Menampilkan semua artikel dalam kategori Tempat

Taj Mahal: Sebuah Memorial Cinta atau Kuil Bagi Shiva?

dalam kategori Tempat ditulis oleh

Kemegahan Taj Mahal
Kemegahan Taj Mahal.

Di antara sekian banyak warisan UNESCO di India, Taj Mahal merupakan destinasi utama yang biasanya menjadi niat awal para turis mengunjungi negara ini. Namanya muncul lebih dari 42 ribu kali bila kita memasukan kata kunci ini di kotak pencarian Google. Berbagai ulasan di beberapa situs wisata mengenai tempat ini banyak mengungkap keindahannya yang mengundang decak kagum siapapun yang melihatnya dan dibuktikan dengan adanya pengunjung yang dapat mencapai sekitar 45 ribu per hari.

Menulis tentang Taj Mahal ternyata lebih sulit daripada menyaksikannya dengan mata kepala sendiri. Taj Mahal adalah salah satu monumen di India yang tidak mampu dideskripsikan keindahannya melalui torehan pena. Mengunjungi Taj kali kedua ini, saya bermaksud membuktikan semua kontroversinya yang pernah marak beberapa tahun lalu. Entahlah, kisah cinta yang melatarbelakangi pembuatan monumen ini yang selalu didengung-dengungkan menurut saya masih “kurang cukup” sebagai alasan pembuatannya.

Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur

dalam kategori Tempat ditulis oleh

Taman Nasional Komodo
Taman Nasional Komodo.

Dari sekian banyak cerita perjalanan saya di Indonesia, Taman Nasional Komodo menjadi salah satu tempat yang punya paling banyak cerita. Terlalu banyak keindahan yang bisa di ceritakan sampai tiada habisnya.

Saya mengunjungi Taman Nasional Komodo bertepatan dengan acara puncak Sail Komodo 2013. Sengaja saya pilih waktu yang bertepatan dengan acara tersebut, agar dapat merasakan nuansa salah satu acara pariwisata terbesar di Indonesia. Banyak sekali serangkaian acara yang di selanggarakan pada acara puncak Sail Komodo 2013, mulai dari acara pariwisata dan acara budaya. Saking banyaknya, saya harus membagi waktu untuk menikmati kedua acara tersebut.

Sabtu pagi yang cerah saya sudah berdiri di dermaga Labuan Bajo, dan siap untuk berpetualang di Taman Nasional Komodo selama satu hari penuh. Sengaja saya memilih one day trip, karena saya ingin melihat pergelaran budaya di hari berikutnya.

Penjelasan mengenai trekking oleh ranger.
Penjelasan mengenai trekking oleh ranger.

Selamat datang di Taman Nasional Komodo!
Selamat datang di Taman Nasional Komodo!

“Hari ini ada dua pilihan, pilihan pertama kita ke Pulau Komodo dan Pulau Rinca, tapi kita tidak ke pulau-pulau kecil di sekitarnya untuk snorkeling, karena waktu pasti tidak akan cukup. Dari Labuan Bajo ke Pulau Komodo saja akan ditempuh selama tiga jam, pulang pergi sudah enam jam dan itu cuma perjalanannya saja,” ujar sang penjaga kapal. “Pilihan kedua, kita ke Pulau Rinca saja—tidak usah ke Pulau Komodo—kemudian kita bisa keliling ke Pulau-Pulau sekitarnya sambil snorkeling,” lanjut penjelasan dari penjaga kapal.

Danau Maninjau dan Kelok 44, Dua Sejoli yang Menawan

dalam kategori Tempat ditulis oleh

Danau Maninjau dari Kelok 44
Danau Maninjau dari Kelok 44.

Danau Maninjau, orisinalitas karya Sang Maha Pencipta, terbalut keindahan sempurna. Danau yang terletak di Kabupaten Agam, provinsi Sumatera Barat ini, menyimpan magnet keindahan yang membangkitkan gairah para pecinta keindahan alam. Danau ini terbentuk dari proses vulkanik akibat letusan Gunung Sitinjau ini sangat patut untuk dikunjungi saat berkunjung ke Sumatera Barat.

Untuk meraih keindahan danau Maninjau, ada dua opsi jalur yang dilalui. Pertama, dari arah barat, yaitu dari Padang melewati Pariaman, yang memakan waktu sekitar 2 jam perjalanan. Kedua, dari arah timur, yaitu dari Padang melewati Bukittinggi, kemudian dilanjutkan ke danau Maninjau melalui lintasan Kelok 44, dan waktu perjalanan yang ditempuh kurang lebih 3 jam saja. Akses menuju danau Maninjau sangat mudah, karena melewati jalan utama Lubuk Basung-Bukittinggi. Untuk transportasi dapat menggunakan angkutan umum, travel, dan mobil atau motor pribadi.

Pagoda Shwedagon, Rumah Suci Bagi Rambut Sang Buddha

dalam kategori Tempat ditulis oleh

Di tengah pusat kota Yangon (Ranggon), Myanmar, sebuah pagoda menjulang dengan megahnya membelah cakrawala. Pagoda Shwedagon atau yang juga dikenal sebagai Pagoda Emas memang merupakan tempat tersuci di Myanmar ini, yang didirikan di bagian barat dari Danau Kandawgyi, tepat di daerah perbukitan suci Singgutara. Konon, di tempat inilah terdapat keempat struktur suci Buddha, yaitu staf dari Kakusandha, air suci Koṇāgamana, jubah Kassapa dan rambut suci Siddharta Gautama.

Sekitar 2.500 tahun yang lalu, hidup seorang raja bernama Okkalapa yang memerintah Suvvanabhumi. Raja ini mengetahui bahwa seorang Buddha akan “muncul” setiap 5.000 tahun sekali. Pada saat itu, Siddharta masih menjadi seorang pangeran Hindu di India Utara dan belum mendapatkan ‘pencerahan’. Sesuai perhitungan Okkalapa, saat pemerintahannya, semestinya seorang Buddha baru akan datang.

Bukit Singgutara telah lama memiliki sebutan suci, karena di tempat inilah warisan dari ketiga Buddha terdahulu dikuburkan. Untuk mempertahankan kesucian bukit ini, maka Raja Okkalapa merasa bahwa harus ada hadiah yang diberikan oleh Buddha yang baru. Sedemikian takutnya Okkalapa, sehingga ia pun mengunjungi bukit ini untuk memohon. Okkalapa tidak mengetahui pada saat itu Siddharta sudah mendapatkan pencerahan. Dikisahkan Sang Buddha yang baru muncul dalam alam meditasi Okkalapa dan menyerukan untuk bersabar menantikan hadiah dari-Nya.

Pantai dan Resort di Pulau Bintan

dalam kategori Tempat ditulis oleh

Berjemur di bawah terik matahari
Berjemur di bawah terik matahari.

Jika Anda seorang pencinta pantai, Anda mungkin sudah mendengar tentang pulau Bintan yang terletak di provinsi Kepulauan Riau. Namanya sudah cukup terkenal dan selalu sukses membuat orang penasaran. Termasuk saya, sebelum saya mengunjunginya, pulau ini selalu membuat saya penasaran.

Akhirnya rasa penasaran saya terhadap pulau Bintan pun sirna, akhir Februari lalu saya berhasil mengunjungi pulau Bintan untuk menengok keindahannya. Ada dua hal yang identik dengan pulau Bintan, dua hal itu pula yang menjadi alasan bagi saya untuk mengunjungi pulau Bintan, yaitu pantai dan resort.

Menemukan Tuhan di Belur dan Halebidu

dalam kategori Tempat ditulis oleh

Belur dan Halebidu

Berawal dari sebuah percakapan di meja operasi di suatu Senin pagi di sebuah rumah sakit kanker Mumbai, antara saya dengan seorang teman yang berasal dari Karnataka:

Teman: “Sudah pernah ke Karnataka?”

Saya: “Sudah, dong.”

Teman: “Kamu kan suka kuil Hindu kuno, sudah lihat Halebidu dan Belur?”

Jawabannya tentu saja tidak. Kening saya mengkerut sambil berusaha mengingat-ngingat. Seluruh daftar monumen yang termasuk dalam Warisan Dunia UNESCO di India tentu saja sudah saya hapal di luar kepala. Jadi waktu teman saya mendadak menyebutkan nama ini, di satu pihak saya membela diri dengan alasan bahwa nama kuil ini tidak termasuk dalam daftar tersebut.

Teman: “Memang, tapi dua kuil ini arsitekturnya bagus sekali. You can have heart attack there, trust me! Belum afdol rasanya kalau belum pernah ke sana…”

Saya tahu jawaban ini terlalu hiperbolis, namun pada akhirnya cukup bisa membuat saya mencari tahu dan ujung-ujungnya menenteng ransel untuk pergi ke Karnataka beberapa hari kemudian.

Bergamo, Kota Kecil di Italia

dalam kategori Tempat ditulis oleh

Saya pulang dari perjalanan di Bergamo dengan senyum lebar―selebar brioche yang setiap hari saya makan untuk sarapan.

Bergamo adalah kota kecil berlokasi sekitar 42km dari Milan. Kotanya terbagi dua: città alta dan città bassa. Città alta atau daerah atas berisi bangunan bersejarah, sedangkan città bassa atau daerah bawah berisi perumahan dan pusat perbelanjaan yang lebih modern.

Stasiun kereta ada di città bassa. Saya naik kereta lokal dari Milan, memakan waktu 50 menit dan ongkos 6 Euro.

Città bassa
Città bassa.

Museum Kereta Api Ambarawa

dalam kategori Tempat ditulis oleh

Sebenarnya saya sudah beberapa kali mengunjungi Semarang, tapi dari kesekian kalinya saya ke Semarang selalu tidak sempat untuk mengunjungi Museum Kereta Api Ambarawa. Ini semua karena pengaruh letak Ambarawa yang agak jauh dari pusat kota Semarang.

Kali ini saya benar-benar niatkan untuk ke sana. Pagi-pagi buta saya sudah sampai di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta menunggu penerbangan ke Semarang. Kala itu ada banyak rencana dan kegiatan yang akan saya lakukan di Semarang, tapi satu hal wajib yang harus terlaksana adalah mengunjungi Museum Kereta Api Ambarawa.

Tampak depan museum
Tampak depan museum.

The Owl Museum, Penang Hill, Malaysia

dalam kategori Tempat ditulis oleh

Satu tempat yang menarik perhatian saya saat mengunjungi Penang Hill adalah The Owl Museum. The Owl Museum merupakan museum burung hantu pertama di Asia Tenggara, tempatnya amat unik, di dalamnya terdapat koleksi patung, gambar, foto, lukisan, replika, film, boneka kayu, dan lainnya yang berbentuk burung hantu. Museum ini berisi lebih dari 1.000 koleksi replika burung hantu, koleksi ini berasal lebih dari 20 negara seperti Jepang, Korea Selatan, Uruguay, China, Vietnam, Thailand, Inggris, Indonesia dan Perancis.

Eksibisi yang ditata menarik di The Owl Museum.
Eksibisi yang ditata menarik di The Owl Museum.

Untuk menuju ke tempat ini saya naik bus Rapid Penang dari Komtar dan turun langsung di depan pintu gerbang Penang Hill, kemudian dilanjutkan naik kereta kabel menuju puncak Penang Hill. Museum ini terletak di tempat yang nyaman, udaranya sangat sejuk ditambah dengan pemandangan langit biru dan laut biru yang tampak menyatu dari kejauhan.

Musim Gugur di Canberra

dalam kategori Tempat ditulis oleh

Canberra sebagaimana yang kita kenal sebagai ibu kota Australia saat ini sedang merayakan ulang tahunnya yang ke-100. Dengan penduduk hanya sekitar 200.000 jiwa, Canberra yang terletak di antara Sydney dan Melbourne saat ini sayangnya belum menjadi destinasi wisata utama apabila di bandingkan dengan kedua kota tersebut. Didorong oleh hasrat saya mengamati arsitektur dan perkotaan, sudah lama saya ingin meluangkan waktu agak lama untuk lebih mendalami isi kota yang konon merupakan salah satu dari dua kota buatan manusia di dunia yang dirancang dari nol.

Gedung parlemen Australia.
Gedung parlemen Australia.

Karena merupakan kota yang dirancang sejak awal, maka segalanya terlihat sangat teratur. Inti kota adalah gedung Australian War Memorial di titik utara kota, kemudian jika kita tarik garis lurus akan sampai di Central Business District (pusat kota dan perdagangan) di titik tengah, kemudian ditarik garis lagi ke selatan, kita menjumpai danau buatan (Lake Burley Griffin) dan diakhiri dengan gedung parlemen di selatan kota.

MEDIA SOSIAL

LANGGANAN