Artikel-artikel yang ditulis oleh Madi Muktiyono

Madi Muktiyono Madi Muktiyono. Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia. Bekerja sebagai penasehat legal di salah satu perusahaan energi di Jakarta, sambil kuliah melanjutkan magister kenotariatan di kampus yang sama. Bermimpi bisa keliling Indonesia untuk menyelami keindahan negeri dari Sabang sampai Merauke.

Makanan

Tembok Berlin, Sorong, Papua Barat: Rajanya Makanan Laut

dalam kategori Makanan ditulis oleh

Suasana Tembok Berlin di pagi hari berlatar laut dan kapal.
Suasana Tembok Berlin di pagi hari berlatar laut dan kapal.

Namanya “Tembok Berlin”, seperti nama kota di Eropa, namun ini hanya kemiripan nama saja dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan Eropa. Tembok Berlin adalah tempat makan makanan laut paling ramai di kunjungi di Kota Sorong, Papua Barat.

Saya kurang begitu paham mengapa tempat ini dinamakan Tembok Berlin. Saya sempat bertanya kepada pedagang disekitar Tembok Berlin dan petugas hotel tempat saya menginap, namun mereka pun kurang begitu paham mengenai filosifi asal-muasal nama itu.

Saya berjalan menyusuri Tembok Berlin, megarahkan pandangan ke arah laut, terlihat kapal-kapal besar mulai dari kapal tanker sampai dengan kapal pinisi, angin berhembus sejuk membawa hawa kesegaran. Saya menghentikan langkah di sebuah tenda, tempat penjual makanan kecil untuk rehat sejenak ditemani segelas susu hangat. Saya duduk tepat di depan tembok pembatas antara pantai dengan jalan raya tepi pantai, santai sambil menyeruput susu hangat, kehangatannya sangat cocok di udara dingin akibat mendung.

Sore hari yang damai, awan-awan terlihat sedikit menghitam, namun tidak mengurangi magnet keindahan Kota Sorong menjelang senja. Suasana begitu santai, berkumpul bersama penduduk lokal, kawula muda, berdialog santai menunggu senja.

Senja yang ditunggu tidak begitu sempurna, terhalang awan-awan hitam, sang surya pun tidak begitu terlihat jelas, namun tetap terlihat rona jingga khas senja yang menjadi pemanis suasana.

Tempat

Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur

dalam kategori Tempat ditulis oleh

Taman Nasional Komodo
Taman Nasional Komodo.

Dari sekian banyak cerita perjalanan saya di Indonesia, Taman Nasional Komodo menjadi salah satu tempat yang punya paling banyak cerita. Terlalu banyak keindahan yang bisa di ceritakan sampai tiada habisnya.

Saya mengunjungi Taman Nasional Komodo bertepatan dengan acara puncak Sail Komodo 2013. Sengaja saya pilih waktu yang bertepatan dengan acara tersebut, agar dapat merasakan nuansa salah satu acara pariwisata terbesar di Indonesia. Banyak sekali serangkaian acara yang di selanggarakan pada acara puncak Sail Komodo 2013, mulai dari acara pariwisata dan acara budaya. Saking banyaknya, saya harus membagi waktu untuk menikmati kedua acara tersebut.

Sabtu pagi yang cerah saya sudah berdiri di dermaga Labuan Bajo, dan siap untuk berpetualang di Taman Nasional Komodo selama satu hari penuh. Sengaja saya memilih one day trip, karena saya ingin melihat pergelaran budaya di hari berikutnya.

Penjelasan mengenai trekking oleh ranger.
Penjelasan mengenai trekking oleh ranger.

Selamat datang di Taman Nasional Komodo!
Selamat datang di Taman Nasional Komodo!

“Hari ini ada dua pilihan, pilihan pertama kita ke Pulau Komodo dan Pulau Rinca, tapi kita tidak ke pulau-pulau kecil di sekitarnya untuk snorkeling, karena waktu pasti tidak akan cukup. Dari Labuan Bajo ke Pulau Komodo saja akan ditempuh selama tiga jam, pulang pergi sudah enam jam dan itu cuma perjalanannya saja,” ujar sang penjaga kapal. “Pilihan kedua, kita ke Pulau Rinca saja—tidak usah ke Pulau Komodo—kemudian kita bisa keliling ke Pulau-Pulau sekitarnya sambil snorkeling,” lanjut penjelasan dari penjaga kapal.

Akomodasi

Iboih Inn Bar & Resto Pulau Weh, Aceh

dalam kategori Akomodasi ditulis oleh

Dermaga tempat bersantai
Dermaga tempat bersantai.

Berbicara mengenai Sabang, tak bisa menghindar dari lagu “Dari Sabang Sampai Merauke”. Benar saja, Indonesia adalah negara kepulauan, dan kepulauan tersebut dimulai dari ujung paling barat yaitu Pulau Weh dengan Sabang sebagai pusat kotanya. Beruntung sekali bagi saya bisa mengunjungi tempat seindah ini. Banyak tempat menarik di Pulau Weh, diantaranya yang saya kunjungi adalah Tugu Nol Kilometer, Iboih, Rubiah, Gapang, Sabang sebagai pusat kota Pulau Weh, dan Sumur Tiga, dan dari semua tempat tersebut yang paling berkesan menurut saya adalah Iboih.

Makanan

Menyantap Mie Aceh dan Sate Gurita di Aceh

dalam kategori Makanan ditulis oleh

Mie Aceh yang digoreng kering
Mie Aceh yang digoreng kering

Saat saya berkunjung ke Aceh, saya mencoba beberapa menu masakan khas daerah ini, di antaranya yang menurut saya memiliki cita rasa tersendiri adalah mie aceh dan sate gurita. Mie aceh saya nikmati di Banda Aceh dan sate gurita saya nikmati di Sabang.

Tempat

Danau Maninjau dan Kelok 44, Dua Sejoli yang Menawan

dalam kategori Tempat ditulis oleh

Danau Maninjau dari Kelok 44
Danau Maninjau dari Kelok 44.

Danau Maninjau, orisinalitas karya Sang Maha Pencipta, terbalut keindahan sempurna. Danau yang terletak di Kabupaten Agam, provinsi Sumatera Barat ini, menyimpan magnet keindahan yang membangkitkan gairah para pecinta keindahan alam. Danau ini terbentuk dari proses vulkanik akibat letusan Gunung Sitinjau ini sangat patut untuk dikunjungi saat berkunjung ke Sumatera Barat.

Untuk meraih keindahan danau Maninjau, ada dua opsi jalur yang dilalui. Pertama, dari arah barat, yaitu dari Padang melewati Pariaman, yang memakan waktu sekitar 2 jam perjalanan. Kedua, dari arah timur, yaitu dari Padang melewati Bukittinggi, kemudian dilanjutkan ke danau Maninjau melalui lintasan Kelok 44, dan waktu perjalanan yang ditempuh kurang lebih 3 jam saja. Akses menuju danau Maninjau sangat mudah, karena melewati jalan utama Lubuk Basung-Bukittinggi. Untuk transportasi dapat menggunakan angkutan umum, travel, dan mobil atau motor pribadi.

Tempat

Pantai dan Resort di Pulau Bintan

dalam kategori Tempat ditulis oleh

Berjemur di bawah terik matahari
Berjemur di bawah terik matahari.

Jika Anda seorang pencinta pantai, Anda mungkin sudah mendengar tentang pulau Bintan yang terletak di provinsi Kepulauan Riau. Namanya sudah cukup terkenal dan selalu sukses membuat orang penasaran. Termasuk saya, sebelum saya mengunjunginya, pulau ini selalu membuat saya penasaran.

Akhirnya rasa penasaran saya terhadap pulau Bintan pun sirna, akhir Februari lalu saya berhasil mengunjungi pulau Bintan untuk menengok keindahannya. Ada dua hal yang identik dengan pulau Bintan, dua hal itu pula yang menjadi alasan bagi saya untuk mengunjungi pulau Bintan, yaitu pantai dan resort.

Akomodasi

Hotel Carolina, Kenyamanan di Tepi Danau Toba

dalam kategori Akomodasi ditulis oleh

Loncat ke Danau Toba dari dermaga kecil ini
Loncat ke Danau Toba dari dermaga kecil ini.

Bulan Maret lalu saya berkesempatan untuk berkeliling di provinsi Sumatera Utara, mulai dari Medan, Pematangsiantar, Parapat, sampai Berastagi. Saya pun mengunjungi ikon provinsi Sumatera Utara yang namanya sudah tersohor di Indonesia bahkan dunia, yaitu Danau Toba dan Pulau Samosir.

Danau Toba sudah menjadi tempat wisata yang banyak dikunjungi turis asing. Tak heran, bila fasilitas pariwisata di Danau Toba sudah cukup memadai, termasuk fasilitas penginapan dan hotel yang lumayan banyak dan bervariasi.

Hotel Carolina adalah salah satu hotel yang tersedia di Pulau Samosir. Letaknya di Tuktuk Siadong. Saat saya mengunjungi Danau Toba, saya menginap dan bermalam di hotel ini. Saya mendapatkan informasi tentang hotel ini dari internet. Saat saya mencari beberapa referensi hotel di internet terdapat banyak pilihan, namun Hotel Carolina yang berhasil menarik perhatian saya. Mulai dari pertimbangan harga, tempat dan pemandangan di sekitarnya.

Catatan Perjalanan

Berenang Bersama Ubur-Ubur Danau Kakaban, Kalimantan Timur

dalam kategori Catatan Perjalanan ditulis oleh

Dermaga Danau Kakaban
Dermaga Danau Kakaban.

Danau Kakaban terletak di Pulau Kakaban, Kalimantan Timur. Letaknya tidak jauh dari Pulau Derawan. Pulau Kakaban adalah salah satu dari total 31 pulau yang tergabung dalam Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Pulau Kakaban masih cenderung murni dan jarang dikunjungi orang karena lokasi jauh terpencil dan belum ada sarana transportasi yang memadai layaknya tempat wisata alam lainnya.

Danau ini agak berbeda dan unik dengan kebanyakan danau yang ada di Indonesia, di dalam danau ini terdapat ubur-ubur yang tidak menyengat. Berdasarkan informasi dari kawan saya, ubur-ubur seperti ini hanya terdapat di dua tempat di dunia, yaitu di Danau Kakaban, Kalimantan Timur dan Jellyfish Lake di Palau, Mikronesia di kawasan tenggara Laut Pasifik.

Catatan Perjalanan

Pulau Kemaro, Pulau Kecil di Tengah Sungai Musi

dalam kategori Catatan Perjalanan ditulis oleh

Pagoda di Pulau Kemaro
Pagoda di Pulau Kemaro

Saat saya berkunjung ke Palembang, saya mengunjungi suatu pulau unik yang terletak di tengah Sungai Musi, Pulau Kemaro namanya. Kemaro dalam bahasa Palembang berarti “kemarau”. Menurut masyarakat Palembang, nama tersebut diberikan karena pulau ini tidak pernah tergenang air. Ketika air pasang besar dan volume air Sungai Musi meningkat, Pulau Kemaro tidak akan kebanjiran dan akan terlihat dari kejauhan terapung di atas perairan Sungai Musi.

Pulau Kemaro sudah menjadi tempat plesiran terkenal di Palembang. Pulau ini terletak sekitar 6 km dari Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan. Untuk menuju Pulau ini saya menggunakan kapal kecil yang saya sewa dari Dermaga bawah Jembatan Ampera yang lokasinya bersebelahan dengan halte Trans Musi Ampera. Untuk sampai ke pulau ini, dari dermaga saya harus menempuh perjalanan kurang lebih 30 menit menyusuri arus liar Sungai Musi.

Sesaat kapal yang saya naiki masih melaju di Sungai Musi dan belum berlabuh di Dermaga Pulau Kemoaro, Pagoda besar di Pulau Kemaro sudah bisa terlihat, saya melihat kemegahan pagoda dari kejauhan.

Tempat

Museum Kereta Api Ambarawa

dalam kategori Tempat ditulis oleh

Sebenarnya saya sudah beberapa kali mengunjungi Semarang, tapi dari kesekian kalinya saya ke Semarang selalu tidak sempat untuk mengunjungi Museum Kereta Api Ambarawa. Ini semua karena pengaruh letak Ambarawa yang agak jauh dari pusat kota Semarang.

Kali ini saya benar-benar niatkan untuk ke sana. Pagi-pagi buta saya sudah sampai di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta menunggu penerbangan ke Semarang. Kala itu ada banyak rencana dan kegiatan yang akan saya lakukan di Semarang, tapi satu hal wajib yang harus terlaksana adalah mengunjungi Museum Kereta Api Ambarawa.

Tampak depan museum
Tampak depan museum.

MEDIA SOSIAL

LANGGANAN