Sepotong Kisah di Daerah Perbatasan

Ini bukan kali pertama saya menginjakkan kaki di daerah perbatasan Indonesia dan Malaysia di Pulau Kalimantan. Tapi yang membuat kabupaten Nunukan menarik adalah letak geografisnya. Nunukan merupakan sebuah pulau kecil yang terpisah dari pulau utama Kalimantan namun masuk dalam provinsi Kalimantan Timur. Untuk menuju ke sana, saya naik pesawat Sriwijaya Air dari Jakarta sampai Balikpapan. Setelah itu, dilanjutkan dengan Susi Air dari Balikpapan sampai Tarakan, kemudian Tarakan sampai Nunukan—semuanya di hari yang sama.

Desa Sebuku
Kampung di Dekat Pelabuhan

Baca selengkapnya »

Dimuat di Catatan Perjalanan

Munich, Kota Para “Biksu”

Marienplatz Town Hall
Marienplatz Town Hall, foto oleh Jimmy Syahirsyah

Munich atau Munchen berasal dari kata “Munch” yang berarti biksu atau pendeta. Satu fakta yang menarik dari kota ini adalah bir. Bukan dari rasa saja, namun dari sejarah dibalik pembuatannya. Ketika orang-orang Eropa bermigrasi ke Munich untuk belajar teologi, kota ini dipenuhi para pendeta/calon pendeta. Bahkan penentuan lokasi pembangunan gedung-gedung di pusat kota disesuaikan dengan letak gereja terbesar di sana. Sebagai calon pendeta, hal-hal yang berbau duniawi tentu saja dilarang, kecuali minum bir. Para calon pendeta ini kemudian menciptakan bir mereka masing-masing dan diberi nama sesuai dengan “pemimpin” mereka. Paulaner untuk pengikut Santo Paul dan Agustiner untuk pengikut Santo Agustin. (Paulaner Brauhaus bisa ditemui di East Mall Grand Indonesia, Jakarta).

Baca selengkapnya »

Dimuat di Catatan Perjalanan

Mencari Kesederhanaan di Danau Sentarum

Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) merupakan taman nasional yang ada di wish list teratas taman nasional wajib kunjung saya. Saya melompat kegirangan ketika kantor mengirim saya ke sana untuk survei lapangan. Satu hal yang membuat saya lebih gembira lagi adalah saya akan ditemani oleh Jimmy Syahirsyah, seorang wildlife photographer handal sekaligus kolega saya di kantor. Jimmy bekerja di Kalimantan Barat dan rutin keluar masuk hutan untuk berbagai ekspedisi sehingga kami jarang sekali bertemu.

Baca selengkapnya »

Dimuat di Tempat

Tiga Hari di Berlin yang Putih

Berlin

Ketika saya datang, Jerman sedang tertutup salju. Putih di mana-mana.

Penerbangan Frankfurt – Berlin yang seharusnya saya tumpangi dibatalkan dua jam sebelumnya karena cuaca buruk. Saya mengantri kurang lebih satu jam untuk check in dan baggage drop di bandara Frankfurt ketika petugas Lufthansa berkata pada saya, “Your plane has been cancelled. I will transfer you to a long distance train.” Saya lalu bertanya, “How long does it take from here to Berlin by train?” Dia menjawab, “Four to five hours. And the train will leave in 20 minutes.” Spontan saya membalas, “That’s bad.” Petugas Lufthansa tadi hanya meringis, sambil mengangguk. Tampaknya saya pelanggan nomor ke sekian yang memberi respon seperti itu.

Baca selengkapnya »

Dimuat di Catatan Perjalanan