Kota yang satu ini patut dikunjungi apabila anda berkunjung ke Sri Lanka. Terletak tidak jauh dari Bandaranaike International Airport, kota ini sering dijadikan persinggahan para turis yang baru saja tiba atau sebelum meninggalkan Sri Lanka. Sebagai gambaran Bandaranaike International Airport terletak 37 kilometer dari Colombo, ibukota Negara Sri Lanka.

Dari Bandaranaike International Airport, Negombo mudah dicapai dengan menggunakan beberapa alternatif moda transportasi. Yang paling mudah dan nyaman adalah menggunakan jasa penjemputan yang disediakan dari hotel atau taksi, tentunya dengan harga yang lumayan mahal berkisar dari Rs1.500 hingga Rs2.500 (US$1 = Rs129).

Penjaga pantai Negombo
Penjaga pantai Negombo.

Terminal bis Negombo
Terminal bis Negombo.

Berkeliling Negombo dengan bajaj
Berkeliling Negombo dengan bajaj.

Alternatif lain menggunakan bajai yang disebut masyarakat lokal sebagai three wheelers dengan harga berkisar dari Rs500. Bajaj tidak diperbolehkan masuk kawasan bandara, tapi tersedia di luar komplek bandara, begitu keluar bandara belok kanan hingga melewati gerbang masuk komplek bandara.
Yang paling murah adalah menggunakan bis umum. Keluar dari bandara belok kiri kurang lebih 100 meter tersedia fasilitas angkutan bis bandara gratis yang mengantar penumpang ke terminal bus terdekat di Katunayake lima menit dari bandara. Dari terminal bis Katunaye juga bisa menggunakan bajai atau bis umum untuk menuju Negombo.

Negombo terkenal dengan industri perikanan
Negombo terkenal dengan industri perikanan.

Kanal buatan Belanda yang masih digunakan nelayan
Kanal buatan Belanda yang masih digunakan nelayan.

Bis dari terminal bis Kutanaye menuju terminal bis di Negombo seharga Rs24 ditempuh kurang lebih 30 menit, sangat murah memang tapi bukan untuk mereka yang tidak suka berdesak-desakan dengan penumpang lain. Dari terminal bis Negombo dilanjutkan menggunakan bis yang melewati Lewis Place seharga Rs12 melintasi jalan di sepanjang pantai yang dipenuhi penginapan, rumah makan, pertokoan dan hiburan malam.

Bis yang melewati Lewis Place hanya tersedia hingga pukul 19.00 dengan interval setiap 30 menit. Apabila anda tiba di terminal bis Negombo lewat dari pukul 19.00 bisa menggunakan bajai seharga Rs150. Dari terminal bis Negombo juga tersedia berbagai bis tujuan ke kota lain.
Pernah menjadi pelabuhan dagang Portugis dan Belanda, Negombo dijuluki sebagai “Little Rome” dengan peninggalan bangunan tua abad ke-17 dan komunitas Katolik yang mencapai dua pertiga dari total populasi kota Negombo.

Gedung perpustakaan tua di kompleks kuil Buddha
Gedung perpustakaan tua di kompleks kuil Buddha.

Deretan depan dalam bis dikhususkan untuk para biksu
Deretan depan dalam bis dikhususkan untuk para biksu.

Gereja Katolik
Gereja Katolik.

Dua hari sudah lebih dari cukup untuk melihat atraksi wisata di Negombo dan bebelanja di toko cinderamata di sepanjang jalan Lewis Place atau bersantai di hamparan pantai berpasir putih yang lumayan bersih dan terawat.

Kuil Hindu
Kuil Hindu.

Tidak perlu menggunakan jasa operator pariwisata untuk menikmati kota Negombo. Di sepanjang jalan sesekali pengendara bajaj akan menawarkan bajajnya untuk mengunjungi beberapa atraksi wisata di Negombo dengan harga pasaran Rs1.500 dan berlangsung kurang lebih dua jam. Tanya atraksi wisata apa saja yang akan dikunjungi, dengan tanggap si supir bajai akan menyebutkan satu persatu beserta penjelasannya. Bermodalkan peta dan sepeda sewaan seharga Rs250 merupakan cara yang paling ekonomis menjelajah kota Negombo.

  • Disunting oleh SA 18/10/2012