Arsip untuk kategori Akomodasi

Guest Inn Muntri, George Town, Penang, Malaysia

Suasana lobi.
Suasana lobi.

Salah satu hal yang jadi agenda wajib bagi saya dalam mempersiapkan suatu perjalanan adalah mencari tempat menginap di daerah tujuan. Perjalanan saya ke Penang, Malaysia, pada akhir Januari 2013 sudah saya rencanakan sejak setahun sebelumnya. Rencananya saya akan berangkat dengan dua orang teman yang semuanya wanita. Ketika tiket pesawat rute SBY-PEN-KUL-JOG sudah di tangan, yang sibuk dilakukan adalah mencari tempat menginap dan membuat rencana jalan-jalan. Berhubung saya berencana berangkat dengan dua orang teman, maka hal ini menjadi PR bersama, agar semua bisa sreg nantinya dan tidak ada yang mengeluh karena merasa tidak cocok dengan tempat menginap yang sudah dipilih.

Awalnya hal ini merupakan pekerjaan yang menyenangkan, mencari, membaca ulasan dan menyortir pilihan-pilihan tempat menginap yang ada. Berbagai penawaran dari situs web seperti Agoda, Booking.com dan Hotels.com kami banding-bandingkan harga, fasilitas dan lokasinya.

Baca seutuhnya →

The House Hostel, Sokcho, Korea Selatan

Sampai di Inter-City Bus Terminal di Sokcho saya melanjutkan berjalan kaki selama lima menit. Ya, hanya selama lima menit dari terminal bahkan plang nama penginapan ini sudah terlihat saat kita keluar terminal. The House Hostel merupakan salah satu akomodasi yang begitu hangat baik interior hingga manajer penginapan di kota yang dingin ini.

Mr. Yoo sebagai manajer dari hostel ini menyambut saya di meja resepsionis. Saya pikir serupa dengan hostel yang pernah saya inapi, petugas resepsionis hanya akan melayani urusan administrasi dan langsung memberikan kunci kamar. Ternyata Mr. Yoo sangat berbeda, setelah memberikan kunci kamar lalu ia memberikan peta pariwisata Sokcho dan menjelaskan satu persatu termasuk bagaimana cara menuju ke tempat yang harus dikunjungi di peta, tanpa diminta. Kerennya lagi Mr. Yoo menjelaskan hingga mendetil naik bis nomor berapa, jam berapa, lama perjalanan, dan dia tidak menjual tur, jadi saya diberikan informasi bagaimana saya bisa keliling Sokcho sendiri.

Resepsionis.
Resepsionis.

Baca seutuhnya →

Cordial House Hotel, Istanbul

Berbekal dari tulisan tangan di secarik kertas, dengan mudah saya tiba di penginapan Cordial House Hotel, Istanbul. Goresan tinta merah itu memandu saya setibanya di Bandara Internasional Ataturk.

“Beli dua jeton saja sekaligus karena nanti mesti pindah jalur kereta. Jeton itu koin plastik untuk naik tram, satu koin seharga dua lira, bisa beli di mesin atau di petugas yang berdiri di pintu masuk. Dari stasiun bandara ambil jalur merah, lalu pindah ke jalur biru di Zeytinburnu dan turun di stasiun Cemberlitas, satu stasiun sebelum Sultan Ahmed…”

Jalan sedikit sudah di Divanyolu Cadessi
Jalan sedikit sudah sampai di Divanyolu Cadessi.

Baca seutuhnya →

Yang Muda Yang Bisa Menginap di Mana Saja

Seringkali akomodasi menjadi hal yang menghambat seseorang untuk melakukan perjalanan. Mau pergi ke suatu tempat, yang dipikirkan pertama kali adalah “Mau menginap di mana?”, “Kalau di hotel, kan, mahal.” Sebenarnya tidak begitu, terlebih untuk anak muda. Anak muda yang memiliki tubuh masih fit tidak perlu khawatir perihal akomodasi karena yang muda bisa menginap di mana saja.

Saya pernah menginap di stasiun kereta. Enak atau tidak tergantung stasiun keretanya. Di stasiun kereta besar yang memiliki fasilitas lengkap, menginap di emperan mungkin masih terasa seperti menginap di kamar kos-kosan. Bangku panjangnya cukup lebar untuk dipakai tidur, lantainya berkeramik, ada warung bahkan kios makanan cepat saji, ada mushala dan kamar mandi di pojokan. Dan biasanya di stasiun yang agak besar lumayan banyak orang yang juga tidur di sana.

Lain lagi jika tidur di stasiun kecil. Biasanya di stasiun kecil kamar mandi dikunci bertepatan dengan berakhirnya aktivitas di stasiun. Jadi kalau menginap di stasiun seperti Karangasem, Probolinggo, atau di Banyuwangi baru saya harus cepat-cepat menunaikan segala urusan sebelum kamar mandi digembok.
Soal kemananan, bukan berarti stasiun besar lebih tidak aman dibanding stasiun kecil. Menurut saya, aman atau tidak tergantung diri masing-masing. Jika pandai menjaga diri, di manapun akan aman karena kejahatan dapat mengancam seseorang di mana saja.

Baca seutuhnya →

MEININGER Hotel & Hostel, Frankfurt

Asrama enam tempat tidur
Asrama enam tempat tidur.

Lokasi hostel ini dekat dengan Messe Frankfurt, kompleks gedung balai sidang yang biasa digunakan untuk pameran dan konferensi internasional. Aksesnya dari bandara relatif mudah, hanya satu kali kereta listrik ke Frankfurt Hauptbanhof (stasiun kereta api utama), lalu jalan kaki 10-15 menit. Anda juga bisa melanjutkan dengan S-bahn (jalur kereta listrik S) ke stasiun Messe lalu jalan kaki 5 menit.

Menurut saya, hostel ini memiliki konsistensi yang sama dengan sebuah hotel jaringan, dinilai dari konsistensi identitas yang digunakan dan aplikasinya pada seluruh lini fasilitasnya, sehingga kita bisa memastikan jaminan mutu untuk semua hostel di bawah namanya. MEININGER memiliki jaringan hostel di berbagai kota, antara lain Berlin, München, Frankfurt/Main, London, Köln, Hamburg, Wien dan Salzburg. Jaringan MEININGER juga memiliki hotel, lokasinya satu gedung dengan hostelnya.

Baca seutuhnya →

Le Bambino Guesthouse, Da Nang

Tampak depan Le Bambino Guesthouse

Mencari penginapan di negeri orang adalah hal yang suka menyesakkan dada. Foto dan kenyataan bisa saja tak sesuai, harga terlalu mahal, lokasi tak tepat, begitu sampai di lokasi, pelayanan tak maksimal: entah itu mereka ternyata tak pandai berbahasa Inggris atau tak bersahabat. Bagi orang muda, mungkin boleh untuk bertaruh sedikit dengan menyewa tempat penginapan yang murah meriah. Untuk tidur saja, tak perlu mahal. Namun, bagaimana dengan kita yang punya gaya perjalanan yang berbeda: ingin nyaman, aman, dan layanan yang prima, tapi harga tak selangit? Atau perjalanan yang dilakukan bersama keluarga, dengan anak kecil?

Baca seutuhnya →

Chan Cha Lay Guest House, Krabi, Thailand

Chan Cha Lay

Chan Cha Lay adalah salah satu akomodasi _guest house_ yang tersedia di Kota Krabi, di daerah Thailand barat ini. Letaknya di pusat jalan utama Krabi, yaitu di jalan Utarakit, Kota Krabi,, tepat di seberang Kantor Distrik Mueang. Kami menemukan dan mencoba akomodasi ini dari rekomendasi yang kami dapatkan dari buku _Southeast Asia in Shoestring_ yang diterbitkan Lonely Planet (LP). LP menawarkan beberapa rekomendasi akomodasi, selain Chan Cha Lay, tapi setelah riset cukup singkat di beberapa situs, kami menemukan bahwa Chan Cha Lay cukup dikenal, meski untuk kategori Krabi ia lebih mahal sedikit dari akomodasi lain, tapi apa yang ditawarkan guest gouse inilah yang membuatnya populer.

Baca seutuhnya →

Sleepy Sams

Tampak depan hostel Sleepy Sams, SingapuraSleepy Sams adalah hostel di Singapura yang terletak di lingkungan Arab Quarter, tepatnya di Bussorah St., juga dekat dengan Sultan Mosque dan Kampong Glam. Kelebihan utama dari hostel ini adalah lokasi dan konsepnya. Lokasinya terletak di jalan bebas kendaraan dengan sederetan bangunan tua.

Jika Anda mencari alternatif penginapan murah di Singapura yang tetap memiliki karisma tersendiri, pilihlah Sleepy Sams. Interiornya ditata sedemikian rupa untuk menimbulkan kesan nostalgia dan dekat dengan rumah sendiri.

Baca seutuhnya →

Rucksack Inn

Rucksack Inn adalah hotel yang mengambil target khusus untuk _backpacker_. Mereka menjuluki dirinya sebagai “_a backpacker’s hotel by backpackers_”. Dan seperti hotel untuk pelancong lainnya, hostel ini menyediakan kamar asrama lebih dari 15 kasur, juga kamar privat yang masing-masing bisa ditempati untuk dua orang hingga empat orang.

Baca seutuhnya →