Sudut Kota Cairns

Cairns, Australia, adalah kota kecil di timur laut Australia. Penduduknya pun terhitung tak lebih dari 130.000 orang. Kota ini terletak di negara bagian Queensland. Queensland sendiri meliputi area yang sangat luas di bagian timur laut benua Australia, cara paling gampang mengingatnya secara visual adalah bagian peninsula yang menjorok ke arah pulau Papua. Karena letaknya yang lebih ke utara jauh, daerah tempat Cairns berada sering disebut sebagai “Far North Queensland”. Awalnya Cairns didirikan sebagai penyangga bagi sebuah pertambangan di sungai Hodgskin, lalu berevolusi menjadi kota pelabuhan untuk beberapa industri di daerah itu.

Cairns pada masa kini adalah kota yang didedikasikan untuk pariwisata pantai/bahari. Kota ini adalah salah satu pintu masuk untuk menikmati rangkaian karang Great Barrier Reef, ekosistem karang laut terbesar di dunia. Ia juga menjadi alternatif kunjungan yang lebih tenang dan sepi daripada Gold Coast. Volume pengunjung asing yang paling tinggi adalah dari Jepang, karena ada penerbangan langsung dari sini ke Tokyo dan beberapa kota lain di Jepang. Banyak toko yang memasang bahasa Jepang sebagai pendamping.


Marka Toko dalam karakter Katakana

Turis dalam negeri banyak yang mengunjungi Cairns karena iklimnya yang mirip dengan iklim tropis, tapi tidak terlalu panas seperti Darwin. Pada musim panas, suhu batas bawah adalah 24°C, batas atasnya 32°C. Pada musim dingin, batas bawahnya bisa mencapai 17°C, sedangkan batas atasnya sekitar 26°C. Cairns terletak cukup jauh dari gurun besar Australia. Udaranya sangat bersih. Lingkungan kotanya sendiri juga sangat bersih dan teratur. Bayangkan Bali, versi lebih sepi dan bersih, ketika musim panas. Suhu ketika musim dingin mirip dengan Bandung, tapi cuaca kering dan tak pernah hujan. Cukup nyaman, bukan?

Industri utamanya memang pariwisata pantai/bahari. Selain itu ada beberapa pusat perbelanjaan di tengah kotanya. Berikut hal-hal yang bisa Anda lakukan di Cairns:

  • Mengunjungi Great Barrier Reef. Ini wajib. Bagi Anda yang suka snorkeling, diving, atau sekedar menikmati udara pantai, naik kapal feri ke pulau terdekat, misalnya Pulau Green, sekitar satu jam perjalanan dan mulailah mengenakan pakaian renang/selam. Anda juga dapat menggunakan kapal selam atau kapal berdasar kaca transparan untuk observasi bawah laut (seperti di Bali, dan beberapa daerah tujuan wisata bahari di Indonesia).


Dek di Green Island

  • Makan di restoran-restoran pinggir jalan atau minum santai di bar sekitarnya. Ada banyak tempat makan mulai dari warung kopi sampai restoran mahal yang menyediakan lobster. Sentranya ada di sekitar The Esplanade. Bahkan, katanya Anda juga bisa menikmati barbecue di sekitar pantai.


Marka di sekitar The Esplanade

  • Berenang atau berjemur di laguna sekitar The Esplanade. The Esplanade adalah daerah di pinggir pantai, dekat dengan pusat kota, yang memiliki laguna buatan untuk digunakan oleh umum. Di sekitarnya banyak sekali bar dan restoran. Cukup aman dan nyaman untuk keluarga dan anak-anak!
  • Wisata alam. Keluar sedikit dari kotanya, Anda dapat menemui Daintree Forest, taman hutan hujan tropis, berjalan kaki atau trekking, atau melihat fauna asli Australia seperti koala, burung frogmouths, burung kookaburra, rainforest wallaby (mirip kangguru, tapi lebih kecil!), buaya, kura-kura and ular piton. Ada pula burung kasuari sampai kangguru pohon.
  • Wisata belanja. Tentu saja, tapi hati-hati dengan dompet Anda. Di kotanya sendiri ada tempat belanja cinderamata murah sampai Louis Vuitton. Ada juga mal seperti Cairns Central. Ingin keluar lebih jauh, Anda bisa mampir ke Port Douglas, kota kecil yang banyak toko cinderamatanya.
  • Wisata olahraga ekstrim. Antaranya seperti arung jeram dan skydiving. Harganya bisa ratusan dolar. Anda bisa memilih untuk terjun sendiri atau tandem (bersama ahli).
  • Wisata anak dan keluarga. Pilihannya banyak, bisa berenang di The Esplanade, naik kapal ke salah satu pulau di Great Barrier Reef, ke kebun binatang atau bepergian ke luar kota.
  • Pintu masuk ke wisata outback atau pedalaman Australia. Jika Anda bernyali, Anda bisa naik kereta api atau menyewa mobil menuju Alice Springs atau Broome di sebelah barat Australia!

Untuk penginapan sendiri, cukup bervariasi. Ada beberapa pilihan:

  • Akomodasi tarif murah, untuk para backpacker. Cairns memang salah satu tujuan backpacker dari seluruh dunia. Harganya relatif murah, mulai dari A$15 untuk tempat tidur bermodel asrama.
  • Akomodasi tarif menengah, hotel bintang tiga. Rentang harga dari A$60 – A$200.
  • Akomodasi mewah, hotel bintang lima. Rentang harga mulai dari A$200 ke atas.

Akses penerbangan menuju Cairns sendiri dari Indonesia harus melalui beberapa titik transit. Anda harus terbang dahulu ke salah satu kota besar di Australia seperti Brisbane, Gold Coast atau Sydney. Dari Sydney, Cairns dapat ditempuh dalam waktu tiga jam dengan penerbangan domestik. Ada pula penerbangan dari Denpasar, Bali dan Timika, Papua. Kami sarankan Anda terbang menggunakan penerbangan bertarif hemat ke Denpasar, Bali, lalu menyambung ke Cairns dengan penerbangan bertarif hemat lain. Jika ingin lebih berpetualang, Airfast Indonesia menyediakan penerbangan dari Timika, Papua, langsung ke Cairns, tinggal bagaimana Anda merencanakan penerbangan ke Timika dahulu.

  • Disunting oleh SA 10/02/2012