Bulan: November 2010 (halaman 1 dari 2)

Memilih Hostel yang Tepat

Hostel adalah pilihan tepat untuk menginap dengan tarif yang relatif murah. Ada pilihan lain seperti apartemen mingguan, rumah penduduk atau hotel melati; namun untuk tinggal selama 2-3 hari hostel masih pilihan praktis tanpa pikir panjang. Hostel juga masih menjadi pilihan populer di negara-negara maju terutama bagi kawula muda.
Kelebihan hostel dibanding yang lain: prosedur pemesanan yang relatif cepat dan mudah (dapat dilakukan melalui internet), harga terjangkau (bisa sepersepuluh harga hotel!), dan lebih fleksibel dalam hal-hal tertentu (walau menuntut tanggungjawab lebih).
Namun, jika kurang cermat, kita bisa bagai membeli kucing dalam karung: lokasi tidak strategis, kotor, tidak aman, fasilitas kurang memadai, harga mahal, dan keluhan lain.
Kira-kira apa yang pantas menjadi pertimbangan dalam memilih hostel? Berikut tipsnya:
Lokasi: Tentukan lokasi yang paling strategis dengan tujuan perjalanan Anda. Jika ingin dekat dengan lokasi menyelam, pilih hostel di dekat laut. Jika ingin belanja di sebuah pasar tradisional, cari hostel 500-1000m dari pasar tersebut. Jika belum memiliki agenda pasti, lebih baik lokasi yang dekat dengan sarana transportasi, seperti stasiun kereta api, terminal bis, stasiun subway, atau bandara. Pertimbangannya, akan menghemat waktu dan tenaga untuk melancarkan perjalanan. Pertama, tak sulit dan memakan biaya untuk sekedar mencari lokasi hostel. Kedua, Anda bisa tepat waktu memperkirakan waktu keberangkatan dengan moda transportasi berikutnya!
Fasilitas: Beberapa hostel tak menyediakan mesin cuci, internet dan seprei. Usahakan semuanya termasuk dalam harga, atau bisa dibeli/disewa dengan ekstra harga yang murah. Jika bisa mencari hostel yang menyediakan keleluasaan menggunakan mesin cuci, Anda dapat menghemat bawaan! Cek juga apakah hostel tersebut menyediakan:
* Loker di dalam kamar hostel
* Free wifi sampai kamar
* Colokan listrik di setiap tempat tidur
* Pantry untuk memasak
* Lokasi yang dekat supermarket dan penukar mata uang asing
Sarapan: Jangan anggap enteng! Bisa saja mencari sarapan di luar, tapi jika bisa mendapatkan hostel yang harga per malamnya termasuk sarapan pagi, apalagi yang sifatnya prasmanan, akan jauh lebih baik. Sarapan yang bergizi adalah awal dari hari dan stamina yang prima. Minimal, hostel tersebut menyediakan pantry untuk memasak.
Tatacara pembayaran dan pembatalan: Pastikan apakah pembayaran dilakukan dengan deposit online lalu dilunaskan pada saat tatap muka atau sudah dibayar di muka seluruhnya. Lebih baik deposit sedikit (biasanya 2% – 10%), karena memberikan kita fleksibilitas dan jika hangus, tak rugi besar. Periksa juga peraturan pembatalan tempat tidur, apakah diperbolehkan. Jika diperbolehkan, berapa hari sebelum kedatangan, dan berapa biayanya.
Baca ulasan: Sangat sulit untuk menentukan tingkat kebersihan dan kenyamanan hostel hanya dari situs webnya. Coba lihat ulasan atau rekomendasi teman, salah satunya melalui blog ini!
Harga: Perhatikan harga pasar hostel di daerah yang Anda kunjungi dan bandingkan dengan fasilitas yang didapat. Periksa jika ada diskon untuk pemuda di bawah 26 tahun!
Tips ekstra: Beberapa hostel membolehkan kita untuk membawa seprei dan sarung bantal sendiri. Namun, mereka biasanya melarang keras kita tidur tanpa menggunakan seprei dan sarung bantal atau menggunakan kantung tidur, atas alasan kebersihan. Kalau kita tak membawa seprei dan sarung bantal sendiri, biasanya kita diharuskan menyewa milik hostel! Siapkan juga alternatif hostel lain di kota yang sama, tidak perlu pesan, hanya hafalkan atau catat alamatnya. Mana tahu, kita tak cocok atau sulit menemukan hostel yang kita pesan.
Selamat berhostel ria!

Disunting oleh ARW 22/11/10

MEININGER Hotel & Hostel, Frankfurt

Asrama enam tempat tidur
Asrama enam tempat tidur.
Lokasi hostel ini dekat dengan Messe Frankfurt, kompleks gedung balai sidang yang biasa digunakan untuk pameran dan konferensi internasional. Aksesnya dari bandara relatif mudah, hanya satu kali kereta listrik ke Frankfurt Hauptbanhof (stasiun kereta api utama), lalu jalan kaki 10-15 menit. Anda juga bisa melanjutkan dengan S-bahn (jalur kereta listrik S) ke stasiun Messe lalu jalan kaki 5 menit.
Menurut saya, hostel ini memiliki konsistensi yang sama dengan sebuah hotel jaringan, dinilai dari konsistensi identitas yang digunakan dan aplikasinya pada seluruh lini fasilitasnya, sehingga kita bisa memastikan jaminan mutu untuk semua hostel di bawah namanya. MEININGER memiliki jaringan hostel di berbagai kota, antara lain Berlin, München, Frankfurt/Main, London, Köln, Hamburg, Wien dan Salzburg. Jaringan MEININGER juga memiliki hotel, lokasinya satu gedung dengan hostelnya.
Tanda nama di tempat tidur
Tanda nama di tempat tidur.
Fasilitas? Kualitasnya melebihi hostel rata-rata. Kamarnya bersih, sangat rapi dan nyaman. Saya merasa tinggal di hotel yang dibuat seperti asrama. Setiap tempat tidur juga memiliki tempat untuk dimasukkan kartu yang berisikan nama dan tanggal check-in dan check-out pelanggan. Kartu ini didapat ketika check-in. Dengan begitu, kita tak perlu pusing tempat mana yang masih kosong dan sudah terisi. Dalam setiap kamar juga terdapat loker dengan sistem deposit (€1). Kamar mandi ada di dalam area asrama yang terkunci rapat. Ruang mandi (shower) dipisahkan dari ruang kakus dan wastafel. Semua pintu menggunakan sistem elektronik. Lif tersedia.
Meja bersama di dalam asrama
Meja bersama di dalam asrama.
Koridor masuk asrama dengan kamar mandi di sebelah kiri
Koridor masuk asrama dengan kamar mandi di sebelah kiri.
Sarapan tersedia dengan biaya tambahan €4. Kalau pesan rombongan 12 orang, sarapan gratis. Tidak usah khawatir dengan seprei dan sarung bantal, selalu tersedia baru setiap hari dan tidak usah repot menyarungkannya sendiri. Handuk pun begitu. Di dekat resepsionis ada kafe tempat sarapan atau untuk kita beli sendiri ketika makan siang atau makan malam. Saya hanya tak percaya semua ini didapatkan dengan harga cukup hemat: €19 per malam untuk kamar asrama berisi enam tempat tidur, tidak termasuk sarapan pagi. Satu komplain saya, wifi gratisnya hanya ada di lobby dan tidak sampai ke kamar.
Kesimpulannya, hostel ini murah meriah namun super nyaman dan strategis. Cocok bagi Anda yang baru sampai Frankfurt dari penerbangan panjang dan ingin beristirahat sejenak satu malam. Satu peringatan bagi Anda, jika datang pada saat ada pameran atau konferensi harga kamar single di sini bisa mencapai €500 per malam.
Kisaran harga (harga akurat pada tanggal terbit artikel ini, perubahan adalah hak hostel/hotel terkait dan bukan tanggungjawab kami):

  • Asrama (dorm) berisi enam tempat tidur: €14-€20 per malam per orang tergantung periode.
  • Kamar single: €30-€50 euro per malam per orang, namun pada periode tertentu dapat mencapai €100-€500 euro.

Fasilitas:

  • Bangunan dan fasilitas bersih
  • 163 kamar
  • Tujuh lantai, bisa diakses dari dua lif
  • Wifi seluruh hotel (yang gratis hanya di lobby)
  • Penitipan barang gratis dan safe deposit box
  • Mesin cuci dan pengering

Alamat

MEININGER Hotel/Hostel Frankfurt/Main Convention Center
Europaviertel
Europaallee 64
60327 Frankfurt/Main
Tel. :+49 69 4015 90 52
Situs web: http://www.meininger-hotels.com

Peta

  • Disunting oleh ARW 3/11/10

Etika dan Tips Tidur di Asrama Hostel

Hostel biasanya memiliki kamar yang ditata seperti asrama: beberapa tempat tidur bertingkat ditata di dalam sebuah kamar/ruang. Dalam keadaan seperti ini, privasi menjadi kurang berlaku, setiap tamu bisa tahu kegiatan tamu yang lain. Mandi dan kegiatan lain di kakus dilakukan bergantian. Tidak semua nyaman dan terbiasa. Apalagi dalam satu asrama tidak hanya satu kewarganegaraan, tapi banyak, dan usianya sangat beragam!
Jika hendak tidur, pasti ada yang belum akan tidur. Lampu dimatikan, pasti akan ada yang menyalakannya lagi. Hal ini sudah lumrah. Sebaiknya kita menghargai mereka yang mencoba istirahat dengan membantu mematikan lampu. Kita yang mau istirahat juga harus menghargai mereka yang masih membutuhkan lampu. Mungkin bisa memakai penutup mata (eye shade). Jika masih ada kegiatan yang perlu kita lakukan, lebih baik menyalakan lampu kecil di dekat tempat tidur, atau turun ke ruang bersama (pantry, ruang tamu, dll).
Jika bercakap-cakap, jaga percakapan dan volumenya, jangan sampai mengganggu atau mengutarakan kata-kata sensitif.
Setelah memakai toilet, bersihkan toilet sebagaimana kita mau ketika awal ingin memakai. Jangan tinggalkan tisu atau sampah. Siramlah kloset hingga bersih.
Ketika meninggalkan kamar, jangan lupa untuk memberi tanda bahwa tempat tidur kita adalah milik kita, dengan menaruh tas kecil kosong atau baju di atasnya. Jangan meninggalkan barang-barang berharga apalagi yang berbahaya. Ada beberapa hostel yang menyediakan penanda untuk mengklaim tempat tidur, ini akan lebih baik dan jelas. Biasanya, penanda dibubuhkan nama kita. Barang-barang berharga ada baiknya disimpan di loker.
Selalu kunci pintu utama menuju kamar/ruang asrama untuk menjamin keamanan. Jangan sampai ada yang bisa menyusup masuk sembarangan dan membahayakan keamanan bersama.
Setiap hostel mewajibkan penggunaan seprei dan sarung bantal. Jangan lupa mengganti seprei dan sarung bantal baru jika disediakan setiap harinya. Jaga kerapihan kamar/ruang asrama dan kamar mandi bersama.
Kala bepergian dengan keluarga atau teman-teman, coba opsi kamar privat, atau pesan satu kamar asrama yang sesuai jumlah anggota kita. Misalnya, kalau empat orang, pesan yang “4-bed dorm“. Pasti lebih aman dan menyenangkan. Tak perlu segan satu sama lain.
Perlu diingat juga bahwa kamar asrama tidak selalu satu gender. Bagi wanita, coba pesan kamar asrama khusus wanita. Jika tidak tersedia, cari hostel yang menyediakannya. Hal ini untuk menjamin keamanan juga!
Di atas semua itu, perlu ada semangat menghormati dan menghargai satu sama lain. Semuanya ingin menikmati perjalanan atau liburan, jangan sampai merusak momen orang lain!

Disunting oleh ARW 22/11/10

Halaman sebelumnya

© 2021 Ransel Kecil