Mount Buller, Australia

Penggemar olahraga ski atau bukan, anda wajib mengunjungi Mount Buller apabila anda (baik sendiri maupun bersama keluarga) sedang mengunjungi Melbourne di saat musim dingin (Juni-Agustus). Terletak 208 kilometer di sebelah timur kota Melbourne dan dapat di tempuh dalam 3 jam perjalanan darat, anda bisa mencapai Mount Buller yang memiliki area bermain ski seluas 300 hektar.

Fasilitas baik untuk bermain salju maupun sarana penunjang di Mount Buller sangat lengkap. Mulai dari fasilitas bermain salju untuk anak anak (terdapat dua lapangan toboggan), area bermain ski untuk pemula (tersedia juga instruktur untuk yang ingin belajar ski) sampai lereng lereng curam untuk yang sudah mahir. Asyik, bukan?

Area Ski Mount Buller

Baca seutuhnya →

Menjelajahi Dunia Sihir Harry Potter

Art Science Museum telah menjadi ikon unik di Singapura. Betapa tidak, bangunan Art Science Museum yang terlihat sekilas seperti bunga teratai ini sangat mudah dikenali bahkan untuk pengunjung yang baru pertama kalinya menginjakkan kaki di Singapura seperti saya. Siang itu langit Singapura terlihat mendung dan benar saja tak berselang lama hujan gerimis mengguyur negara Singa itu. Saya dan seorang teman saya warga Singapura yang tatkala itu sedang berjalan-jalan di sekitar area Marina Bay Sands segera mencari tempat berteduh. Kami akhirnya mampir ke Art Science Museum.

The Flying Ford
The Flying Ford.

Baca seutuhnya →

Marrakech dalam Warna dan Aroma

Marrakech merupakan tempat yang benar-benar menantang sekaligus memanjakan panca indera saya sebagai seorang backpacker wanita yang berpetualang seorang diri. Di satu sisi saya harus selalu waspada akan keselamatan barang-barang dari tangan-tangan jahil, menajamkan insting agar tidak diganggu atau dibuntuti pria hidung belang, serta mengira-ngira arah agar tidak tersesat di lika-liku souk kota tua. Di sisi lain mata dan lensa saya dimanjakan oleh eksotika kerajinan dan warna di setiap sudut kotanya.

Marrakech 1

Baca seutuhnya →

Selamat Tahun Baru dari Sydney

Tahun 2012 telah berakhir dan selamat datang 2013. Pergantian tahun selalu membuat pemerintah kota Sydney menyajikan pesta kembang api. Pemerintah Sydney menjelaskan bahwa kembang api yang digunakan untuk tahun baru 2013 merupakan yang terbesar di dunia. Diperkirakan sebanyak 1,6 juta orang akan melihat pesta kembang api ini dari seluruh Sydney. Sebuah hal yang patut diacungi jempol karena pemerintah kota Sydney mengemas acara malam tahun baru 2013 dengan serangkaian acara menarik. Koreografi kembang api dikerjakan dengan teliti oleh Foti International Firework, yang dipimpin oleh Fortunato Foti dan 45 kru-nya. Total berat beban, mulai dari kembang api sampai peluncurnya, diperkirakan mencapai 120 ton. Menurut laporan dari 7 News, pemerintah kota Sydney menghabiskan 6,6 juta dollar untuk pesta kembang api tersebut. Angka yang cukup signifikan karena pemerintah kota Sydney telah menyediakan lebih dari 80 titik strategis untuk menikmati pesta kembang api lengkap dengan fasilitas umum, seperti toilet, transportasi 24 jam dan gratis serta petugas kebersihan.

Pukul 00:00 Pesta Kembang Api dimulai. Kurang lebih gemerlap kembang api ini berlangsung selama 20 menit.
Pukul 00:00 Pesta Kembang Api dimulai. Kurang lebih gemerlap kembang api ini berlangsung selama 20 menit.

Baca seutuhnya →

The House Hostel, Sokcho, Korea Selatan

Sampai di Inter-City Bus Terminal di Sokcho saya melanjutkan berjalan kaki selama lima menit. Ya, hanya selama lima menit dari terminal bahkan plang nama penginapan ini sudah terlihat saat kita keluar terminal. The House Hostel merupakan salah satu akomodasi yang begitu hangat baik interior hingga manajer penginapan di kota yang dingin ini.

Mr. Yoo sebagai manajer dari hostel ini menyambut saya di meja resepsionis. Saya pikir serupa dengan hostel yang pernah saya inapi, petugas resepsionis hanya akan melayani urusan administrasi dan langsung memberikan kunci kamar. Ternyata Mr. Yoo sangat berbeda, setelah memberikan kunci kamar lalu ia memberikan peta pariwisata Sokcho dan menjelaskan satu persatu termasuk bagaimana cara menuju ke tempat yang harus dikunjungi di peta, tanpa diminta. Kerennya lagi Mr. Yoo menjelaskan hingga mendetil naik bis nomor berapa, jam berapa, lama perjalanan, dan dia tidak menjual tur, jadi saya diberikan informasi bagaimana saya bisa keliling Sokcho sendiri.

Resepsionis.
Resepsionis.

Baca seutuhnya →

Prosedur & Etika Naik Pesawat Terbang

Jika dulu naik pesawat merupakan hal yang sangat identik dengan kaum borjuis, kini setiap orang bisa dengan bebas menjelajahi dunia menggunakan pesawat terbang. Bahkan, semakin hari harga tiket yang ditawarkan pun semakin murah. Hal ini terjadi karena banyaknya maskapai yang berlomba-lomba memberikan pelayanan prima dengan pembukaan rute-rute baru yang semakin marak. Selain karena persaingan jadwal dalam satu destinasi yang sama, tingkat keterisian pesawat juga merupakan salah satu faktor penentunya, sehingga harga yang ditawarkan menjadi sangat kompetitif dan menguntungkan para konsumen.

Namun, walau kita sudah sering naik pesawat, terkadang ada saja yang terlupa soal detil-detil terkait menggunakan sarana transportasi ini, mulai dari saat reservasi tiket, di bandara, ketika di penerbangan, dan lain sebagainya. Banyak hal di bawah ini sangat mendasar, semoga berguna bagi baik yang baru mulai naik pesawat atau yang sudah sering bepergian.

Baca seutuhnya →

Menelusuri Seni Bercinta di Kuil Khajuraho

Siapapun pasti pernah mendengar tentang Kama Sutra dari India, bukan? Kama Sutra merupakan turunan dari bahasa Sanskrit yang berarti seni bercinta, ditulis secara indah oleh Vatsyayana. Konon, Kama Sutra ini pertama kali disebarkan oleh Nandi, seekor sapi keramat penjaga dari Dewa Shiva saat ia mencuri dengar Shiva ketika sedang berhubungan seksual dengan istrinya Parvati.

Saya yang memang sangat tertarik dengan keindahan budaya India sangat penasaran dengan Kama Sutra ini. Dulu saya memang pernah mendengar adanya kuil Kama Sutra di India, tapi memang tidak terpikir akan mencarinya. Dari pencarian melalui internet, saya menemukan bahwa relief Kama Sutra bisa ditemukan di dua tempat di India, yaitu di kuil Khajuraho, Madhya Pradesh dan Konark di Orissa. Saya memutuskan mengunjungi Khajuraho dulu, karena Orissa relatif lebih dekat dari Mumbai jadi bisa saya kunjungi kapan pun.

Kuil Lakhsmana.
Kuil Lakshmana.

Baca seutuhnya →

Selamat Datang di Pulau Nami!

Sapaan hangat yang ditulis di papan tembus pandang itu menarik perhatian begitu saya menginjakkan kaki di pulau kecil ini. Ya, sapaan itu tertulis dalam bahasa Indonesia (atau mungkin bahasa Melayu, mengingat ada bendera Indonesia, Malaysia dan Singapura di bawah tulisan itu), bukan bahasa Inggris apalagi bahasa Korea di mana Pulau Nami ini berada.

Terkenal sebagai salah satu lokasi pengambilan gambar drama Korea terkenal “Winter Sonata“, Pulau Nami sekarang menjadi salah satu tujuan wisata favorit para turis yang berkunjung ke Korea Selatan. Terletak kurang lebih 63 km dari kota Seoul, kita dapat menjangkau pulau ini dengan beberapa cara. Apabila menggunakan kendaraan pribadi atau mobil sewaan, tinggal arahkan mobil menuju Gapyeong Wharf. Tempat ini merupakan pintu masuk ke “Naminara Republic”. Menuju pulau Nami dengan transportasi umum? Silakan memilih naik shuttle bus atau menggunakan kereta ITX, kereta ekspres yang baru saja beroperasi sejak bulan Februari 2012.

Winter Sonata Lane.
Winter Sonata Lane.

Baca seutuhnya →

Wisata Pulau di Taman Nasional Ujung Kulon

Ada surga di ujung paling barat Pulau Jawa, Taman Nasional Ujung Kulon namanya. Di tempat yang merupakan wilayah taman nasional yang dilindungi ini hidup badak jawa (Rhinoceros sondaicus) dan satwa langka lainnya.

Bentang alam di Taman Nasional Ujung Kulon amat beragam, mulai dari bentang alam laut, bentang alam hutan rawa dan ekosistem daratan. Jadi, saat saya berkunjung ke taman nasional yang asri ini, saya bisa merasakan serunya petualangan trekking di bentang rawa dan hutan yang masih alami dan snorkeling di bentang alam laut yang masih bersih dengan perpaduan pasir putih nan indah.

Menikmati senja.
Menikmati senja.

Baca seutuhnya →

Tentang Koboi, Steak dan Baseball

Tak pernah terbayangkan bahwa di awal tahun 2012 sudah harus bersiap-siap untuk melakukan perjalanan panjang. Rasanya, ia akan menjadi sebuah perjalanan yang melelahkan namun menjadi salah satu album perjalanan yang tak terlupakan.

Sedikit bercerita, di akhir tahun 2011, saya membawa seluruh barang-barang, kardus-kardus dan semua “warisan”: perlengkapan memasak dari orang tua dan kakek-nenek dari Surabaya menuju Jakarta. Pada saat itu, hanya saya sendiri yang melakukan semua persiapan di rumah baru di Jakarta. Suami masih bekerja di Timur Tengah, tepatnya negara yang baru saja merayakan kemenangannya setelah seluruh pasukan Amerika Serikat ditarik kembali ke negaranya, Irak.

Di awal tahun 2012, saya sudah langsung harus bekerja setidaknya 12 jam sehari di kantor. Mulai jam delapan pagi hingga delapan malam. Di akhir Januari 2012, saya mendapat kabar kalau suami berkesempatan untuk ikut sebuah pelatihan yang sangat penting di Amerika Serikat selama kurang lebih tiga bulan dan pelatihan tersebut akan dimulai di awal bulan Maret. Tidak bisa terbayangkan betapa mendadaknya berita ini. Meski mendadak, ini adalah sebuah berita baik bagi masa depan suami dan tentunya keluarga kami.

Suasana "kota koboi"
Suasana “kota koboi”.

Baca seutuhnya →