Canberra sebagaimana yang kita kenal sebagai ibu kota Australia saat ini sedang merayakan ulang tahunnya yang ke-100. Dengan penduduk hanya sekitar 200.000 jiwa, Canberra yang terletak di antara Sydney dan Melbourne saat ini sayangnya belum menjadi destinasi wisata utama apabila di bandingkan dengan kedua kota tersebut. Didorong oleh hasrat saya mengamati arsitektur dan perkotaan, sudah lama saya ingin meluangkan waktu agak lama untuk lebih mendalami isi kota yang konon merupakan salah satu dari dua kota buatan manusia di dunia yang dirancang dari nol.

Gedung parlemen Australia.
Gedung parlemen Australia.

Karena merupakan kota yang dirancang sejak awal, maka segalanya terlihat sangat teratur. Inti kota adalah gedung Australian War Memorial di titik utara kota, kemudian jika kita tarik garis lurus akan sampai di Central Business District (pusat kota dan perdagangan) di titik tengah, kemudian ditarik garis lagi ke selatan, kita menjumpai danau buatan (Lake Burley Griffin) dan diakhiri dengan gedung parlemen di selatan kota.

Australian War Memorial.
Australian War Memorial.

Pemandangan paling utama ketika musim gugur di kota ini adalah taman dengan perpohonan yang menguning di mana-mana. Sungguh indah dan sangat berasa suasana musim gugur di kota ini. Untuk pembaca yang ingin merasakan tinggal di kota yang modern tapi tenang, penduduk yang ramah, aman, pepohonan di mana-mana dengan udaranya yang segar bisa memasukkan kota ini sebagai wish list perjalanan mereka.

National Museum of Australia.
National Museum of Australia.

Oh ya, karena sedang merayakan ulang tahun yg ke-100, maka pemerintah kota menyediakan suttle bus gratis (bus nomor 100) yang akan mengelilingi obyek wisata yang ada di kota ini, misalnya Australian War Memorial, Australia Gallery, Old Parliament Building, New Parliament Building (semua orang bisa masuk ke dalam gedung tanpa biaya, sampai ke ruang rapat anggota parlemen) dan National Museum of Australia, mulai dari jam sembilan pagi sampai jam lima sore. Lebih asyik lagi, sebagian besar tiket masuk obyek wisatanya juga gratis. Semoga fasilitas bus gratis ini akan tetap dipertahankan di tahun-tahun mendatang.

Di dalam gedung parlemen Australia.
Di dalam gedung parlemen Australia.

Bagi yang bertanya-tanya tentang cara mencapai Canberra, ada banyak cara yang bisa ditempuh. Antara yang paling sering digunakan adalah menyewa mobil atau naik bus dari Sydney. Tapi, saya memilih untuk naik kereta dari Sydney (Central Station) dengan lama perjalanan sekitar 4,5 jam. Setiap hari ada dua kali perjalanan kereta dari Sydney ke Canberra maupun sebaliknya. Ingin yang lebih cepat? Naik pesawat bisa jadi pertimbangan anda. Tunggu apa lagi? Ayo, cek cuti dan tabungan anda, setelah itu berangkat!