Ransel Kecil berusia satu bulan hari ini.

Tak terasa telah 28 hari kami menyapa dan menyajikan hal-hal menarik seputar perjalanan. Ucapan dan dedikasi kami sampai kepada kontributor kami (urut abjad): Arif Widianto, Dessy Tri Anandani Bambang, Muhammad Arif, Sigit Adinugroho, dan Yani Widianto. Tanpa para kontributor tentu tidak akan ada kisah-kisah perjalanan yang menarik.

Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan pembaca, pengikut (_follower_) dan fans Rancel Kecil yang telah mengikuti kami di situs, via RSS, Twitter, dan Facebook.

Statistik Ransel Kecil 1 bulan

Menurut laporan statistik dari Google Analytics, Ransel Kecil mendapat kunjungan dari 1.019 pengunjung. Jumlah halaman dikunjungi adalah 2.618, atau 2,57 halaman per kunjungan. Hal yang menggembirakan untuk sebuah awal yang sangat sederhana bila mengingat jumlah tulisan yang telah terbit hingga saat ini sekitar 30 artikel. Semua berkat dukungan Anda, para pembaca dan komunitas Ransel Kecil.

Sementara itu, akun Twitter @ranselkecil mempunyai pengikut 164 orang. Halaman Facebook Ransel Kecil mempunyai fans sejumlah 5 orang. Kami undang untuk menjadi fans Ransel Kecil agar bisa mendapatkan pemberitahuan bila ada tulisan dan kisah baru yang terbit.

Seiring dengan perjalanan satu bulan ini, kami juga mengadakan evaluasi internal dan mungkin akan melakukan perubahan signifikan terhadap internal Ransel Kecil, terutama sistem manajemen konten. Kami juga merencanakan beberapa penambahan fasilitas baru. Kami berharap perubahan dan penambahan ini tidak mengganggu kenyamanan pembaca, dan semua dilakukan untuk kebaikan dan kenyamanan dalam menikmati artikel kami.

Oh yah, tak lupa kami masih menunggu kisah-kisah perjalanan dari Anda semua lho! Kami sudah tak sabar untuk ikut menyebarkan kejutan, kegembiraan, ketakjuban yang Anda nikmati kepada komunitas Ransel Kecil lainnya. Menurut kami, tak ada perjalanan yang biasa, jika itu dilihat dengan perspektif personal yang unik dari pelakunya. Kami menerima semua cerita: perjalanan dekat, jauh, baik itu ke tempat yang sudah sering dikunjungi orang, atau tempat pelosok yang hanya mengundang para pelaku perjalanan paling pemberani. Tak ada cerita yang “sederhana”, “klise” atau “biasa”, semua cerita seunik diri kita masing-masing. Karena itu, jangan ragu untuk bercerita! Caranya bagaimana? Silakan baca halaman Kontributor dan ikuti petunjuk di sana.

Disunting oleh ARW & SA 01/03/2010.