Menjadi Pengguna Airbnb yang Baik

Saya sudah tiga tahun terakhir jarang sekali menginap di hotel maupun hostel, dan selalu menggunakan Airbnb. Banyak manfaat dari Airbnb, jika dilakoni dengan cermat. Pertama, dengan harga yang mirip hotel maupun hostel, kita bisa mendapat kamar atau apartemen (bahkan rumah!) dengan kualitas yang sepadan atau lokasi dan fasilitas yang tepat di tempat kita mau. Yang kedua, kita bisa hidup seperti orang lokal dan menikmati rutinitas sehari-hari orang lokal. Ketiga, menjalin persahabatan baru dengan pemilik penginapan. Barangkali bisa jadi jodoh pula!

Namun, tetap waspada karena beberapa kasus melanda baik pemilik maupun pengguna Airbnb. Ada yang apartemennya diacak-acak setelah pesta ilegal, ada yang benar-benar hancur porak poranda, ada pengguna Airbnb yang meninggal karena kecelakaan ayunan di pohon (sehingga isu keselamatan mengemuka) dan beragam kasus lain. Sedikit dibanding jumlah pemesanan Airbnb sepanjang masa, tetapi dampaknya luar biasa ketika terjadi.

Oleh karena itu, saya selalu berusaha untuk mencari penginapan yang tidak hanya sedap dipandang foto-fotonya, tetapi juga melihat komentar dan reputasi. Kalau perlu, saya klarifikasi dulu kepada pemiliknya, dan mencoba berkomunikasi dengannya. Apakah pemiliknya berkomunikasi dengan baik dan cepat membalas? Apakah ia bisa berbahasa Inggris dengan lancar? Menurut saya komunikasi penting karena begitu ada masalah, pemiliknya-lah yang akan kita hubungi dulu. Ingat, foto cantik bisa menipu.

Saya juga lebih suka pemilik yang mau menerima dan menyambut tamunya secara langsung. Beberapa kali saya datang ke Airbnb dan hanya pembantunya yang menyambut, karena pemiliknya tinggal di tempat lain. Ini penting karena jika terjadi apa-apa, saya tahu benar berurusan dengan siapa. Selain itu, pengalaman menginap di Airbnb seharusnya adalah pengalaman autentik: bercakap-cakap dengan pemilik, mengetahui cerita pribadinya dan cerita tentang tempat yang saya inapi, dijamu seperti sahabat. Kalau tidak, apa bedanya dengan menginap di hotel dan hostel?

Sebagai tamu, jangan lupa pula untuk menghargai tempat dan pemilik. Jangan mengotorinya sembarangan dan tidak membersihkannya. Bersihkanlah dan kembalikan segalanya seperti semula ketika anda pergi. Jangan melakukan hal-hal yang tidak senonoh dan menghancurkan reputasi pemilik tempat. Jangan meminta yang aneh-aneh seperti mengantarkan ke bandara kecuali ditawarkan. Walau semua benda yang ada di tempat menginap bisa anda nikmati, rawatlah seperti benda-benda itu milik sendiri. Tempat anda menginap adalah rumah kesayangan bagi pemiliknya.