
Oriental Kopitiam, Malaysia. Foto oleh Mohd. Fahmi Mohd. Azmi, (lisensi Creative Commons)
Di Jakarta khususnya akhir-akhir ini sering ditemukan restoran atau warung makan yang di depannya ada panggilan “kopitiam”. Setidaknya, sepengetahuan saya, ada beberapa merek kopitiam di Jakarta: Kopitiam Oey, milik pengamat kuliner Bondan Winarno, Killiney Kopitiam, Lau’s Kopitiam, KL Village Kopitiam, Old Town Kopitiam, dan barangkali beberapa kopitiam lain yang tidak kita ketahui. Sekilas, penampilan kopitiam hampir tak ada bedanya dengan restoran biasa, baru bisa diketahui bedanya ketika melihat perabotan dan dekorasi yang digunakan, biasanya menyiratkan khazanah visual dan budaya peranakan. Peranakan sendiri adalah asimilasi dari budaya Cina dan budaya setempat, dalam hal ini, Melayu, karena asal kopitiam adalah dari ranah Singapura dan Malaysia.
Baca selengkapnya »