A: Ambil peta, kenali negara yang kamu ingin tuju. Mulai menelusuri apa yang terkenal dari India dan wilayah mana yang ingin dijelajahi. Hal ini mungkin berhubungan dengan apa yang menjadi minat anda. Sebagai contoh ada yang berminat dengan wisata alam, sedangkan yang lain mungkin lebih ke wisata sejarah. Untuk sejarah, India memiliki 36 Warisan Dunia UNESCO yang daftarnya bisa ditelusuri lewat internet. Buat itinerary selengkap mungkin. Pastikan semua hal yang popular di wilayah tersebut sudah termasuk di dalamnya. Setiap daerah di India punya keunikan masing-masing. Sebagai tambahan, biaya masuk monumen sekitar 250 rupee bagi turis mancanegara.

B: Bollywood hardcore fans? You would love being here. Film Bollywood India terbaru biasanya akan turun di hari Jumat minimal empat film. Umumnya tidak menggunakan terjemahan Inggris, namun alur ceritanya masih dapat ditebak dan dimengerti. Menonton film India di India adalah keharusan. Kapan lagi nonton film Bollywood di negaranya? Bioskop di India tergolong sangat nyaman, dengan biaya 200-300 rupee per film.

C: Camkan baik-baik, India bukanlah Eropa. Jadi, pastikan kamu mengatur segala hal sebelum berangkat sedetil mungkin untuk memastikan perjalanan kamu aman dan nyaman.

D: Dolar (Amerika Serikat) bukan mata uang India, namun akan lebih baik kamu menyisihkan dolar untuk dibawa saat mengunjungi India, karena harga tukar rupee biasanya akan lebih tinggi. Harga beli rupee di luar India biasanya lebih mahal dan lebih sulit. Alternatif lain, bisa membawa kartu ATM bank manapun di Indonesia yang berlogo Visa atau Mastercard. Kartu ini bisa digunakan untuk mengambil uang kontan di ATM, dengan tarif ekstra sekitar Rp20.000 per transaksi, dengan maksimal 10 juta rupiah sehari atau bisa juga dipakai sebagai kartu debit saat belanja.

E: Email orang-orang atau teman-teman yang mungkin sudah pernah berkunjung ke India untuk mencari tahu bagaimana pengalaman mereka.

F: Finding the good deal for ticket is the most important issue. Biasanya harga tiket akan melonjak di saat akhir tahun hingga sekitar Februari. Tiket bergantung pada maskapai penerbangan yang dipilih. Berbagai pilihan untuk kelas budget di antaranya adalah Indigo dan Jet air yang transit di Singapura, namun bila memesan jauh-jauh hari, bahkan tiket Malaysia Airlines, Thai Airways dan Singapore Airlines pun bisa diperoleh dengan harga miring. Jangan membawa barang terlalu banyak, karena kuota bagasi biasanya hanya sekitar 25-30 kg.

G: Go now! Tidak perlu menunggu lama-lama, segera urus cuti. Pastikan kamu bisa meyakinkan manajer untuk membawa cinderamata sepulang dari India bila cuti berhasil diperoleh.

H: Hotel selama di India bisa diurus online. Sebagai permulaan bisa browsing di situs, cari ulasan hotel yang pas dengan budget anda. Hotel di kota-kota besar di India terkenal mahal dan sering tidak sesuai antara harga dengan fasilitas yang ada. Menurut pengalaman, setidaknya harus memesan hotel bintang tiga. Di India jarang ada istilah hotel murah dan meriah, kalo murah biasanya tidak meriah (baca: jelek). Rata-rata hotel yang cukup bersih bertarif minimal Rp600.000 per malam.

J: India bisa dimasuki dengan menggunakan visa yang diurus di kedutaan di negara asal. Untuk wilayah Jakarta, kedutaan India berada di Jl. H. R. Rasuna Said, Kuningan, bersebelahan dengan Erasmus Huis. Sebelumnya kita dapat membuka situs aplikasi visa India. Isi formulir dan kemudian dicetak. Beberapa dokumen lain yang diperlukan adalah: rekening koran 3 bulan terakhir, bukti pemesanan tiket (juga bisa memakai bukti telah melakukan pemesanan tiket saja yang biasanya diberikan agen perjalanan), bukti pemesanan hotel, pasfoto 5x5cm dengan latar belakang putih dua buah, paspor tentunya, dan itinerary. Pembayaran visa harus tunai, visa turis sekitar Rp492.000, sedangkan visa jenis lain bervariasi harganya.

K: Kalau tidak sempat mengurus visa, maka dapat menggunakan jasa agen untuk kepengurusan visa. Lama pembuatan visa berkisar satu atau dua hari. Untuk visa yang sifatnya darurat dapat jadi di hari yang sama saat mendaftar, namun dikenakan biaya ekstra. Biasa digunakan untuk berobat atau pengiriman jenazah. Biasanya visa diambil keesokan harinya di sore hari.

L: Lho, bukannya bisa Visa on Arrival (VOA)? Ya, India sudah memberlakukan VOA yang bisa diperoleh dengan harga kurang lebih USD60, namun baru berlaku untuk masuk lewat bandara Delhi, Mumbai, Chennai dan Kolkata. Namun, terus terang saya tidak terlalu menganjurkan. Toh, kepengurusan visa India tidak rumit. Akan lebih rumit kalo proses VOA di India berlangsung lama dan menyebabkan waktu liburan terbuang sia-sia.

M: Memasuki India tentu saja harus mengenai tata krama yang ada. Cukup sulit karena tiap wilayah India memiliki kebudayaan yang berbeda. Mengerti bahasa Hindi merupakan suatu keuntungan, namun beberapa masyarakat India dapat berkomunikasi dengan bahasa Inggris, dan bahasa tubuh tentunya. Setiap wilayah India memang memiliki bahasa lokal masing-masing dan mereka bangga karenanya.

N: Norma di India agak berbeda memang. Sebagai contoh, jangan pernah merokok atau menawari rokok kaum Sikh (yang biasanya memakai turban di kepalanya) karena rokok dilarang agama ini. Bagi para wanita, harus dipahami tidak semua mesjid mengizinkan wanita untuk beribadah di dalamnya.

O: Orang asing yang memasuki India diharapkan tidak terlalu mengekspos tubuh, jadi usahakan tetap menggunakan celana midi atau panjang dan kaos berlengan bagi para wanita. Beberapa kuil di India juga memiliki norma masing-masing, misalnya hanya boleh memakai salwar kameez atau memakai celana dan kaos berlengan panjang saat memasukinya atau wanita yang sedang berhalangan dan non-Hindu dilarang masuk.

P: Perjalanan domestik antar kota di India bisa dipesan online jauh-jauh hari. Bila dipesan jauh hari, tiket sekali jalan bisa berkisar Rp100.000 – Rp300.000 saja dengan bagasi 20kg. Tiket ini juga bisa dipesan di agen perjalanan sesampai di India. Untuk domestic, dianjurkan menggunakan pesawat, karena harganya terjangkau dan menghemat waktu.

Q: Queue! Saya rasa budaya antri ada di mana saja dan harus diterapkan di manapun anda berada.

R: Reserved taxi dari bandara dianjurkan. Namun satu hal, berdasarkan pengalaman, taksi hitam atau bahkan taksi bandara yang sudah dipesan ini tetap sama-sama bisa berusaha mengecoh para turis. Biasanya mereka meminta biaya tambahan di luar biaya yang sudah dibayar dengan alasan yang dibuat-buat. Pastikan anda acuh, bersikap percaya diri dan bila perlu mengganti taksi. Yeah this is the ugly truth about taxi in India.

S: Saya tak suka curry! No worries, makanan India biasanya bisa dicerna indera pengecap kita. Makanan khas Goa bahkan hampir mirip rasanya dengan makanan Padang. Sebut saja beberapa resto India yang cukup enak seperti Shalimar, Delhi Darbar, dan Zaffran. Beberapa makanan yang dapat dipilih adalah chicken tandoori (ayam bakar), chicken tikka masalla (kari ayam), egg fried rice (must try!), dan lain sebagainya. Bila tetap tidak menyukainya, terdapat beberapa pilihan restoran Cina atau Asia di India. Harga porsi makanan di India juga murah dan tidak berlaku satu porsi untuk satu orang. Biasanya berlaku sistem sharing dengan teman, karena umumnya porsinya cukup besar. Harga tentu saja bergantung dengan restoran, namun sebagai standar harga setengah ekor chicken tandoori berisi 4 potong ayam adalah 110 ruppe, Restoran di India terbagi veg dan non-vegetarian. Walau daging sapi sulit ditemukan, beberapa hotel bintang lima atau Kafe Leopold di Mumbai menyediakan hidangan yang menggunakan daging sapi. Ingin KFC atau McDonald’s? Jangan khawatir, keduanya ada di sini dan halal pula.

T: Tuktuk disebut auto di India atau bajaj di Indonesia. Tidak semua wilayah bisa dijangkau tuktuk ini. Tuktuk biasanya menggunakan argo kecuali bila di kota kecil, di mana mereka akan memberlakukan sistem fixed price. Supir tuktuk biasanya tidak bisa berkomunikasi bahasa Inggris, jadi kalau anda kesulitan, maka usahakan meminta tolong seseorang untuk menjelaskan dalam bahasa Hindi. Namun demikian, mereka mudah mengerti perintah sederhana dalam Inggris. Beberapa kata Hindi yang bisa dipakai adalah :sida” = jalan lurus, “lena/lelo” = belok, “right lena” = belok kanan, “bas” = stop, “kidna” = berapa, “ruko/rukiye” = tunggu, “dure” = jauh.

U: Untuk mereka yang berniat menjelajah India dengan menggunakan kereta api bisa melakukan reservasi tiket kereta online. Kereta di India tergolong murah, sesuai dengan kelasnya. Di musim liburan, reservasi harus dipesan jauh hari. Bila mendadak akan ada program tatkal, yaitu program di mana disiapkan suatu gerbong khusus yang cuma dibuka sehari sebelum tanggal keberangkatan. Anda dapat mengontak agen perjalanan di India untuk mengurus hal ini, karena biasanya untuk memperoleh tatkal, anda harus menginap dan menunggu di depan loket tiket. Bila benar-benar tidak mendapatkan tiket, anda tetap bisa menaiki kereta dengan membayar 100 rupee, namun tidak memiliki kursi sama sekali. Anda bisa duduk di pojok mana pun, bahkan di toilet. Tapi, saya harap anda tidak nekat melakukan hal ini. Perjalanan kereta India sangat jauh, bisa memakan waktu puluhan jam, jadi lebih baik melakukan reservasi jauh hari sebelumnya.

V: Visiting Taj Mahal? Ada yang bilang belum afdol ke India kalau belum ke Taj Mahal. Sekedar pemberitahuan, India terbagi atas empat musim. Musim panas dari April hingga Juni, hujan dari Juli hingga September, dingin dari Oktober hingga Desember dan musim semi dari Januari hingga Maret. Pembukaan musim panas secara resmi biasanya setelah perayaan Festival Holi dilangsungkan. Musim terbaik ke India adalah saat musim dingin dan musim semi. Pada beberapa daerah di utara, musim panas bisa amat ekstrim. Karena Taj Mahal berada di Agra, maka saya sarankan jangan mengunjunginya di musim panas, karena di siang hari suhu permukaan bisa mencapai 45 derajat. Satu hal lagi, Taj Mahal tutup di hari Jumat, jadi kunjungi tempat ini di hari-hari lainnya. Untuk memasukinya, turis internasional cukup membayar 750 rupee sambil memperlihatkan paspor.

W: What about phone card? Untuk hal ini, India memang agak rumit. Jangan terpikir bisa membeli kartu telepon di jalan lalu langsung aktif sepenuhnya. Di India, karena mereka sangat takut teroris, maka kepemilikan kartu telepon sangat dikontrol. Untuk memperoleh kartu telepon, anda harus mengunjungi agen telepon terdekat. Ada beberapa pilihan provider seperti Idea, Airtel, Vodafone, Tata Dokomo, dan lain sebagainya. Tiap daerah memiliki provider terbaik, namun secara umum Airtel sangat bagus digunakan di Delhi dan Vodafone sangat bagus untuk Mumbai. Jadi, pilihlah satu di antara kedua provider ini. Setelah memilih nomor, agen telepon anda akan mengisikan beberapa formulir dan selanjutnya anda harus menandatangi serta menyertakan pas foto 2x3cm atau 3x4cm dua buah berwarna, fotokopi paspor, dan fotokopi hotel tempat menginap. Setelahnya telepon dapat digunakan untuk menelepon selama sehari. Setidaknya diperlukan waktu 2-3 hari untuk aktif secara sempurna termasuk mendaftarkan untuk paket Blackberry misalnya. Cara mengaktifkannya adalah dengan menelpon operator dari provider tersebut dari telepon yang akan diaktifkan. Bila dokumen sudah mereka terima dan lolos pengecekan, maka telepon dapat aktif. Jangan lupa melengkapi dokumen bila mereka memintanya. Bila tidak, dengan segera kartu tidak dapat digunakan lagi. Paket Blackberry di India sekitar 15 rupee harian atau 399 rupee untuk bulanan. Biaya menelpon ke Indonesia juga tergolong murah, sekitar satu rupee per menit.

X: “Xtreme news“. India saat ini memang sedang disorot akibat banyaknya pemberitaan mengenai pemerkosaan dan pembunuhan. Is India safe? Di beberapa tempat seperti Bihar dan Delhi, anda harus super waspada. Jangan berada di luar hotel setelah pukul tujuh malam, jangan berjalan sendirian terutama bagi wanita, usahakan melintasi daerah yang ramai pengunjung, and don’t talk to strangers! Delhi terkenal tidak aman untuk solo traveler wanita, namun Mumbai relatif lebih aman. Jaga diri dan ikuti intuisi anda.

Y: Yang berminat melakukan belanja, India adalah surga belanja. India terkenal dengan sari yang bisa diperoleh dari harga Rp25.000 hingga puluhan juta rupiah, dengan harga 1000 rupee anda sudah dapat memiliki sari yang luar biasa cantiknya. Yang tidak berminat sari, bisa memililih salwar-kameez, yaitu berupa atasan, celana bawahan dan biasanya diserta dupatta = selendang di dada. Beberapa merek lokal yang dapat menjadi pilihan adalah Biba dan Global Desi. Model celana Aladdin amat bervariasi di sini dan dapat diperoleh dengan harga minimal 300 rupee. Aksesori gelang, kalung dan selendang juga mudah diperoleh, begitu pula benda-benda etnik India seperti karpet, lukisan, dan lain sebagainya. Beberapa kota memiliki pasar untuk berbelanja oleh-oleh, misalnya Colaba di Mumbai, Janpat Market, Connaught Place, dan Deli Hut di Delhi. Anda harus menawar jelas. Bulan Januari dan Agustus adalah musim sale di India, sehingga anda bisa mendapati penawaran hingga 70% di mal-mal besar yang ada. Sebut saja beberapa department store seperti Pantaloon atau Shopper Stop yang memuat barang-barang lokal ternama.

Z: Zip your bag, go and enjoy India!. India menawarkan beberapa pilihan dan bukan sekedar Taj Mahal. Buat saya, destinasi indah di India adalah Hampi Badami-Aihole-Pattadakal di Karnataka, Ajanta–Elora di Aurangabad, Mahabalipuram, Rajashtan, Orissa, Khajuraho-Orchha di Madya Pradesh dan Belur-Halebidu di Andra Pradesh. India is one of those beautiful countries in the world. I fell in love with it once, with its people, heritage and culture, hope you will too.