibuat-buat. Pastikan anda acuh, bersikap percaya diri dan bila perlu mengganti taksi. Yeah this is the ugly truth about taxi in India.

S: Saya tak suka curry! No worries, makanan India biasanya bisa dicerna indera pengecap kita. Makanan khas Goa bahkan hampir mirip rasanya dengan makanan Padang. Sebut saja beberapa resto India yang cukup enak seperti Shalimar, Delhi Darbar, dan Zaffran. Beberapa makanan yang dapat dipilih adalah chicken tandoori (ayam bakar), chicken tikka masalla (kari ayam), egg fried rice (must try!), dan lain sebagainya. Bila tetap tidak menyukainya, terdapat beberapa pilihan restoran Cina atau Asia di India. Harga porsi makanan di India juga murah dan tidak berlaku satu porsi untuk satu orang. Biasanya berlaku sistem sharing dengan teman, karena umumnya porsinya cukup besar. Harga tentu saja bergantung dengan restoran, namun sebagai standar harga setengah ekor chicken tandoori berisi 4 potong ayam adalah 110 ruppe, Restoran di India terbagi veg dan non-vegetarian. Walau daging sapi sulit ditemukan, beberapa hotel bintang lima atau Kafe Leopold di Mumbai menyediakan hidangan yang menggunakan daging sapi. Ingin KFC atau McDonald’s? Jangan khawatir, keduanya ada di sini dan halal pula.

T: Tuktuk disebut auto di India atau bajaj di Indonesia. Tidak semua wilayah bisa dijangkau tuktuk ini. Tuktuk biasanya menggunakan argo kecuali bila di kota kecil, di mana mereka akan memberlakukan sistem fixed price. Supir tuktuk biasanya tidak bisa berkomunikasi bahasa Inggris, jadi kalau anda kesulitan, maka usahakan meminta tolong seseorang untuk menjelaskan dalam bahasa Hindi. Namun demikian, mereka mudah mengerti perintah sederhana dalam Inggris. Beberapa kata Hindi yang bisa dipakai adalah :sida” = jalan lurus, “lena/lelo” = belok, “right lena” = belok kanan, “bas” = stop, “kidna” = berapa, “ruko/rukiye” = tunggu, “dure” = jauh.

U: Untuk mereka yang berniat menjelajah India dengan menggunakan kereta api bisa melakukan reservasi tiket kereta online. Kereta di India tergolong murah, sesuai dengan kelasnya. Di musim liburan, reservasi harus dipesan jauh hari. Bila mendadak akan ada program tatkal, yaitu program di mana disiapkan suatu gerbong khusus yang cuma dibuka sehari sebelum tanggal keberangkatan. Anda dapat mengontak agen perjalanan di India untuk mengurus hal ini, karena biasanya untuk memperoleh tatkal, anda harus menginap dan menunggu di depan loket tiket. Bila benar-benar tidak mendapatkan tiket, anda tetap bisa menaiki kereta dengan membayar 100 rupee, namun tidak memiliki kursi sama sekali. Anda bisa duduk di pojok mana pun, bahkan di toilet. Tapi, saya harap anda tidak nekat melakukan hal ini. Perjalanan kereta India sangat jauh, bisa memakan waktu puluhan jam, jadi lebih baik melakukan reservasi jauh hari sebelumnya.

V: Visiting Taj Mahal? Ada yang bilang belum afdol ke India kalau belum ke Taj Mahal. Sekedar pemberitahuan, India terbagi atas empat musim. Musim panas dari April hingga Juni, hujan dari Juli hingga September, dingin dari Oktober hingga Desember dan musim semi dari Januari hingga Maret. Pembukaan musim panas secara resmi biasanya setelah perayaan Festival Holi dilangsungkan. Musim terbaik ke India adalah saat musim dingin dan musim semi. Pada beberapa daerah di utara, musim panas bisa amat ekstrim. Karena Taj Mahal berada di Agra, maka saya sarankan jangan mengunjunginya di musim panas, karena di siang hari suhu permukaan bisa mencapai 45 derajat. Satu hal lagi, Taj Mahal tutup di hari Jumat, jadi kunjungi tempat ini di hari-hari lainnya. Untuk memasukinya, turis internasional cukup membayar 750 rupee sambil memperlihatkan paspor.

W: What about phone card? Untuk hal ini, India memang agak rumit. Jangan terpikir bisa membeli kartu telepon di jalan lalu langsung aktif sepenuhnya. Di India, karena mereka sangat takut teroris, maka kepemilikan kartu telepon sangat dikontrol. Untuk memperoleh kartu telepon, anda harus mengunjungi agen telepon terdekat. Ada beberapa pilihan provider seperti Idea, Airtel, Vodafone, Tata Dokomo, dan lain sebagainya. Tiap daerah memiliki provider terbaik, namun secara umum Airtel sangat bagus digunakan di Delhi dan Vodafone sangat bagus untuk Mumbai. Jadi, pilihlah satu di antara kedua provider ini. Setelah memilih nomor, agen telepon anda akan mengisikan beberapa formulir dan selanjutnya anda harus menandatangi serta menyertakan pas foto 2x3cm atau 3x4cm dua buah berwarna, fotokopi paspor, dan fotokopi hotel tempat menginap. Setelahnya telepon dapat digunakan untuk menelepon selama sehari. Setidaknya diperlukan waktu 2-3 hari untuk aktif secara sempurna termasuk mendaftarkan untuk paket Blackberry misalnya. Cara mengaktifkannya adalah dengan menelpon operator dari provider tersebut dari telepon yang akan diaktifkan. Bila dokumen sudah mereka terima dan lolos pengecekan, maka telepon dapat aktif. Jangan lupa melengkapi dokumen bila mereka memintanya. Bila tidak, dengan segera kartu tidak dapat digunakan lagi. Paket Blackberry di India sekitar 15 rupee harian atau 399 rupee untuk bulanan. Biaya menelpon ke Indonesia juga tergolong murah, sekitar satu rupee per menit.

X: “Xtreme news“. India saat ini memang sedang disorot akibat banyaknya pemberitaan mengenai pemerkosaan dan pembunuhan. Is India safe? Di beberapa tempat seperti Bihar dan Delhi, anda harus super waspada. Jangan berada di luar hotel setelah pukul tujuh malam, jangan berjalan sendirian terutama bagi wanita, usahakan melintasi daerah yang ramai pengunjung, and don’t talk to strangers! Delhi terkenal tidak aman untuk solo traveler wanita, namun Mumbai relatif lebih aman. Jaga diri dan ikuti intuisi anda.

Y: Yang berminat melakukan belanja, India adalah surga belanja. India terkenal dengan sari yang bisa diperoleh dari harga Rp25.000 hingga puluhan juta rupiah, dengan harga 1000 rupee anda sudah dapat memiliki sari yang luar biasa cantiknya. Yang tidak berminat sari, bisa memililih salwar-kameez, yaitu berupa atasan, celana bawahan dan biasanya diserta dupatta = selendang di dada. Beberapa merek lokal yang dapat menjadi pilihan adalah Biba dan Global Desi. Model celana Aladdin amat bervariasi di sini dan dapat diperoleh dengan harga minimal 300 rupee. Aksesori gelang, kalung dan selendang juga mudah diperoleh, begitu pula benda-benda etnik India seperti karpet, lukisan, dan lain sebagainya. Beberapa kota memiliki pasar untuk berbelanja oleh-oleh, misalnya Colaba di Mumbai, Janpat Market, Connaught Place, dan Deli Hut di Delhi. Anda harus menawar jelas. Bulan Januari dan Agustus adalah musim sale di India, sehingga anda bisa mendapati penawaran hingga 70% di mal-mal besar yang ada. Sebut saja beberapa department store seperti Pantaloon atau Shopper Stop yang memuat barang-barang lokal ternama.

Z: Zip your bag, go and enjoy India!. India menawarkan beberapa pilihan dan bukan sekedar Taj Mahal. Buat saya, destinasi indah di India adalah Hampi Badami-Aihole-Pattadakal di Karnataka, Ajanta–Elora di Aurangabad, Mahabalipuram, Rajashtan, Orissa, Khajuraho-Orchha di Madya Pradesh dan Belur-Halebidu di Andra Pradesh. India is one of those beautiful countries in the world. I fell in love with it once, with its people, heritage and culture, hope you will too.


Seberapa Penting Kartu Kredit di Perjalanan?

Pejalan pemula, yang biasanya masih mahasiswa atau baru saja bekerja, dan ingin melakukan perjalanan ke luar negeri biasanya bertanya-tanya, apakah mereka butuh kartu kredit. Jangankan untuk perjalanan, untuk kebutuhan sehari-hari saja mungkin belum merasa perlu untuk memilikinya. “Takut boros,” atau “tidak penting dan tidak butuh,” adalah salah satu di antara alasannya. Ada juga yang mungkin beralasan, “tidak mampu membiayainya.”

Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan utama kenapa kita butuh kartu kredit di perjalanan, tidak hanya uang tunai. Uang tunai tentu penting dalam perjalanan, karena ia adalah metode pembayaran yang paling jelas dan dapat diterima. Namun, bayangkan jika kita harus membawa uang tunai sampai beribu-ribu dolar Amerika untuk membiayai dua minggu perjalanan kita ke Cina, misalnya. Apakah itu tidak riskan juga? Tidak hanya soal kecopetan atau kehilangan, tetapi soal ketenangan pikiran dan bagaimana membawanya ke mana-mana. Lebih lagi, banyak penukar uang di Indonesia yang kemudian tidak menerima uang kertas asing yang rusak karena kita masukkan tas atau dilipat-lipat.

Alternatif kedua, tentu saja, kita dapat membawa kartu debit dengan jaringan internasional, yang bisa digunakan untuk tarik tunai di berbagai ATM di luar negeri. Walau dengan biaya dan kurs yang mungkin tidak sesuai keinginan, tetap saja ini menjadi opsi yang menarik dari segi kepraktisan. Namun, sekali lagi, ada hal-hal yang tidak bisa kita bayarkan dengan kartu debit. Misalnya, membeli tiket pesawat online, membayar hotel atau hostel, atau pengeluaran yang “agak besar” lain terutama yang berhubungan dengan transportasi dan akomodasi.

Kartu kredit menjadi senjata yang ampuh untuk mengatasi kesulitan pembayaran mayor, terutama untuk transportasi dan akomodasi. Pernah pesawat saya dari Frankfurt, Jerman, tidak bisa mendarat di Jakarta, Indonesia karena Gunung Merapi dikatakan dalam tahap waspada. Saya diturunkan di Singapura. Karena tidak punya tiket ke Jakarta, saya dengan sigap membuka komputer jinjing dan membeli tiket Garuda Indonesia di situs webnya dengan kartu kredit. Lain cerita, saya salah bandara di Narvik, Norwegia, dan terpaksa tertinggal pesawat. Karena terburu-buru, saya membeli tiket baru lagi dengan kartu kredit, alhasil, saya bisa naik pesawat yang berangkat satu jam kemudian! (Tentu, jangan ditanya berapa harga kursi dadakan ini.)

Beberapa hostel atau hotel membutuhkan deposit atau melunasi seluruh jumlah malam. Bagaimana jika kita tidak sempat membawa uang tunai atau belum menukarnya ke mata uang lokal? Kartu kredit dengan jaringan internasional yang baik akan menjadi penyelamat.

Tentu, menggunakan kartu kredit untuk perjalanan harus dengan bijak. Bukan berarti kita harus impulsif atau jor-joran. Semua tetap dalam koridor perencanaan awal. Buat saya, jika saya membawa uang seribu dolar Amerika, saya hemat-hemat uang tunai dan sebanyak mungkin menggunakan kartu kredit. Siapa yang tahu kita membutuhkan uang tunai di kemudian hari dalam perjalanan kita.


Prosedur & Etika Naik Pesawat Terbang

Jika dulu naik pesawat merupakan hal yang sangat identik dengan kaum borjuis, kini setiap orang bisa dengan bebas menjelajahi dunia menggunakan pesawat terbang. Bahkan, semakin hari harga tiket yang ditawarkan pun semakin murah. Hal ini terjadi karena banyaknya maskapai yang berlomba-lomba memberikan pelayanan prima dengan pembukaan rute-rute baru yang semakin marak. Selain karena persaingan jadwal dalam satu destinasi yang sama, tingkat keterisian pesawat juga merupakan salah satu faktor penentunya, sehingga harga yang ditawarkan menjadi sangat kompetitif dan menguntungkan para konsumen.

Namun, walau kita sudah sering naik pesawat, terkadang ada saja yang terlupa soal detil-detil terkait menggunakan sarana transportasi ini, mulai dari saat reservasi tiket, di bandara, ketika di penerbangan, dan lain sebagainya. Banyak hal di bawah ini sangat mendasar, semoga berguna bagi baik yang baru mulai naik pesawat atau yang sudah sering bepergian.

Tiket = harga mati

Tiket adalah dokumen yang wajib dimiliki setiap calon penumpang sebelum ia menggunakan jasa transportasi tersebut, entah untuk moda transportasi udara, laut, dan darat. Blanko tiket biasanya diisi dengan identitas calon penumpang, rute perjalanan, dan jenis pelayanan yang diinginkan. Yang perlu diingat, nama yang tertera di tiket harus sesuai dengan KTP anda. Selain menaati aturan main, itu juga merupakan syarat mutlak untuk melakukan klaim asuransi jika terjadi apa-apa selama penerbangan.

Tiket untuk anak

Anak yang berusia dibawah 22 bulan (infant/bayi) tidak diwajibkan membeli tiket dan duduk sendiri, orang tua harus ikut terbang bersama bayi dan menjadi pendamping. Kebanyakan maskapai menerapkan peraturan ketat dalam hal ini, bahkan ada yang harus dibawa ke loket pembelian tiket dan ditimbang berat badannya sebelum label boarding pass diberikan. Sedangkan anak diatas 22 bulan (child) sudah terhitung dewasa dan harus membeli tiket terpisah. Masalah harga, infant hanya cukup membayar sebesar 10% dari total harga tiket orang dewasa, sedangkan child tetap dihitung normal karena mendapat tempat duduk dan servis standar layaknya tiket yang berlaku untuk dewasa.

Pemesanan

Pemesanan tiket adalah istilah lain dari “mengamankan tempat”, biasanya jika seorang calon penumpang sudah sepakat dengan harga yang berlaku, ia akan dianjurkan oleh petugas reservasi untuk melakukan booking terlebih dahulu. Jangan khawatir, pemesanan tiket adalah fasilitas bebas biaya yang diberikan oleh maskapai. Masukan data calon penumpang sesuai KTP, tunggu proses pemesanan tiket selesai, selanjutnya anda akan mendapatkan informasi berupa kode pemesanan tiket beserta batas waktu pembayaran untuk reservasi anda. Biasanya bentuknya berupa kombinasi angka dan huruf.

Tiket yang sudah dikeluarkan

Setelah melakukan reservasi dan mendapatkan kode pemesanan tiket, anda harus melakukan pembayaran sebelum melewati batas waktu yang diberikan. Untuk mencetak tiket anda, cukup hubungi petugas reservasi dan informasikan bukti pembayaran, selanjutnya minta petugas mencetak tiket anda dengan perintah “issued“. Kebanyakan orang tak mengerti istilah ini dan sering salah kaprah dengan menyebut pemesanan tiket sebagai perintah untuk mencetak tiket. Hal ini dapat berakibat fatal jika petugas reservasi tak bisa menangkap maksud anda dan mengabaikan pembukuan anda hingga terbatalkan karena lewat waktu pembayaran.

Stasus sosial

Status sosial dan gelar akademik tidak diperlukan selama perjalanan (misalnya: SE, SH, Hj, M.Si, dan laninnya), jadi jangan membuang waktu anda dengan menulisnya di tiket. Pesawat tak peduli anda berpendidikan atau tidak, asalkan bisa bersikap sopan dan menuruti peraturan, itu saja sudah cukup.

Khusus dokter

Jika anda adalah seorang dokter, silakan menyertakan gelar anda di tiket. Hal ini sangat membantu awak kabin selama penerbangan, di mana pada saat-saat darurat yang dapat mengancam nyawa penumpang, maka hanya tenaga medislah yang paling dibutuhkan. Sejak naik ke pesawat, anda akan langsung ditandai sebagai penumpang khusus di basis data maskapai tersebut.

Anak kecil yang tidak ditemani

Atau yang biasa disingkat “UM” (“Unaccompanied Minors“) adalah layanan khusus bagi anak-anak yang bepergian tanpa pendamping. Biasanya mereka akan ditangani oleh awak kabin sejak dari proses lapor berangkat hingga penjemputan oleh pihak yang telah diberi kuasa. Hubungi maskapai yang bersangkutan untuk lebih memperjelas aturan yang mereka terapkan, selanjutnya anda akan diminta menandatangani surat perjanjian dan pemindahan kuasa selama anak anda ikut bersama dalam penerbangan. Batas usia yang ditetapkan adalah maksimal 11 tahun dan minimal empat tahun.

Bagasi

Bawalah bagasi sesuai kebutuhan, bukan sesuai keinginan anda. Selain menyiksa diri sendiri, hal ini sangat ampuh mengantisipasi terjadinya kelebihan bagasi (overweight). Tandai bagasi sensitif anda sebagai barang pecah belah (fragile), dan jangan sekali-kali memasukkan barang berharga ke dalam bagasi.

Setelah mengetahui hal-hal yang harus diperhatikan sebelum terbang, berikut saya akan berbagi langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan sebelum naik ke pesawat.

Siapkan tiket

Kini, hampir semua maskapai penerbangan sudah mengganti tampilan tiket mereka dari tiket blanko menjadi e-ticket, maksudnya adalah data-data penerbangan dan identitas calon penumpang hanya dicetak dalam satu kertas saja. Perhatikan baik-baik nama, tanggal, rute, dan harga tiketnya sesaat setelah anda menerimanya. Simpan kode booking yang tertera di tiket untuk mengantisipasi jika anda teledor meninggalkan tiket di tempat lain. Minta petugas maskapai mencetak kembali tiket anda dengan menunjukkan kode booking yang sudah disimpan. Kode booking biasanya berupa enam digit gabungan antara angka dan huruf, terletak di pojok kiri/kanan atas, dan dicetak tebal.

Check-in

Ini adalah istilah lain dari “lapor berangkat”, dimana penumpang yang sudah memiliki tiket akan didata kembali dan ditimbang bagasinya. Siapkan kartu identitas anda saat berada dalam antrian agar lebih mempercepat proses. Check-in dapat diwakilkan oleh orang lain, dengan syarat nama calon penumpang harus sesuai dengan nama yang tertera di kartu identitas. Layanan check-in mulai dibuka sejak 2 jam sebelum waktu keberangkatan, dan ditutup 45 menit sebelum pesawat tinggal landas.

Memesan kursi

Anda dapat memilih posisi tempat duduk yang diinginkan, tentu hal ini disesuaikan dengan harga tiket dan kelas yang anda beli. Untuk kelas bisnis, anda dapat memintanya melalui pusat layanan maskapai atau langsung di loket pembelian. Tapi jika anda membeli kelas ekonomi (promo), mintalah petugas check-in menyimpan nomor tempat duduk yang anda kehendaki. Perlu diingat, perempuan hamil dan anak-anak tidak diizinkan untuk duduk di barisan di mana terdapat pintu darurat.

Pajak bandara

Umumnya, pajak bandara dibayarkan setelah anda melakukan proses lapor berangkat di meja check-in. Besaran biaya di bandara-bandara Indonesia untuk penerbangan domestik adalah Rp40.000, sedangkan untuk penerbangan internasional dikenakan Rp150.000. Jangan membayar biaya lain selain pajak bandara, hindari loket dan petugas yang menawarkan layanan asuransi dan mengatasnamakan pajak daerah. Asuransi anda sudah dijamin maskapai sejak tiket anda dianggap sah di meja check-in. Daerah sudah mendapat pemasukan semenjak anda membayarkan pajak bandara tadi, jadi lupakan saja petugas dan loket dadakan yang nyaris menipu anda.

Masuk pesawat

Setelah melakukan verifikasi data di meja check-in, penumpang akan mendapatkan kertas yang berisi jadwal keberangkatan, nomor bagasi, hingga nomor ruang tunggu dan jadwal naik ke pesawat (boarding). Kertas itu disebut boarding pass, fungsinya untuk memastikan kembali jumlah penumpang yang ada di database airlines dengan yang hendak naik ke pesawat. Boarding dilakukan 45 menit sebelum pesawat lepas landas. Pastikan anda tak meninggalkan ruang tunggu agar tidak ketinggalan pesawat.

Penumpang transit

Jika anda adalah penumpang lanjutan dan menggunakan maskapai yang sama tapi beda pesawat, anda akan diberikan kartu transit yang nantinya harus diserahkan kepada petugas maskapai di bandara penghubung. Misalnya, jika anda terbang dengan Garuda Indonesia dari Jakarta – Ternate (via Makassar), anda harus menyerahkan kartu transit saat tiba di bandara Makassar untuk ganti pesawat. Lain jika anda terbang dengan penerbangan lanjutan, dalam artian anda tetap singgah di Makassar tapi tak diperkenankan turun dari pesawat.

Jika sudah tahu prosedur dan langkah-langkah naik pesawat, sekarang waktunya anda belajar bagaimana bersikap sebagai seorang penumpang yang baik.

Dilarang merokok

Semua penerbangan dalam dan luar negeri adalah penerbangan bebas asap rokok. Matikan rokok anda sejak memasuki area bandara. Walaupun kini beberapa bandara sudah menyediakan ruangan khusus untuk perokok, sangatlah tidak etis jika anda tetap menyebarkan asap beracun di area publik, bahkan dari dalam ruangan tertutup sekalipun.

Perangkat elektronik

Biasakan mematikan telepon genggam saat masih berada di ruang tunggu, hal ini untuk mencegah terjadinya kelalaian penumpang saat berada di dalam pesawat. Seperti yang telah diketahui, sinyal telepon genggam adalah masalah serius yang dapat mengancam sistem navigasi pesawat terbang. Untuk komputer tablet dan perangkat hiburan lain, sebaiknya jangan dulu dinyalakan sebelum pesawat benar-benar lepas landas dan mendarat. Jika anda hendak menggunakan earphone selama penerbangan, usahakan agar tak menyetel volume suara ke tingkat maksimal. Selain dapat merusak gendang telinga, anda juga tak akan bisa mendengar perintah yang diberikan awak kabin selama penerbangan. Satu lagi, orang di sebelah anda akan merasa terganggu dengan suara musik anda.

Cara berpakaian

Ada baiknya anda mencocokkan waktu terbang dengan pakaian yang akan digunakan, jangan memakai kaca mata hitam di malam hari, atau memakai jaket mantel saat musim kemarau. Tak masalah jika anda memang dalam penerbangan transit ke luar negeri yang memang sedang dilanda hujan dan badai. Sebaliknya, gunakan jaket, sweater, atau baju berbahan tebal untuk penerbangan di malam hari. Hal ini dapat menghangatkan tubuh anda agar tetap segar dan tak cepat lelah saat tubuh terkena penyejuk kabin. Yang terakhir, jangan gunakan parfum secara berlebihan agar tidak mengganggu orang yang duduk disebelah anda.

Demonstrasi keselamatan

Walaupun ini sudah menjadi hal yang biasa bagi yang sering naik pesawat, tapi bukan berarti anda harus tutup mata saat simulasi tanggap darurat dilakukan. Perhatikan dengan seksama dan selalu membayangkan jika anda berada dalam penerbangan naas. Dengan begitu, anda akan bersungguh-sungguh mempelajari langkah apa saja yang harus segera dilakukan jika pesawat dalam keadaan bahaya.

Berdoa & antisipasi

Selalu utamakan keselamatan anda diamanapun berada, berdoalah sebelum melakukan perjalanan. Maskapai biasanya menyediakan buku panduan berdoa beserta majalah penerbangan yang disematkan di kantong kecil di depan tempat duduk anda, bacalah sambil menunggu proses lepas landas dilakukan. Untuk mengantisipasi, sebaiknya periksa kembali gadget dan telepon genggam anda untuk memastikan anda telah mematikannya dan mengikuti semua prosedur penerbangan dengan benar.

Porter

Tak ada salahnya menggunakan jasa porter jika barang bawaan anda terlalu banyak dan berat. Porter biasanya siaga di pintu keberangkatan maupun pintu kedatangan sejak anda memasuki bandara. Hindari menggunakan jasa ini jika barang yang anda bawa tak terlalu banyak, selain berbayar dengan tarif sukarela yang tak dapat diprediksi, menggunakan porter juga akan merugikan anda karena tak akan pernah bisa menyusun barang bawaan sendiri.

Semoga bermanfaat.

  • Disunting oleh SA 19/12/2012

Menghindari Penipuan di Istanbul

Istanbul secara umum bisa dikatakan sebagai kota destinasi pariwisata yang aman dan nyaman. Tetapi, seperti di kota-kota metropolis mana pun di dunia, tetap saja tidak jarang ditemui kasus penipuan atau kejahatan yang terkadang menyulut emosi, dan pada akhirnya membuat kualitas liburan kita pun jadi berantakan. Berencana mengunjungi Istanbul dalam waktu dekat? Berikut tips-tips yang sangat perlu dibaca untuk menghindari aksi penipuan atau kejahatan yang umum dialami para pejalan. Di manapun anda berada, tetap gunakan akal sehat. Tips-tips di bawah juga berlaku untuk destinasi lain di dunia.

Salah Satu Pub di Istanbul

  • Hindari menukar uang ke lira Turki (TL) di tempat penukaran uang di dalam Bandara Internasional Ataturk. Banyak kejadian nilai uang yang diterima tidak sesuai/lebih kecil dari kurs penukaran yang tertera di papan tabel penukaran mata uang asing dengan alasan dipotong komisi. Apabila terpaksa harus menukarkan di tempat penukaran uang asing di dalam bandara, tanyalah terlebih dahulu berapa nilai yang akan anda terima dan sebaiknya tukar sejumlah yang dibutuhkan. Untuk transportasi menuju ke kawasan Sultan Ahmed misalnya, dibutuhkan dua token seharga dua lira masing-masing (koin plastik yang digunakan untuk menaiki tram).
  • Waspada di keramaian seperti bazar, bus dan tram, dan jalanan atau tempat-tempat umum seperti İstiklâl Caddesi untuk menghindari menjadi korban pencopetan. Selalu pegang dan posisikan ransel atau tas anda di bagian yang mudah terlihat seperti di depan dada, tidak dibiarkan menggantung di samping yang sangat mudah terlepas atau di belakang punggung yang memudahkan pencopet melubangi tas dengan silet. Meskipun tidak menjamin anda tidak menjadi korban pencopetan, tetapi pencopet akan selalu mencari korban yang lebih mudah dijambret.
  • Gunakan sabuk uang untuk menyimpan barang-barang berharga seperti uang dan paspor. Lebih aman kalungkan di depan dada dengan mengitari atas bahu dan bawah ketiak. Sekalipun menggunakan sabuk uang di pinggang dan diletakkan di dalam lapisan celana, terkadang secara tidak sadar, akibat banyak bergerak, sabuk uang tersebut keluar dan terlihat sehingga menarik pelaku kejahatan. Pisahkan uang yang digunakan sehari-hari dari sabuk uang dan simpan di tempat yang mudah terjangkau. Juga, jangan sesekali membuka dompet di sembarang tempat.
  • Ketika bepergian dengan anak kecil, waspadalah apabila ada sekelompok orang yang mengaggumi anak anda dengan berkerumun di sekitar anda dan anak anda. Ini hanyalah usaha untuk mengalihkan perhatian anda untuk memudahkan aksi pencopetan mereka.
  • Hindari ajakan minum, khususnya untuk para pria. Dilakukan oleh anak muda yang berpenampilan trendi terutama di kawasan Beyoglu, İstiklâl Caddesi. Dimulai dengan sapaan yang sangat bersahabat, atau pura-pura meminjam korek api, selanjutnya penipu tersebut mengenalkan diri, asal dan pekerjaannya untuk mengawali perbincangan dan pada akhirnya anda akan diajak untuk minum di salah satu pub/kafe pilihan mereka. Ketika mereka berhasil menggiring anda ke tempat yang mereka maksud, anda akan dikenalkan dengan teman-teman perempuan mereka sembari memesan minuman di meja yang sama. Kemudian, anda bertanggung jawab untuk membayar paksa semua pesanan minuman tersebut dengan harga yang tidak wajar.
  • Jangan memungut semir sepatu yang terjatuh. Semir sepatu sengaja dijatuhkan dengan harapan ada orang yang melihatnya dan mengembalikan ke tukang semir sepatu tersebut. Sebagai rasa terima kasih maka tukang semir sepatu akan menawarkan menyemir sepatu anda dengan secara cuma-cuma sambil menceritakan kesulitan ekonomi yang dialami keluarganya dengan harapan anda memberikan sedikit uang sebagai rasa iba.
  • Apabila ingin berfoto dengan topi khas Turki yang dijajakan pedagang, minta izin terlebih dahulu. Kadang-kadang si penjual akan menggertak dan memaksa anda membeli topi yang dipakai. Hindari ajakan mengikuti mereka dengan orang yang mencurigakan, walaupun tampak bersahabat. Ujung-ujungnya bisa berupa ajakan untuk berjalan kaki entah ke mana sambil menceritakan sejarah objek wisata tertentu, atau mengajak masuk melihat-lihat ke toko mereka yang entah di mana dengan alasan mengambil kartu nama. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi ketika masuk ke perangkap mereka.
  • Disunting oleh SA 11/03/2012

Rekomendasi Situs Web Perjalanan

Penghujung akhir tahun sudah dekat. Ada rencana ke mana untuk liburan akhir tahun ini? Berikut beberapa situs web yang kiranya bermanfaat dalam merencanakan perjalanan Anda:

Visa

Memenuhi dokumen yang diperlukan untuk memperoleh visa terkadang dirasakan merepotkan, surat undangan, bukti pemesanan hotel atau paket wisata, bukti pemesanan tiket pulang pergi, surat sponsor, jaminan keuangan, hingga entry permit khusus untuk daerah-daerah tertentu walaupun visa negara bersangkutan sudah di tangan. Tidak dipungkiri akhirnya pejalan akan memilih negara yang dapat dikunjungi dengan syarat yang lebih mudah seperti negara bebas visa atau dengan fasilitas visa on arrival. Cek situs Kementerian Luar Negeri Indonesia untuk daftar negara yang dapat dikunjung bebas visa atau halaman Wikipedia ini untuk negara dengan fasilitas visa on arrival. Untuk informasi yang lebih akurat mengenai jenis paspor yang anda gunakan, visa, peraturan kesehatan, kepabeanan dan informasi bandara, cek situs web IATA Travel Centre.

Walaupun sudah dipastikan pemegang paspor biasa Indonesia bisa mendapatkan visa on arrival atau bebas visa, ada baiknya mengecek ulang ke kantor perwakilan negara bersangkutan atau lihat situs Kementerian Luar Negeri Indonesia, terutama untuk negara-negara yang tidak populer di kalangan pejalan Indonesia. Di situs tersebut juga bisa didapatkan kantor perwakilan Indonesia di negara lain, catat alamat kantor perwakilan Indonesia di negara yang akan Anda kunjungi, bermanfaat apabila warga negara Indonesia mengalami masalah selama dalam perjalanannya, kehilangan paspor misalnya.

Travel Warning

Situs pemerintah AS ini memiliki informasi travel warning terkini seperti bencana alam, keamanan di negara-negara yang sedang bergejolak atau memiliki hubungan bilateral yang tidak baik. Meskipun travel warning ini lebih diperuntukkan bagi warga negara Amerika Serikat, tidak ada salahnya mencari tahu situasi keamanan negara yang akan Anda kunjungi. Kementerian Luar Negeri Indonesia juga memiliki informasi serupa untuk warga negara nya yang akan melakukan perjalanan atau yang sedang berada di negara lain. Walaupun demikian, bukan berarti Anda tidak boleh melanjutkan rencana perjalanan Anda, waspada itu penting.

Maskapai Penerbangan

Sudah memastikan negara tujuan berlibur? Kini saatnya memburu tiket pesawat. Expedia, Kayak dan Cheap-o-Air merupakan beberapa mesin pencari yang cukup populer di kalangan pejalan untuk mendapatkan informasi atau membandingkan harga tiket pesawat. Cek juga mesin pencari penerbangan ini yang baru saja dimiliki Google. Untuk mendapatkan harga yang terbaik, cek silang ke situs maskapai bersangkutan.

Perlu diketahui, umumnya mesin pencari penerbangan yang melayani pemesanan melalui mereka atau mengarahkan ke situs web maskapai penerbangan tertentu hanya akan menampilkan pilihan maskapai yang memiliki kerjasama, dalam arti mendapatkan komisi penjualan dari maskapai tertentu. Itu sebabnya Anda tidak akan menemui maskapai penerbangan murah seperti Air Asia, Value/Jetstar Airways, Tiger Airways dan sebagainya di mesin-mesin pencari tersebut.

Apabila sudah memastikan memesan tiket, kini saatnya memilih tempat duduk. SeatGuru akan memberikan informasi di mana tempat duduk terbaik.

Penginapan

Agoda dan Hostelbookers hanya beberapa situs web pemesanan hotel dan hostel yang menyediakan berbagai pilihan penginapan di berbagai negara. Coba juga cari situs web pemesanan lokal negara tujuan Anda. Sama seperti prinsip memilih maskapai penerbangan, cek ulang dengan situs web penginapan yang bersangkutan untuk mendapatkan harga yang terbaik.

CouchSurfing menyediakan tempat gratis untuk menginap di rumah orang lokal yang bersedia menampung Anda untuk beberapa hari di kota yang akan Anda kunjungi. Sekarang jasa ini tidak sepenuhnya gratis, untuk bisa memanfaatkan fasilitas ini diperlukan biaya verifikasi sebesar US$5 (sekitar Rp50.000).

Pertukaran rumah, menggantikan atau menjaga rumah orang lain ketika yang punya rumah sedang bepergian atau sambil menyelam minum air bekerja sampingan menjaga rumah orang lain sepertinya juga menarik. Tapi ini semua tidak gratis, dikenakan biaya tahunan.

Rencana Aktivitas

Ini yang paling menarik, mempelajari ulasan negara yang akan dikunjungi, informasi dasar negara bersangkutan mulai dari informasi pengunjung, waktu kunjungan, jadwal festival atau agenda acara, mata uang, tips pengunjung, makanan dan minuman lokal, sejarah, seni dan kebudayaan, ulasan objek wisata, dan masih banyak lagi. Infomasi ini sangat mudah didapat di situs web pemandu perjalanan seperti Lonely Planet! Jangan lupa mampir di Thorn Tree, forum yang membahas berbagai pertanyaan dan rekomendasi oleh sesama pejalan. Ada pula Frommers yang di samping memiliki forum serupa, juga menyediakan rekomendasi rencana perjalanan. Beberapa situs lain seperti MyDestination dan National Geographic City Guides juga menarik untuk dibaca dengan beragamnya artikel perjalanan yang membahas lebih detil untuk topik tertentu.

Anggaran

Bisa dilakukan sendiri secara manual dengan menggunakan program spreadsheet dan memasukan data kebutuhan pengeluaran. Tapi coba mampir ke kalkulator perjalanan bujet ini, barangkali saja ada beberapa elemen pengeluaran yang terlupakan.

Cuaca

Semuanya sudah dipersiapkan secara detil, kini saatnya membuat daftar apa saja yang harus dibawa. Jangan lupa mengecek cuaca tempat tujuan Anda di WeatherBase, jangan sampai salah kostum. 

Selamat berlibur.

  • Disunting oleh SA 29/11/11

Dari “Ngetwit” ke Tulisan

Banyak dari kita yang bepergian dengan membawa perangkat komunikasi seperti telepon seluler yang memiliki kemampuan koneksi data, sehingga bisa mengakses internet ketika di perjalanan. Bagi yang aktif di Twitter, pasti tidak ketinggalan untuk melakukan kegiatan “tweeting” atau “ngetwit”. Kapan lagi bisa ngetwit, “Saya lagi di Tembok Cina! Cuacanya cerah dan langitnya biru!”, atau “Okonomiyaki yang asli ternyata enak, ya! [Masukkan TwitPic di sini]”. Dengan begini, tujuannya biasanya memberitahu follower tentang kegiatan kita selama di perjalanan. Lebih cepat dari email dan blog.

Tapi sayangnya, semua itu akan hilang dalam beberapa waktu. Twitter tidak punya kemampuan mengarsipkan pikiran-pikiran secuil kita itu dalam waktu yang lama. Kalaupun ya, mungkin kita harus memasukkan hashtag tertentu agar bisa dilihat secara rapi dan tersaring.

Alangkah baiknya jika kita dapat kemudian mendayagunakan kemampuan Twitter yang real-time ini untuk melakukan pencatatan observasi secara langsung, namun tetap kita rekapitulasi di akhir hari sebagai catatan harian (tentu saja, dengan catatan, Anda tidak lelah melakukannya).

Hal ini dapat berguna bagi kita yang tidak suka menulis atau merekam perjalanannya untuk kemudian dibagikan ke orang lain di kemudian hari, misalnya dalam sebuah blog atau dokumen. Salah satu tujuan blog ini adalah untuk merekam perjalanan dan pernak-perniknya untuk kemudian dibagikan ke orang lain.

Tidak perlu perangkat yang heboh untuk proses pencatatan ini, Anda hanya perlu sebuah ponsel pintar dan buku catatan (jika perlu). Saya rasa, jika rata-rata satu orang memperbaharui linimasa Twitternya 20 – 30 kali sehari ketika perjalanan, jejaknya masih bisa dilihat di akhir hari. Dari semua catatan Anda hari itu, coba tuliskan intisari singkat, jika perlu dianotasi dengan foto-foto yang sudah diambil.

Cara gampang lain, gunakan jasa-jasa pengarsipan Twitter, atau lakukan sendiri dengan copy dan paste ke dokumen atau blog Anda. Tapi jangan sampai di situ saja, lakukan penulisan ulang agar lebih menarik dan informatif. Jika Anda paham mengutak-atik sistem blog, twit-twit Anda bisa langsung di-crosspost ke bagian blog pribadi Anda.

Lakukan ini secara rutin setiap hari dalam perjalanan Anda. Jika perjalanan itu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, coba lakukan ikhtisar mingguan atau bulanan. Alhasil, ketika Anda pulang, pengalaman Anda tercatat rapi dan detilnya masih tersimpan, siap untuk dibagikan dalam sebuah tulisan.


Berhemat Makan dan Minum di Perjalanan

Sayur-sayuran dapat menghemat biaya makan Anda.
Sayur-sayuran dapat menghemat biaya makan Anda.

Pesan tiket pesawat hemat biaya sudah, pesan kamar asrama di hostel sudah, lalu apa lagi yang bisa dihemat? Melakukan perjalanan ala backpacker, bisa jadi pengeluaran untuk makan selama di perjalanan menjadi pengeluaran terbesar. Berapa yang Anda keluarkan untuk sekali makan dalam perjalanan? Belum lagi kalau harus makan pagi, siang, malam, jajan cemilan yang bisa berkali-kali dalam sehari.

Mungkin sampai di sini banyak yang bertanya, mengapa menyiksa diri selama liburan? Ingat tujuan Anda melakukan perjalanan, menguras isi dompet untuk makanan mewah? Mengenal budaya baru? Bosan dengan rutinitas sehari-hari? Menikmati liburan? Tentunya ini bukan buat mereka yang mempunyai anggaran super fleksibel dan hanya melakukan perjalanan beberapa hari. Bagaimana dengan mereka yang bepergian dalam jangka waktu yang lama? Atau mereka yang tidak seberuntung Anda secara finansial?

Kelihatannya tidak banyak yang bisa dihemat dalam rangka pengeluaran terhadap
makanan, tapi kalau diakumulasikan akan cukup memperpanjang masa liburan Anda, atau membeli cinderamata untuk dibawa pulang, apalagi untuk mereka yang bepergian membawa keluarga atau dalam waktu yang sangat lama.

Utamakan makan besar yang bergizi dan sehat.
Utamakan makan besar yang bergizi dan sehat.

Berikut beberapa kita menghemat biaya makan dan minum di perjalanan:

  • Aturan yang paling penting, wajib mengasup makanan yang bergizi secukup yang
    tubuh Anda butuhkan. Ingat, makanan baik tidak tidak harus mahal. Anda tetap akan
    mendapatkan kesenangan yang sama walaupun tanpa mengkonsumsi makanan
    yang harganya menguras isi dompet.
  • Tetap siapkan anggaran yang masuk akal, berapa banyak yang bisa digunakan
    untuk makan dalam sehari dan selalu patuhi untuk tidak melebihi angka yang
    sudah dianggarkan. Selisih yang Anda hemat setiap harinya akan terakumulasi
    hingga hari terakhir perjalanan Anda.
  • Makan sebelum melakukan perjalanan. Apabila waktu keberangkatan berdekatan
    dengan jam makan lebih baik membawa bekal untuk dimakan dalam perjalanan.
    Sudah menjadi rahasia umum makanan yang dijual di dalam lingkungan bAndara
    tidaklah murah. Cek terlebih dahulu apakah maskapai yang Anda gunakan
    memperbolehkan penumpang membawa makanan ke dalam kabin pesawat.
  • Untuk yang menggunakan pesawat hemat biaya, tidak perlu membeli makanan yang
    dijual di dalam kabin pesawat. Dengan harga yang sama Anda akan mendapatkan
    makanan yang jauh lebih baik pada saat tiba di tujuan. Sebaliknya, apabila
    disediakan makanan di dalam kabin pesawat, jangan tinggalkan cemilan yang
    tidak termakan.
  • Menginaplah di penginapan yang menyediakan sarapan pagi gratis, ada beberapa
    penginapan hemat yang menyediakan roti dan selai atau kopi dan teh yang harus kita
    siapkan sendiri. Tidak ada salahnya menyiapkan lebih roti atau air teh manis yang
    disisihkan untuk dibawa selama perjalanan atau untuk makan siang. Pintar-pintar memanfaatkan kesempatan, jangan sekaligus menyiapkan semuanya sekaligus, agar
    tidak terlalu mencolok.
  • Di negara dengan biaya hidup tinggi, bisa jadi makanan cepat saji menjadi pilihan
    yang ekonomis. Namun, hati-hati dengan penjual makanan cepat saji, untuk meraup keuntungan, seringkali mereka menawarkan makanan tambahan dengan bahasa yang manis seolah-olah diberikan secara gratis, misalnya, “Bisakah saya memberikan Anda paket komplit? Anda mau besarkan ukurannya? Anda mau keju? Bisakah saya memberikan ini dan itu?”. Jangan kaget harga yang tertera di struk pembelian melebihi dari harga sebenarnya. Tidak membutuhkan kentang goreng dan minuman ringan bersoda? Jangan ragu memesan burgernya saja atau paket anak-anak apabila itu sudah cukup untuk porsi Anda.
  • Lewatkan makan siang dan sebaiknya mengkonsumsi makanan yang disiapkan
    dari penginapan. Berpuasa selama 30 hari saja tidak akan membuat Anda mal-
    nutrisi. Apabila tidak memungkinkan bawalah cemilan di dalam ransel atau
    makanlah di rumah makan yang biasa didatangi orang lokal. Tanya harganya
    terlebih dahulu sebelum terlanjur memesan. Apabila pergi berkelompok, makan
    di meja, memesan nasi putih dan beberapa lauk dimakan bersama lebih baik.
  • “Haram” hukumnya untuk backpacker menyentuh makanan yang disediakan di dalam mini bar kecuali isi dari keranjang buah yang biasanya gratis. Lagi pula, penginapan hemat biaya jarang yang menyediakan mini bar dan keranjang buah gratis.
  • Selalu bawa botol minum yang bisa diisi ulang. Air keran di Singapura, misalnya, cukup aman untuk diminum langsung, terkadang bahkan rumah makan lokal
    menyediakan teko air/teh yang bisa Anda isi ulang ke botol minum Anda. Hindari
    minuman ringan bersoda atau minuman beralkohol yang tidak diperlukan.
  • Makan hanya jika Anda merasa lapar. Lapar mata melihat jajanan di luar jam
    makan boleh saja apabila Anda tidak pernah menemukan jenis makanan yang
    sama di kota asal Anda. Apabila Anda pergi tidak sendiri, patungan dengan teman
    dan nikmati berdua. Ingat Anda tidak lapar, Anda hanya lapar mata dan penasaran
    ingin mencoba.
  • Selektif memilih menu, daging, ikan dan ayam yang sudah pasti lebih mahal
    dibandingkan dengan sayur-sayuran. Kalau bisa hindari makan dengan menu
    utama daging seperti steak, jadilah vegetarian sesaat selama perjalanan
    Anda. Uang yang Anda hemat cukup lumayan dengan hanya selektif memilih menu
    makanan.
  • Ada beberapa toko swalayan yang menjual murah makanan segar pada malam
    hari, sesaat menjelang tutup. Gunakan kesempatan ini, roti atau kue yang diobral
    masih bisa bertahan hingga jam makan siang hari berikutnya.

Berapa banyak uang yang berhasil Anda hemat selama liburan? Kini saatnya Anda
menghadiahi diri Anda sendiri atas disiplin menghemat jajan selama perjalanan dengan sesuatu yang Anda inginkan. Bagaimana jika dijadikan sebagai tabungan awal untuk liburan berikutnya?

  • Disunting oleh SA 12/09/2011

Tips ‘Boarding’ yang Efisien

Setelah melihat adanya penemuan baru seorang ilmuwan astro-fisika soal perhitungan matematis yang dapat meningkatkan efisiensi boarding pesawat, saya lantas berpikir, selain keunggulan matematika, tentu saja ada hal lain yang dapat membantu mendorong efisiensi boarding, walau sedikit. Tentu, hal ini belum diuji ilmiah seperti penemuan tadi, tapi saya yakin dapat mengurang sedikit frustrasi. Berikut beberapa tipsnya:

Berkemas ringkas

Rasanya sudah banyak diuraikan berulangkali di blog ini maupun di tulisan saya yang lain, bahwa berkemas ringkas itu penting. Usahakan Anda hanya membawa satu bagasi dalam kabin. Ada alasan kenapa maskapai sangat merekomendasikannya. Pertama, adil dengan penumpang lain agar semua dapat tempat menaruh bagasi di kompartemen atas. Kedua, kenyamanan. Dengan membawa satu bagasi kabin yang ukurannya tidak besar, Anda dengan mudah menaruhnya di atas tempat duduk. Kurangi beban sebisa mungkin agar tidak menunggu lama untuk mengangkatnya.

Lekas duduk di kursi

Banyak penumpang yang saya lihat, setelah menaruh bagasi di kompartemen, malah masih berdiri. Ada yang sibuk ingin bertukar tempat duduk. Ada yang kebingungan mencari tempat duduk. Ada yang ingin ke toilet. Sabar dan teliti kuncinya. Selalu pastikan kursi Anda benar dengan sekali lihat, tentu saja ini butuh latihan. Kalau ragu, masuklah ke dalam baris tempat duduk terlebih dahulu agar tubuh Anda tidak menghalangi laju penumpang lain di gang (aisle).

Disiplinkan grup/keluarga Anda

Jika bepergian bersama keluarga atau grup, pastikan mereka juga tidak memblokir jalan orang lain dan segera menyelesaikan urusan secepatnya. Jika membawa keluarga, apalagi dengan anak-anak, mintalah untuk diprioritaskan.

Hindari menggeret tas beroda

Anda punya tas yang memiliki roda? Kalau bisa, jangan menggeretnya di dalam kabin karena akan mengklaim ruang orang lain dan berpotensi tersangkut. Angkatlah tas itu di depan Anda tanpa digeret.

Jalan terus

Tidak usah menunggu orang lain di kabin atau garbarata. Terus jalan ikuti arus. Berhenti berpotensi menghambat orang lain. Simpan ponsel Anda.

Kursi Window vs. Aisle

Senang duduk di dekat jendela? Jika ya, bersegeralah naik ke pesawat. Hal ini akan memperlancar mereka yang duduk di baris sebelah Anda atau yang di gang/aisle. Ingatlah, berapa banyak orang yang sudah duduk lebih dahulu di kursi dekat gang terpaksa berdiri dulu untuk mempersilakan Anda yang duduk di bagian dalam, dan kemudian menghambat arus?

Selamat bepergian naik pesawat, semoga lancar!


Menjadi Pejalan yang Bertanggungjawab

Penjual makanan lokal
Penjual makanan lokal menjadi alternatif konsumsi yang bertanggungjawab.

Beberapa tahun belakangan ini dalam dunia pariwisata muncul istilah “responsible traveler“, atau pejalan yang bertanggungjawab, sebagai akibat dari pesatnya kemajuan industri pariwisata dunia. Tahun lalu saja tercatat 900 juta turis melakukan perjalanan dan diperkirakan akan meningkat jumlahnya menjadi 1.6 milyar pada tahun 2020. Sudah pasti perpindahan pejalan yang begitu besar akan memberikan dampak negatif terhadap permasalahan sosial dan lingkungan. Responsible travel (perjalanan yang bertanggungjawab) merupakan suatu paradigma baru atau kesadaran dalam melakukan perjalanan yang menitikberatkan pada kelangsungan objek tujuan wisata, menghormati dan memberikan keuntungan kepada masyarakat lokal sekaligus lingkungannya.

Lantas apa yang dilakukan pejalan yang bertanggungjawab? Beberapa hal yang bisa kita lakukan sebagai pejalan yang bertanggungjawab untuk ikut serta menciptakan kelangsungan dari dunia pariwisata yang berkelanjutan dengan berkonstribusi memberikan dampak yang positif untuk masyarakat lokal beserta lingkungannya.

Atraksi lokal: sepeda onthel
Atraksi lokal: sepeda onthel!

Sebelum melakukan perjalanan ada baiknya mencari sebanyak banyaknya informasi mengenai tempat tujuan perjalanan Anda. Dengan mengetahui sejarah, budaya, lingkungan, kebiasaan, dan apa yang boleh dan tidak dilakukan akan sangat membantu memelihara kelangsungan dari obyek wisata tersebut, terutama untuk situs peninggalan budaya dunia. Mempelajari beberapa kata dasar yang digunakan di tempat tujuan perjalanan Anda juga akan membantu untuk berinteraksi dengan masyarakat lokal, tidak hanya itu, usaha kita untuk menggunakan bahasa mereka juga akan diapresiasi walaupun hanya sekedar kata sapaan “halo, selamat pagi, tolong dan terima kasih”.

PAndai-pAndailah berkemas seringan mungkin. Cari tahu melalui tulisan perjalanan di internet barang barang apa yang kira-kira diperlukan. Biasanya tidak semua barang yang kita bawa dalam melakukan perjalanan akan selalu terpakai. Bukalah karton atau plastik kemasan pembungkus barang-barang baru Anda seperti sikat gigi, pasta gigi, sabun dan lain lain yang tidak hanya memakan tempat di tas Anda tapi juga akan menambah jumlah sampah yang dihasilkan di negara tujuan. Terlebih lagi jika tujuan perjalanan Anda adalah di negara negara yang belum berkembang yang belum memiliki teknologi untuk mendaur ulang sampah plastik misalnya.

Berdayakan bisnis masyarakat setempat
Berdayakan bisnis masyarakat setempat, apalagi jika itu membantu penyandang cacat seperti warung ini.

Ada baiknya memilih tempat penginapan dan alat transportasi yang memberikan dampak terhadap lingkungan sekecil mungkin. Biasanya semakin besar suatu hotel maka semakin besar pula dampak yang ditimbulkan dari operasional hotel tersebut seperti jumlah daya listrik dan air yang terpakai serta limbah yang dihasilkan. Sedangkan polusi dari emisi karbon dioksida yang dihasilkan dari pesawat udara sangat mempengaruhi pemanasan global. Memang sangat sulit untuk diterapkan, apalagi oleh budget traveler yang memiliki banyak keterbatasan, tapi asal tahu saja jumlah emisi karbondioksida yang dihasilkan oleh satu kali rute pulang pergi pesawat udara jarak jauh lebih besar daripada penggunaan rata-rata setahun mengendarai sebuah sepeda motor. Atau, boleh dicoba menggunakan penerbangan non-stop yang menghasilkan emisi karbondioksida lebih kecil dibanding dengan penerbangan udara yang transit di kota tertentu.

Pada saat melakukan perjalanan berusahalah beradaptasi dan berpartisipasi dengan budaya setempat seperti kata pepatah yang masih berlaku saat ini, “While in Rome do as the Romans”. Perjalanan Anda akan terasa lebih bermakna apabila Anda melihat budaya lain tidak dengan memaksakan sudut pAndang perspektif mata Anda, tetapi melalui perspektif yang sama sekali berbeda. Mematuhi rambu tAnda menyeberang di Singapura, mencoba menumpang kendaraan tuk-tuk di Bangkok, mencicipi salah satu dari berbagai jenis hidangan serangga di Phnom Penh, atau mengunjungi festival lokal misalnya, adalah bagian dari memaknai pengalaman budaya baru.

Mosaik Indochina
Warisan budaya, sejarah dan sosial terhubung dalam mosaik yang membentuk keutuhan.

Menggunakan jasa atau membeli barang produksi setempat juga dapat mendukung berlangsungnya usaha komunitas lokal seperti menggunakan jasa operator tur lokal, menggunakan pemandu lokal atau berbelanja di pasar tradisional. Hindari menawar secara berlebihan, apabila Anda ragu mengenai harga yang pantas, tanya staf tempat Anda menginap atau orang di sekitar Anda. Ingat menggunakan jasa mereka atau membeli barang kerajinan atau seni lokal artinya uang yang Anda belanjakan akan langsung masuk ke dompet masyarakat lokal dan keuntungan lebih yang Anda berikan akan sangat mempengaruhi kualiatas kehidupan pedagang tersebut. Sebelum membeli, tanya asal muasal dari barang tersebut. Jangan membeli barang barang yang terbuat dari sumber daya alam yang dilindungi atau illegal seperti sirip ikan hiu atau barang barang yang terbuat dari kulit atau bulu hewan yang terancam punah.
Di tempat objek wisata terutama yang dilindungi atau bagian dari objek wisata peninggalan budaya dunia, ikuti peraturan yang berlaku dengan tidak melintasi jalur yang tidak diperkenankan, hormati petugas yang merawat objek wisata tersebut dan tidak memindahkan atau merusak benda-benda atau temuan arkeologis. Hormati juga lingkungan yang Anda kunjungi dengan mengurangi, menggunakan kembali dan mendaur ulang barang-barang tertentu. Dengan hanya membuang sampah pada tempatnya dan menghemat penggunaan air dan listrik akan sangat menguntungkan bagi orang-orang yang tinggal atau bekerja di sekitar tempat objek wisata tersebut secara keseluruhan.

Hargai warisan sejarah lokal
Hargai warisan sejarah lokal, seperti situs sejarah Bamyan di Afghanistan ini.

Melakukan perjalanan adalah awal dari pengalaman baru, banyak sekali pengalaman atau pembelajaran yang didapat selama perjalanan. Setelah melakukan perjalanan ceritakan pengalaman menarik Anda sebagai pejalan yang bertanggungjawab kepada teman-teman. Tulis tips agar orang lain juga bisa ikut berpartisipasi memberikan dampak positif terhadap lingkungannya selama melakukan perjalanan mereka. Jangan lupa sisipkan foto di blog Anda, karena katanya sebuah gambar memiliki beribu makna. Tentunya tulisan ini hanyalah sebagian kecil dari apa yang bisa kita lakukan untuk menjadi pejalan yang bertanggung jawab.

  • Disunting oleh SA 01/09/2011

Artikel sebelumnya Artikel selanjutnya

© 2017 Ransel Kecil