Atraksi Wajib-Kunjung Istanbul

Kalau sebelumnya saya menulis rekomendasi atraksi utama kota Istanbul yang tidak dipungut bayaran, kali ini rekomendasi beberapa atraksi yang wajib dikunjungi karena memberikan pengalaman unik dan melihat secara langsung peninggalan sejarah dari masa kekasairan Roma, Ottoman hingga Istanbul modern saat ini. Antara lain yang saya ulas adalah Selat Bosphorus, Hagia Sophia, Basilica Cistern, Topkapı Palace, Çemberlitaş Hamamı, Whirling Dervishes, Istanbul Museum of Modern Art dan Galata Tower.

Hagia Sophia
Hagia Sophia

Baca selengkapnya »

Dimuat di Rencana Perjalanan

Luar Negeri vs. Dalam Negeri

Ketika merencanakan perjalanan, pasti ada perdebatan, apakah itu dari dalam diri atau dengan sesama individu yang ikut melakukan perjalanan tentang destinasi manakah yang harus dikunjungi. Salah satu topik yang paling penting biasanya adalah apakah harus berkunjung ke destinasi luar negeri atau ke dalam negeri?

Menurut saya, penentuan destinasi sebaiknya tidak berawal dari keinginan pihak lain, baik itu negara sekali pun. Perjalanan tentunya adalah pengalaman individu yang berawal dari minat dan keinginan sendiri. Kita sendiri yang harus memastikan apa yang ingin kita dapatkan dari perjalanan ini. Jika memang ingin berkunjung ke sebuah destinasi domestik, maka lakukanlah. Sebaliknya, jika memang niat awal sudah ingin ke luar negeri, yang jauh sekali pun, silakan pergi saja. Tidak ada yang menghalangi.

Setidaknya, menurut saya, ada beberapa hal yang menjadi penentu pemilihan destinasi antara dalam negeri dan luar negeri.

Baca selengkapnya »

Dimuat di Rencana Perjalanan

Bekerja Sambil Berlibur di Australia

Perjalanan Darat di
Perjalanan Darat di “Outback” Australia. Foto oleh Tourism Northern Territory.

Beberapa waktu lalu kami mengulas tentang bekerja sambil berlibur dengan Work & Holiday visa, atau biasa disebut juga Working Holiday visa. Konsep bekerja sambil berlibur tidaklah baru dan tidak mesti memiliki visa tersebut. Artinya bekerja sambil berlibur (atau jika Anda lebih suka: berlibur sambil bekerja) adalah mendapatkan penghasilan di daerah tujuan dengan bekerja kasual (santai) dengan tujuan mendapatkan uang secukupnya untuk melanjutkan perjalanan/liburan. Konsep ini berbeda dengan berlibur biasa yang menuntut adanya jumlah uang/anggaran tertentu yang bisa dihabiskan selama durasi perjalanan, tetapi tidak ada tujuan menambahnya dan langsung pulang ke daerah domisili ketika selesai.

Baca selengkapnya »

Dimuat di Rencana Perjalanan

Mengenal “Experimental Travel”

Perjalanan tidak harus selalu melihat tempat baru, tetapi bisa juga melihat tempat yang sudah familiar dengan perspektif yang baru. Sebaliknya, melihat tempat yang baru tidak harus dengan cara yang biasa dilakukan orang lain.

Idenya adalah mendapatkan pengalaman dan perspektif baru tentang suatu tempat melalui cara-cara yang tidak biasa. Cara ini tidak perlu mahal, tetapi biasanya penuh spontanitas, jenaka dan kejutan.

Konsep “experimental travel” ditemukan oleh Joel Henry dari Perancis. Tidak jelas siapa sebenarnya Joel ini, tetapi idenya tentang perjalanan eksperimental menjadi perhatian masyarakat dunia, sampai-sampai Lonely Planet menerbitkan satu buku khusus tentang topik ini.

Anda bisa memulai perjalanan eksperimental dari kota atau tempat sendiri, atau ketika merencanakan perjalanan. Kuncinya? Kreativitas dan imajinasi. Bayangkan permainan-permainan masa kecil yang pernah dilakukan, lalu aplikasikan konsep-konsepnya ke dalam perencanaan perjalanan Anda. Anda juga bisa mencari ide di internet.

Ada beberapa contoh yang menarik, yang saya himpun di bawah ini.

Baca selengkapnya »

Dimuat di Rencana Perjalanan

Delapan Jam di Dubai

Bastakia Quarter

Transit di Dubai lebih dari delapan jam? Pemegang paspor Indonesia bisa membeli Transit Visa maksimal untuk 36 jam di agen perjalanan yang terletak di terminal kedatangan dengan syarat transit di Dubai lebih dari delapan jam dan memiliki tiket penerbangan selanjutnya. Berikut beberapa rekomendasi tempat yang menarik untuk dikunjungi dalam waktu delapan jam.

Baca selengkapnya »

Dimuat di Rencana Perjalanan

Mempersiapkan Anggaran Liburan

Siapa sih yang tidak senang berlibur? Saya yakin kebanyakan orang menyenanginya. Mungkin setelah menikmati liburan baru-baru ini, Anda sudah buru-buru ingin merencanakan liburan berikutnya, entah bulan depan, tahun depan, atau malah beberapa tahun lagi…

Sayangnya, kebanyakan dari kita bukanlah orang kaya dengan status tabungan Prioritas, selalu naik kelas bisnis di setiap penerbangan, atau menginap di hotel bintang lima. Meskipun demikian, saya meyakini bahwa liburan itu milik semua orang, termasuk yang anggarannya terbatas.

Kata kunci dari bahasan saya kali ini adalah “perencanaan keuangan”. Mungkin sebagian dari Anda bakal sebal, sudah hidup dibatasi anggarannya, ini mau senang-senang kok masih dibatasi juga. Well, reality bites, my friend. Mungkin seluruh tabungan yang Anda punya saat ini bisa dipakai untuk jalan-jalan keliling Eropa sebulan penuh. Tapi setelah kembali ke tanah air, Anda niscaya langsung “jatuh miskin” karena sudah tidak punya apa-apa lagi di genggaman.

Baca selengkapnya »

Dimuat di Rencana Perjalanan

Hanami, Ritual Menikmati Sakura di Jepang

Ranting Sakura

Jika Anda ingin ke Jepang, datanglah ketika musim semi. Sebagai negara yang memiliki empat musim seperti banyak negara subtropis lainnya, ada masa-masa di mana penduduknya dapat menikmati musim semi yang mengagumkan. Salju mencair, matahari mulai bersinar lebih lama, dan yang paling penting, suhu menghangat dan tanaman-tanaman indah mulai merona. Tak kurang di Jepang, setiap bulan Januari sampai Mei setiap tahunnya, pohon yang berbunga Sakura menjadi semacam “pelarian” bagi warganya untuk sejenak meninggalkan rumah dan melakukan piknik di bawah pohon Sakura. Ritual ini dikenal dengan istilah _hanami_ (花見 – secara harfiah bermakna, “kegiatan memandangi bunga”).

Baca selengkapnya »

Dimuat di Rencana Perjalanan

Ziarah Wali Sembilan

Baiklah, ini bukan ide biasa. Rencana perjalanan ini bisa dibilang khusus dibuat bagi pemeluk agama Islam. Bahkan ide ini pun bisa mengerucut lagi kepada sebagian umat Islam yang tidak mempunyai masalah dengan kegiatan ziarah ke makam. Karena kami tahu ada …

Baca selengkapnya »

Dimuat di Rencana Perjalanan

Menyusun Rencana Perjalanan

Rencana perjalanan (_itinerary_) adalah daftar yang mengurutkan kegiatan perjalanan secara kronologis, lengkap dengan informasi pendukung seperti lokasi, jumlah hari, kegiatan, informasi akomodasi dan transportasi, serta hal-hal pendukung lainnya. “Rencana perjalanan sangat penting”:http://ranselkecil.com/rencana/pentingnya-rencana-perjalanan dibuat baik untuk perjalanan pendek atau panjang.

Dalam artikel ini kita akan mencoba membuat rencana perjalanan sederhana dalam bentuk tabulasi. Jumlah hari perjalanan menentukan seberapa panjang dan detil rencana perjalanan kita, namun tak menutup kemungkinan bahwa kita bisa mencakup lebih banyak detil dalam satu hari perjalanan daripada seminggu, misalnya.

Baca selengkapnya »

Dimuat di Rencana Perjalanan

ASEAN dalam 10 Hari

Sepuluh hari sesungguhnya waktu yang singkat. Namun ia cukup untuk mengenalkan kita, meski secara singkat, dengan wajah negara tetangga kita.

Sepuluh hari adalah juga jumlah rata-rata cuti yang cukup diperbolehkan hampir semua perusahaan, sehingga rencana perjalanan dalam rentang waktu ini tentu bisa dilakukan. Tambahkanlah empat hari, maka ia akan cukup untuk mengarungi paling tidak empat negara, negara masing-masing negara antara tiga hari (dua hari lainnya habis di perjalanan).

Bagaimana, kemana, dan apa yang akan kita lakukan tentu akan sangat banyak variasi. Tulisan ini adalah tentang rencana perjalanan 10 hari dengan berbagai sudut pandang dan pertimbangan.

Baca selengkapnya »

Dimuat di Rencana Perjalanan