Artikel-artikel yang ditulis oleh Dita Ramadhani

Dita Ramadhani Dita Ramadhani. Menghargai hidup dan perjalanan dengan hati. Bekerja di ranah konservasi, mencintai fotografi kehidupan urban dengan kamera digital dan lomonya. Ingin sekali bertemu paus.

Catatan Perjalanan

Kota Tua Veliky Novgorod, Rusia

dalam kategori Catatan Perjalanan ditulis oleh

Perjalanan ke Veliky Novgorod memakan waktu sekitar lima jam dengan kereta cepat dari Moskow. Novgorod terletak antara kota Moskow dan St. Petersburg, sepanjang sungai Volkhov. Novgorod baru saja berulang tahun ke-900 saat saya tiba. Kota ini sendiri berumur lebih tua dari itu (nama kota Novgorod tercatat sejak tahun 862). Menurut sejarahnya, Novgorod adalah kota perdagangan penting dan pernah melepaskan diri dari Rusia. Kota ini memiliki sejarah panjang dengan bangsa Skandinavia dan disebut sebagai ibu kota bagi empat raja Viking. Banyak manuskrip Slavik dan Finlandia ditemukan di kota ini.

The Kremlin di Novgorod.
The Kremlin di Novgorod.

Catatan Perjalanan

Menikmati Moskow di Bulan April

dalam kategori Catatan Perjalanan ditulis oleh

St. Basil Cathedral pada siang dan malam hari.
St. Basil Cathedral pada siang dan malam hari.

Moskow begitu suram pada akhir musim dingin. Salju yang tidak cair sempurna masih ada di rerumputan, sungai dan pohon. Saya tiba di Moskow pada pertengahan April. Langit kelabu, jalanan kotor oleh salju bercampur tanah. Kesan “pasca” negara adidaya masih jelas terlihat dari gedung–gedung tinggi dan bentuk bangunan mereka yang berseni serta berwarna–warni.

Beruntung saya tinggal di hotel yang tak jauh dari pusat kota. Hanya 20-25 menit jalan kaki menuju Lapangan Merah (Red Square) dan Kremlin. Gerimis turun saat saya dan teman–teman berencana keliling kota dengan jalan kaki. Namun tidak ada yang urung untuk tetap menelusuri budaya Rusia. Kami berangkat tepat setelah makan siang!

Catatan Perjalanan

Bermain Bersama Gajah di Tesso Nilo

dalam kategori Catatan Perjalanan ditulis oleh

Perjalanan ke Taman Nasional Tesso Nilo hanya memakan waktu empat jam dari kota Pekanbaru, Riau. Saya dan teman-teman menyewa mobil seharga Rp500.000 untuk sekali jalan (termasuk ongkos pak supir dan uang makannya) dari Pekanbaru ke taman nasional menuju Flying Squad Camp. Jangan bayangkan di sana menginap dengan tenda karena akomodasi di Tesso Nilo semuanya rumah-rumah kecil untuk tamu walaupun namanya “camp“. Biayanya? Gratis, asalkan menghubungi Flying Squad Camp yang ada sebelum perjalanan. Biaya untuk penginapan bisa dialihkan ke anggaran makan yang berkisar antara Rp15.000 – Rp25.000 per sekali makan.

Mahout melatih gajah
Mahout” melatih gajah

Catatan Perjalanan

Sepotong Kisah di Daerah Perbatasan

dalam kategori Catatan Perjalanan ditulis oleh

Ini bukan kali pertama saya menginjakkan kaki di daerah perbatasan Indonesia dan Malaysia di Pulau Kalimantan. Tapi yang membuat kabupaten Nunukan menarik adalah letak geografisnya. Nunukan merupakan sebuah pulau kecil yang terpisah dari pulau utama Kalimantan namun masuk dalam provinsi Kalimantan Timur. Untuk menuju ke sana, saya naik pesawat Sriwijaya Air dari Jakarta sampai Balikpapan. Setelah itu, dilanjutkan dengan Susi Air dari Balikpapan sampai Tarakan, kemudian Tarakan sampai Nunukan—semuanya di hari yang sama.

Desa Sebuku
Kampung di Dekat Pelabuhan

Catatan Perjalanan

Munich, Kota Para “Biksu”

dalam kategori Catatan Perjalanan ditulis oleh

Marienplatz Town Hall
Marienplatz Town Hall, foto oleh Jimmy Syahirsyah

Munich atau Munchen berasal dari kata “Munch” yang berarti biksu atau pendeta. Satu fakta yang menarik dari kota ini adalah bir. Bukan dari rasa saja, namun dari sejarah dibalik pembuatannya. Ketika orang-orang Eropa bermigrasi ke Munich untuk belajar teologi, kota ini dipenuhi para pendeta/calon pendeta. Bahkan penentuan lokasi pembangunan gedung-gedung di pusat kota disesuaikan dengan letak gereja terbesar di sana. Sebagai calon pendeta, hal-hal yang berbau duniawi tentu saja dilarang, kecuali minum bir. Para calon pendeta ini kemudian menciptakan bir mereka masing-masing dan diberi nama sesuai dengan “pemimpin” mereka. Paulaner untuk pengikut Santo Paul dan Agustiner untuk pengikut Santo Agustin. (Paulaner Brauhaus bisa ditemui di East Mall Grand Indonesia, Jakarta).

Tempat

Mencari Kesederhanaan di Danau Sentarum

dalam kategori Tempat ditulis oleh

Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) merupakan taman nasional yang ada di wish list teratas taman nasional wajib kunjung saya. Saya melompat kegirangan ketika kantor mengirim saya ke sana untuk survei lapangan. Satu hal yang membuat saya lebih gembira lagi adalah saya akan ditemani oleh Jimmy Syahirsyah, seorang wildlife photographer handal sekaligus kolega saya di kantor. Jimmy bekerja di Kalimantan Barat dan rutin keluar masuk hutan untuk berbagai ekspedisi sehingga kami jarang sekali bertemu.

Catatan Perjalanan

Tiga Hari di Berlin yang Putih

dalam kategori Catatan Perjalanan ditulis oleh

Berlin

Ketika saya datang, Jerman sedang tertutup salju. Putih di mana-mana.

Penerbangan Frankfurt – Berlin yang seharusnya saya tumpangi dibatalkan dua jam sebelumnya karena cuaca buruk. Saya mengantri kurang lebih satu jam untuk check in dan baggage drop di bandara Frankfurt ketika petugas Lufthansa berkata pada saya, “Your plane has been cancelled. I will transfer you to a long distance train.” Saya lalu bertanya, “How long does it take from here to Berlin by train?” Dia menjawab, “Four to five hours. And the train will leave in 20 minutes.” Spontan saya membalas, “That’s bad.” Petugas Lufthansa tadi hanya meringis, sambil mengangguk. Tampaknya saya pelanggan nomor ke sekian yang memberi respon seperti itu.

MEDIA SOSIAL

LANGGANAN