Perjalanan tidak harus selalu melihat tempat baru, tetapi bisa juga melihat tempat yang sudah familiar dengan perspektif yang baru. Sebaliknya, melihat tempat yang baru tidak harus dengan cara yang biasa dilakukan orang lain.

Idenya adalah mendapatkan pengalaman dan perspektif baru tentang suatu tempat melalui cara-cara yang tidak biasa. Cara ini tidak perlu mahal, tetapi biasanya penuh spontanitas, jenaka dan kejutan.

Konsep “experimental travel” ditemukan oleh Joel Henry dari Perancis. Tidak jelas siapa sebenarnya Joel ini, tetapi idenya tentang perjalanan eksperimental menjadi perhatian masyarakat dunia, sampai-sampai Lonely Planet menerbitkan satu buku khusus tentang topik ini.

Anda bisa memulai perjalanan eksperimental dari kota atau tempat sendiri, atau ketika merencanakan perjalanan. Kuncinya? Kreativitas dan imajinasi. Bayangkan permainan-permainan masa kecil yang pernah dilakukan, lalu aplikasikan konsep-konsepnya ke dalam perencanaan perjalanan Anda. Anda juga bisa mencari ide di internet.

Ada beberapa contoh yang menarik, yang saya himpun di bawah ini:

Keliling Kota dari A-Z

Lihat buku telepon, cari nama jalan di kota Anda yang berawalan huruf A, lalu nama jalan lain yang berawalan huruf Z. Sekarang, lihat peta dan jalan kaki/berkendaralah dari jalan A ke jalan Z.

Menginap di Hostel

Kalau ke luar negeri, kita sering menginap di hostel. Sekarang, apakah kita tahu ada hostel atau tidak di kota sendiri? Jika ya, beranikah kita menginap di situ?

Berkelana di Bandara

Jika memungkinkan, tinggal di bandara kota sendiri selama 48 jam, tidur layaknya penumpang transit, menyewa kamar, makan di bandara, melihat orang-orang berlalu-lalang lalu mendokumentasikannya.

Rekomendasi Ms. Ariadne

Cari seseorang bernama Ariadne di kota tujuan Anda, hubungi dia lewat informasi yang ada di buku telepon kota itu, lalu coba tanyakan 10 tempat favorit di kotanya. Kunjungi 10 tempat ini. PS: Tentu saja, tidak perlu bernama Ariadne, coba cari nama lain!

Fotografi Terbalik

Kunjungi tempat-tempat atraktif yang terkenal di sebuah kota lalu ambil fotonya, tetapi bukan langsung menghadap ke tempat-tempat tersebut. Baliklah badan dan ambil foto dari arah berlawanan.

Di Manakah Dia?

Pergi berdua bersama teman Anda ke sebuah kota yang tak familiar, berpencar tanpa memberitahu ke mana tujuan masing-masing, lalu cobalah saling mencari satu sama lain dengan kiat-kiat tertentu, misalnya hanya dengan mengirimkan foto ke ponselnya.

Ke Ujung Jalan

Beli tiket kereta api atau bis ke tujuan terjauh menurut hitungan kilometernya, tanpa peduli keinginan pribadi, lalu menginaplah satu atau dua malam di tempat itu.

Perjalanan Gastronomi Beruntun

Pergi ke kafe atau tempat makan favorit, lalu tanya salah satu pegawai atau pengunjung tentang makanan atau tempat makan favoritnya. Pergilah ke tempat itu, lalu lakukan hal yang sama satu hari penuh.

Lima, Lima, Lima

Pergi selama lima hari ke lima tempat (mungkin dalam satu atau dua kota), lalu makan lima macam jenis makanan, pergi sekitar pukul lima, mengajak lima teman… Anda terbayang, kan? Coba dengan angka lain!

Bagaimana? Apakah Anda tertarik atau mungkin merasa konsep ini terlalu merepotkan? Saya sendiri belum pernah mencobanya, mungkin kita bisa menemukan konsep baru yang cukup menarik dan realistis untuk dicoba sesuai keadaan kita.