Sayur-sayuran dapat menghemat biaya makan Anda.
Sayur-sayuran dapat menghemat biaya makan Anda.

Pesan tiket pesawat hemat biaya sudah, pesan kamar asrama di hostel sudah, lalu apa lagi yang bisa dihemat? Melakukan perjalanan ala backpacker, bisa jadi pengeluaran untuk makan selama di perjalanan menjadi pengeluaran terbesar. Berapa yang Anda keluarkan untuk sekali makan dalam perjalanan? Belum lagi kalau harus makan pagi, siang, malam, jajan cemilan yang bisa berkali-kali dalam sehari.

Mungkin sampai di sini banyak yang bertanya, mengapa menyiksa diri selama liburan? Ingat tujuan Anda melakukan perjalanan, menguras isi dompet untuk makanan mewah? Mengenal budaya baru? Bosan dengan rutinitas sehari-hari? Menikmati liburan? Tentunya ini bukan buat mereka yang mempunyai anggaran super fleksibel dan hanya melakukan perjalanan beberapa hari. Bagaimana dengan mereka yang bepergian dalam jangka waktu yang lama? Atau mereka yang tidak seberuntung Anda secara finansial?

Kelihatannya tidak banyak yang bisa dihemat dalam rangka pengeluaran terhadap
makanan, tapi kalau diakumulasikan akan cukup memperpanjang masa liburan Anda, atau membeli cinderamata untuk dibawa pulang, apalagi untuk mereka yang bepergian membawa keluarga atau dalam waktu yang sangat lama.

Utamakan makan besar yang bergizi dan sehat.
Utamakan makan besar yang bergizi dan sehat.

Berikut beberapa kita menghemat biaya makan dan minum di perjalanan:

  • Aturan yang paling penting, wajib mengasup makanan yang bergizi secukup yang
    tubuh Anda butuhkan. Ingat, makanan baik tidak tidak harus mahal. Anda tetap akan
    mendapatkan kesenangan yang sama walaupun tanpa mengkonsumsi makanan
    yang harganya menguras isi dompet.
  • Tetap siapkan anggaran yang masuk akal, berapa banyak yang bisa digunakan
    untuk makan dalam sehari dan selalu patuhi untuk tidak melebihi angka yang
    sudah dianggarkan. Selisih yang Anda hemat setiap harinya akan terakumulasi
    hingga hari terakhir perjalanan Anda.
  • Makan sebelum melakukan perjalanan. Apabila waktu keberangkatan berdekatan
    dengan jam makan lebih baik membawa bekal untuk dimakan dalam perjalanan.
    Sudah menjadi rahasia umum makanan yang dijual di dalam lingkungan bAndara
    tidaklah murah. Cek terlebih dahulu apakah maskapai yang Anda gunakan
    memperbolehkan penumpang membawa makanan ke dalam kabin pesawat.
  • Untuk yang menggunakan pesawat hemat biaya, tidak perlu membeli makanan yang
    dijual di dalam kabin pesawat. Dengan harga yang sama Anda akan mendapatkan
    makanan yang jauh lebih baik pada saat tiba di tujuan. Sebaliknya, apabila
    disediakan makanan di dalam kabin pesawat, jangan tinggalkan cemilan yang
    tidak termakan.
  • Menginaplah di penginapan yang menyediakan sarapan pagi gratis, ada beberapa
    penginapan hemat yang menyediakan roti dan selai atau kopi dan teh yang harus kita
    siapkan sendiri. Tidak ada salahnya menyiapkan lebih roti atau air teh manis yang
    disisihkan untuk dibawa selama perjalanan atau untuk makan siang. Pintar-pintar memanfaatkan kesempatan, jangan sekaligus menyiapkan semuanya sekaligus, agar
    tidak terlalu mencolok.
  • Di negara dengan biaya hidup tinggi, bisa jadi makanan cepat saji menjadi pilihan
    yang ekonomis. Namun, hati-hati dengan penjual makanan cepat saji, untuk meraup keuntungan, seringkali mereka menawarkan makanan tambahan dengan bahasa yang manis seolah-olah diberikan secara gratis, misalnya, “Bisakah saya memberikan Anda paket komplit? Anda mau besarkan ukurannya? Anda mau keju? Bisakah saya memberikan ini dan itu?”. Jangan kaget harga yang tertera di struk pembelian melebihi dari harga sebenarnya. Tidak membutuhkan kentang goreng dan minuman ringan bersoda? Jangan ragu memesan burgernya saja atau paket anak-anak apabila itu sudah cukup untuk porsi Anda.
  • Lewatkan makan siang dan sebaiknya mengkonsumsi makanan yang disiapkan
    dari penginapan. Berpuasa selama 30 hari saja tidak akan membuat Anda mal-
    nutrisi. Apabila tidak memungkinkan bawalah cemilan di dalam ransel atau
    makanlah di rumah makan yang biasa didatangi orang lokal. Tanya harganya
    terlebih dahulu sebelum terlanjur memesan. Apabila pergi berkelompok, makan
    di meja, memesan nasi putih dan beberapa lauk dimakan bersama lebih baik.
  • “Haram” hukumnya untuk backpacker menyentuh makanan yang disediakan di dalam mini bar kecuali isi dari keranjang buah yang biasanya gratis. Lagi pula, penginapan hemat biaya jarang yang menyediakan mini bar dan keranjang buah gratis.
  • Selalu bawa botol minum yang bisa diisi ulang. Air keran di Singapura, misalnya, cukup aman untuk diminum langsung, terkadang bahkan rumah makan lokal
    menyediakan teko air/teh yang bisa Anda isi ulang ke botol minum Anda. Hindari
    minuman ringan bersoda atau minuman beralkohol yang tidak diperlukan.
  • Makan hanya jika Anda merasa lapar. Lapar mata melihat jajanan di luar jam
    makan boleh saja apabila Anda tidak pernah menemukan jenis makanan yang
    sama di kota asal Anda. Apabila Anda pergi tidak sendiri, patungan dengan teman
    dan nikmati berdua. Ingat Anda tidak lapar, Anda hanya lapar mata dan penasaran
    ingin mencoba.
  • Selektif memilih menu, daging, ikan dan ayam yang sudah pasti lebih mahal
    dibandingkan dengan sayur-sayuran. Kalau bisa hindari makan dengan menu
    utama daging seperti steak, jadilah vegetarian sesaat selama perjalanan
    Anda. Uang yang Anda hemat cukup lumayan dengan hanya selektif memilih menu
    makanan.
  • Ada beberapa toko swalayan yang menjual murah makanan segar pada malam
    hari, sesaat menjelang tutup. Gunakan kesempatan ini, roti atau kue yang diobral
    masih bisa bertahan hingga jam makan siang hari berikutnya.

Berapa banyak uang yang berhasil Anda hemat selama liburan? Kini saatnya Anda
menghadiahi diri Anda sendiri atas disiplin menghemat jajan selama perjalanan dengan sesuatu yang Anda inginkan. Bagaimana jika dijadikan sebagai tabungan awal untuk liburan berikutnya?

  • Disunting oleh SA 12/09/2011