Bertandang ke Buddha Tooth Relic Temple and Museum

Singapura seolah tak pernah habis dikupas. Terlepas dari objek-objek wisata populer dan identik sebagai tempat wisata belanja, masih banyak sudut lainnya yang bisa dijelajahi. Salah satunya yang sayang jika tidak disinggahi yaitu Buddha Tooth Relic Temple and Museum atau Museum dan Kuil Relik Gigi Sang Buddha. Sebuah monumen budaya hidup yang terletak di South Bridge Road yang merupakan jantung Pecinan (Chinatown). Tidaklah sulit menemukan kuil ini, karena bisa dijangkau dengan Mass Rapid Transit (MRT).

Buddha Tooth Relic Temple and Museum berdiri megah, terdiri dari empat lantai. Umumnya ciri khas vihara atau kuil, dominasi warna merah dan emas kentara sekali. Bangunan ini sendiri dikonsep dan dirancang oleh Shi Fa Zhao. Secara garis besar rancangan kuil ini dilandasi unsur-unsur dan sejarah Dinasti Tang dan Mandala Buddhis, yaitu representasi dari alam semesta Buddhis seperti yang terungkap dalam situs resmi kuil ini.

Buddha Tooth Relic Temple
Buddha Tooth Relic Temple

Baca selengkapnya »

Dimuat di Tempat

Membenamkan Diri dalam Budaya di George Town

Suasana Jalan di George Town, Penang
Suasana Jalan di George Town, Penang

Mungkin jika Anda mendengar “George Town”, maka yang terbesit dalam pikiran Anda adalah sebuah universitas di Amerika Serikat atau suatu kawasan di Washington D.C. Padahal tidak hanya itu, negara bagian Penang, Malaysia, memiliki ibukota dengan nama yang sama. Berada di timur laut pulau Penang, George Town memiliki keunikan tersendiri sebagai sebuah kota budaya yang sudah diakui oleh UNESCO. Menapaki jalan-jalan di George Town memang rasanya kental sekali dengan campuran budaya Inggris, India, Cina dan Melayu.

Baca selengkapnya »

Dimuat di Tempat

Museum Taman Prasasti

Batu Nisan Soe Hok Gie
Batu Nisan Soe Hok Gie

Patung anak kecil berwarna putih yang ditumbuhi lumut itu terlihat miring. Seorang anak perempuan berwajah murung, berdiri dengan kedua telapak tangan terkatup didepan dadanya, sepasang sayap menempel di punggungnya terdiam dan enggan terbang, bertelanjang kaki dia berdiri di atas sebuah batu nisan, dan di bawah kakinya terukir sebuah kalimat:

Nobody knows the trouble I see, nobody knows my sorrow.

Baca selengkapnya »

Dimuat di Tempat

Bugis Street Dulu dan Sekarang

Keramaian di Bugis Street
Keramaian di Bugis Street

Sudah sering saya melintasi tempat perbelanjaan Bugis Street yang bercirikan kanopi besar berwarna merah dengan layar elektronik besar di atasnya yang terletak tepat di belakang halte bis Bugis. Hampir setiap kunjungan ke Singapura atau transit dalam perjalanan pulang ke Jakarta saya selalu menginap di penginapan favorit Cozy Corner yang berada tepat di seberang pusat perbelanjaan Bugis Junction. Awalnya Bugis Street terlihat sangat biasa, tidak lebih seperti pasar tradisional yang menjual barang barang dengan harga murah mulai dari pakaian, sepatu, tas, asesoris, jajanan, dan cinderamata beratribut Singapura.

Baca selengkapnya »

Dimuat di Tempat

Stasiun Tanjung Priuk

Stasiun kereta api Tanjung Priuk pernah menjadi bangunan megah dan mewah yang pernah ada di utara Batavia pada jaman Hindia Belanda. Letaknya yang berdekatan dengan pelabuhan Tanjung Priuk menjadikan kawasan ini sebagai pusat perdagangan yang penting sekaligus sebagai tempat transit, keluar masuknya orang Eropa yang datang ke tanah Jawa.

Baca selengkapnya »

Dimuat di Tempat

Minaret Dua Budaya

Pintu masuk utama Alai Darwaza dibangun pada tahun 1311 oleh Alauddin Khalji dan makam Imam Zamim di depannya dengan latar belakang Qutub Minar.
Pintu masuk utama Alai Darwaza

Pintu masuk utama Alai Darwaza dibangun pada tahun 1311 oleh Alauddin Khalji dan makam Imam Zamim di depannya dengan latar belakang Qutub Minar.

Dari balik kaca jendela mobil sedan tua, terlihat puncak menara Qutub Minar yang berwarna merah menjulang tinggi dari kejauhan. Minaret lima lantai setinggi 72,5 m ini dibangun dari susunan batu sandstone merah merupakan minaret tertinggi di dunia dan masuk dalam UNESCO World heritage Site. Minaret yang terletak tidak jauh di pinggiran selatan kota Delhi dengan ciri Arsitektur Indo-Islamic yang terinspirasi dari Minaret Jam di Herat, Afghanistan.

Baca selengkapnya »

Dimuat di Tempat

Pasar Burung Ka Firushi

Lelaki Tua Penjual Burung

Jalan beraspal dua arah itu padat disesaki mobil-mobil tua. rumah rumah toko tiga lantai di sepanjang jalan terlihat kusam bercat pudar tertutup debu. Setiap jengkal tempat kosong di pinggir jalan selalu terisi gerobak pedagang kaki lima yang menjual kebutuhan sehari-hari seolah berlomba mencari nafkah. Belum lagi ditambah ramainya pengunjung yang berlalu lalang menambah kesemerawutan siang itu. Wajah yang berparas asing ini pun tenggelam dalam kesibukan mereka. Tidak ada anak-anak kecil yang membuntuti ke mana saya pergi, tidak ada sorotan mata mengikuti seperti alat perekam gambar, tidak ada ramahnya tegur sapa “Hello, mister”. Saya pun tidak merasa sebagai orang asing ketika mereka tidak peduli dengan keberadaan saya.

Baca selengkapnya »

Dimuat di Tempat

Mencari Kesederhanaan di Danau Sentarum

Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) merupakan taman nasional yang ada di wish list teratas taman nasional wajib kunjung saya. Saya melompat kegirangan ketika kantor mengirim saya ke sana untuk survei lapangan. Satu hal yang membuat saya lebih gembira lagi adalah saya akan ditemani oleh Jimmy Syahirsyah, seorang wildlife photographer handal sekaligus kolega saya di kantor. Jimmy bekerja di Kalimantan Barat dan rutin keluar masuk hutan untuk berbagai ekspedisi sehingga kami jarang sekali bertemu.

Baca selengkapnya »

Dimuat di Tempat

Hoi An, Quang Nam — Vietnam

Pintu Dekoratif, Hoi An

Hoi An adalah kota bersejarah yang diakui oleh UNESCO sebagai salah satu World Heritage. Letaknya di provinsi Quảng Nam di bagian sentral Vietnam. Dengan luas hanya sekitar 60 km per segi dan 120.000 jiwa penduduk, ia telah menjadi salah satu tujuan utama pengunjung ke Vietnam. Hoi An sangat tergantung dengan keberadaan kota Da Nang, kota berkembang sekitar 30km di utaranya, karena di Da Nang-lah terletak bandara internasional dan stasiun kereta api terdekat.

Baca selengkapnya »

Dimuat di Tempat

Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand (BKK)

Bandara Suvarnabhumi

Bandara Suvarnabhumi (kode IATA: BKK, ICAO: VTBS), juga dikenal sebagai Bandara Internasional Bangkok, adalah bandara internasional yang melayani wilayah Bangkok, Thailand. Bandara ini resmi dibuka untuk penerbangan terbatas pada 15 September 2006, dan dibuka untuk semua rute domestik dan internasional pada 28 September 2006. Kode nama BKK diturunkan dari nama Don Mueang setelah bandara lama itu meniadakan penerbangan internasionalnya.

Baca selengkapnya »

Dimuat di Tempat